alexametrics
32.3 C
Kudus
Monday, May 16, 2022

Wisata Bendung Logung Perlu Pengembangan untuk Tingkatkan Ekonomi

KUDUS – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kudus menilai pemerintah daerah perlu mengembangkan wisata Bedungan Logung. Jika dikelola lebih baik, perekonomian masyarakat akan meningkat sekaligus mampu menyumbang penghasilan asli daerah.

Menurut Ketua Komisi B DPRD Kudus Ali Muklisin, wisata Bendungan Logung sangat potensial jika dikelola dengan baik. Dari penataannya hingga Sumber Daya Manusia (SDM) perlu adanya pendampingan.

Penataan dan pengelolaan yang baik akan mendapatkan tren positif bagi Kudus. Salah satunya untuk menunjang di sektor pendapatan asli daerah maupun desa. Kudus juga akan dikenal mempunyai wisata yang fenomenal dan mampu menarik wisatawan dari luar daerah.


“Pembangunan perlu dilakukan, pertama bisa meningkatkan kualitas akses menuju wisata perahu itu,” katanya.

wisata bendungan logunG
WISATA AIR: Wisata Bendungan Logung perlu dikembangkan untuk meningkatkan perekonomian. (GALIH ERLAMBANG W/RADAR KUDUS)

Hal serupa dikatakan oleh Anggota DPRD Kudus, Achmad Yusuf Roni. Ia mengaku pernah mengunjungi dan mencoba wisata perahu Bendungan Logung. Dari observasinya tersebut, wisata Bendungan Logung sangatlah menjual dan berpotensi menarik minat wisatawan untuk berkunjung.

“Bedungan Logung tidak kalah dari Waduk Kedung Ombo dan Telogo Sarangan. Viewnya (Bendung Logung, Red) agak adem,” ungkapnya.

Ia juga melihat berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat juga akan berpengaruh. Bendungan Logung yang berisikan ikan bisa menyuguhkan kuliner ikan bakar.

Baca Juga :  KKN-IK IAIN Kudus Dorong Potensi Edutourism di Desa Kandangmas

Di sisi lain, ia melihat akses ke Logung perlu adanya perhatian. Salah satunya perlunya adanya perbaikan jalan menuju wisata perahu.

“Jalanya ada yang sudah diperbaiki namun belum selesai, petunjuk jalan perlu diperjelas. Agar bisa memudahkan wisatawan mengakses lokasi wisata,” katanya.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus, Mutrikah menyebut pemerintah daerah berkomitmen mengembangkan wisata Bendungan Logung. Akan tetapi status bendungan masih dikelola oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana dan belum diserah terimakan kepada Pemkan Kudus.

Untuk itu, pihaknya telah meminta izin penggunanan Bendungan Logung untuk wisata kepada BBWS Pemali Juana. Selanjutnya serah izin itu disampaikan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Kami mengajukan izin atas penggunaan bendungan dan ini masih proses,” ungkapnya.

Pembangunan infrastruktur merupakan pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Bisa dilakukan kolabarisi jika status jalan merupakan kewenangan desa.

Selain itu, peningkatan amenitas wisata perlu ditingkatkan. Salah satunya, adalah fasilitas toilet maupun parkir yang mumpuni.

“Kami tetap melakukan pendampingan kepada masyarakat sekitar untuk memuculkan ekonomi kreatif, potensi lokal harus dikenalkan mengingat Bendungan Logung sangat potensi ke depannya,” ucapnya. (gal/lid/adv)






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

KUDUS – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kudus menilai pemerintah daerah perlu mengembangkan wisata Bedungan Logung. Jika dikelola lebih baik, perekonomian masyarakat akan meningkat sekaligus mampu menyumbang penghasilan asli daerah.

Menurut Ketua Komisi B DPRD Kudus Ali Muklisin, wisata Bendungan Logung sangat potensial jika dikelola dengan baik. Dari penataannya hingga Sumber Daya Manusia (SDM) perlu adanya pendampingan.

Penataan dan pengelolaan yang baik akan mendapatkan tren positif bagi Kudus. Salah satunya untuk menunjang di sektor pendapatan asli daerah maupun desa. Kudus juga akan dikenal mempunyai wisata yang fenomenal dan mampu menarik wisatawan dari luar daerah.

“Pembangunan perlu dilakukan, pertama bisa meningkatkan kualitas akses menuju wisata perahu itu,” katanya.

wisata bendungan logunG
WISATA AIR: Wisata Bendungan Logung perlu dikembangkan untuk meningkatkan perekonomian. (GALIH ERLAMBANG W/RADAR KUDUS)

Hal serupa dikatakan oleh Anggota DPRD Kudus, Achmad Yusuf Roni. Ia mengaku pernah mengunjungi dan mencoba wisata perahu Bendungan Logung. Dari observasinya tersebut, wisata Bendungan Logung sangatlah menjual dan berpotensi menarik minat wisatawan untuk berkunjung.

“Bedungan Logung tidak kalah dari Waduk Kedung Ombo dan Telogo Sarangan. Viewnya (Bendung Logung, Red) agak adem,” ungkapnya.

Ia juga melihat berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat juga akan berpengaruh. Bendungan Logung yang berisikan ikan bisa menyuguhkan kuliner ikan bakar.

Baca Juga :  Cegah Longsor, Tebing Tampungan Raksasa di Kudus Dikepras

Di sisi lain, ia melihat akses ke Logung perlu adanya perhatian. Salah satunya perlunya adanya perbaikan jalan menuju wisata perahu.

“Jalanya ada yang sudah diperbaiki namun belum selesai, petunjuk jalan perlu diperjelas. Agar bisa memudahkan wisatawan mengakses lokasi wisata,” katanya.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus, Mutrikah menyebut pemerintah daerah berkomitmen mengembangkan wisata Bendungan Logung. Akan tetapi status bendungan masih dikelola oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana dan belum diserah terimakan kepada Pemkan Kudus.

Untuk itu, pihaknya telah meminta izin penggunanan Bendungan Logung untuk wisata kepada BBWS Pemali Juana. Selanjutnya serah izin itu disampaikan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Kami mengajukan izin atas penggunaan bendungan dan ini masih proses,” ungkapnya.

Pembangunan infrastruktur merupakan pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Bisa dilakukan kolabarisi jika status jalan merupakan kewenangan desa.

Selain itu, peningkatan amenitas wisata perlu ditingkatkan. Salah satunya, adalah fasilitas toilet maupun parkir yang mumpuni.

“Kami tetap melakukan pendampingan kepada masyarakat sekitar untuk memuculkan ekonomi kreatif, potensi lokal harus dikenalkan mengingat Bendungan Logung sangat potensi ke depannya,” ucapnya. (gal/lid/adv)






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

Most Read

Artikel Terbaru

/