alexametrics
23.7 C
Kudus
Wednesday, July 6, 2022

Tim PKM Universitas Muria Kudus

Gelar Pelatihan dan Pendampingan ke Pengusaha UMKM Tenun Troso

KUDUS – Universitas Muria Kudus (UMK) terus melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Pengabdian tersebut difasilitasi oleh Kemendikbud melalui Program Bantuan Pendanaan Program Penelitian Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Mer­deka dan Pengabdian Masya­rakat Berbasis Hasil Penelitian dan Purwarupa PTS Tahun Anggaran 2021.

Tim pelaksana Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Muria Kudus menga­dakan pelatihan dan pen­dam­pingan kepada UMKM Tenun Troso. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan penelitian sebelumnya.

Yaitu pelatihan manajemen ke Yayasan Tenun Troso, pe­ngembangan jaringan pasar dan pemasaran digital, revi­talisasi koperasi “Paguyuban tenun Troso”. Selain itu, juga ada pelatihan penyusunan paket wisata, pelatihan tour leader dan guide wisata, pelatihan pengelolaan keuangan usaha, dan penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) alat tenun menggunakan motor listrik sebagai pengembangan prototype hasil penelitian sebelumnya.


Menurut ketua tim pelaksana pengabdian masyarakat, Dr. Mamik Indaryani, Dra., MS, kegiatan pengabdian ini ber­tujuan untuk menindak lanjuti hasil penelitian yang telah dilaksanakan sebelumnya. Yaitu penelitian skim MP3EI tahun 2015-2017. Kemudian  diterus­kan dengan penelitian skim PTUPT tahun 2018-2019.

“Kedua penelitian tersebut fasilitasi dari Ristek Dikti, kegiatan ini menggandeng dua dinas. Yaitu Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jepara, dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemerintah Kabu­paten Jepara, sinergi tiga kom­ponen ini. Yakni  akademisi, pemerintah dan masyarakat pengusaha. Dikenal dengan istilah Triple Helix”

Baca Juga :  Tak Sekadar Karya, Sudah Dibeli Konsumen dari Berbagai Daerah

Dalam kegiatan ini, tim pelaksana terdiri dari enam orang dosen. Yaitu Dr. Mamik Indaryani, Dra, MS., Dr. Dra. Sulistyowati, S.H., C.N., Dr. Kertati Sumekar, SE, MM., Budi Gunawan, ST, MT., Sri Muyani, SEI, M. Si., dan Fajar Nugraha, M. Kom., MOS. Disamping enam dosen sebagai pelaksana, ke­giatan ini juga melibatkan 16 mahasiswa dari 4 program studi sebagai pembelajaran lapangan di era MBKM.

Sementara itu, Sekretaris Desa Troso, Abdul Jamal mengatakan kegiatan yang dilaksanakan oleh tim PKM UMK sangat bermanfaat bagi Desa Troso. Terutama bagi para pengusaha Tenun Troso.

”Kami sangat berterimakasih kepada UMK sebagai pelaksana dan kemendikbud yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Dan juga kami berharap, semoga kedepan kegiatan–kegiatan seperti ini terus dilakukan secara berkesinambungan. Sebagai wujud kepedulian masyarakat akademik kepada masyarakat UKM demi kemajuan UMKM Indonesia,” ungkap Jamal. (lia)

KUDUS – Universitas Muria Kudus (UMK) terus melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Pengabdian tersebut difasilitasi oleh Kemendikbud melalui Program Bantuan Pendanaan Program Penelitian Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Mer­deka dan Pengabdian Masya­rakat Berbasis Hasil Penelitian dan Purwarupa PTS Tahun Anggaran 2021.

Tim pelaksana Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Muria Kudus menga­dakan pelatihan dan pen­dam­pingan kepada UMKM Tenun Troso. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan penelitian sebelumnya.

Yaitu pelatihan manajemen ke Yayasan Tenun Troso, pe­ngembangan jaringan pasar dan pemasaran digital, revi­talisasi koperasi “Paguyuban tenun Troso”. Selain itu, juga ada pelatihan penyusunan paket wisata, pelatihan tour leader dan guide wisata, pelatihan pengelolaan keuangan usaha, dan penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) alat tenun menggunakan motor listrik sebagai pengembangan prototype hasil penelitian sebelumnya.

Menurut ketua tim pelaksana pengabdian masyarakat, Dr. Mamik Indaryani, Dra., MS, kegiatan pengabdian ini ber­tujuan untuk menindak lanjuti hasil penelitian yang telah dilaksanakan sebelumnya. Yaitu penelitian skim MP3EI tahun 2015-2017. Kemudian  diterus­kan dengan penelitian skim PTUPT tahun 2018-2019.

“Kedua penelitian tersebut fasilitasi dari Ristek Dikti, kegiatan ini menggandeng dua dinas. Yaitu Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jepara, dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemerintah Kabu­paten Jepara, sinergi tiga kom­ponen ini. Yakni  akademisi, pemerintah dan masyarakat pengusaha. Dikenal dengan istilah Triple Helix”

Baca Juga :  Butuh Sehari Semalam Kibarkan Bendera Raksasa di Bukit Patiayam Kudus

Dalam kegiatan ini, tim pelaksana terdiri dari enam orang dosen. Yaitu Dr. Mamik Indaryani, Dra, MS., Dr. Dra. Sulistyowati, S.H., C.N., Dr. Kertati Sumekar, SE, MM., Budi Gunawan, ST, MT., Sri Muyani, SEI, M. Si., dan Fajar Nugraha, M. Kom., MOS. Disamping enam dosen sebagai pelaksana, ke­giatan ini juga melibatkan 16 mahasiswa dari 4 program studi sebagai pembelajaran lapangan di era MBKM.

Sementara itu, Sekretaris Desa Troso, Abdul Jamal mengatakan kegiatan yang dilaksanakan oleh tim PKM UMK sangat bermanfaat bagi Desa Troso. Terutama bagi para pengusaha Tenun Troso.

”Kami sangat berterimakasih kepada UMK sebagai pelaksana dan kemendikbud yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Dan juga kami berharap, semoga kedepan kegiatan–kegiatan seperti ini terus dilakukan secara berkesinambungan. Sebagai wujud kepedulian masyarakat akademik kepada masyarakat UKM demi kemajuan UMKM Indonesia,” ungkap Jamal. (lia)


Most Read

Artikel Terbaru

/