alexametrics
24.2 C
Kudus
Saturday, May 21, 2022

Pemkab Kudus Raih Penghargaan Akselerasi Penanganan Covid-19

KUDUS – Pemkab Kudus berhasil meraih penghargaan Akselerasi Penanganan Covid-19 dari Indonesia Award. Penghargaan ini diberikan karena Pemkab Kudus mampu mendorong masyarakat dalam melawan pandemi.

Tercatat, kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kudus pascalebaran melonjak tajam, sehingga menjadi sorotan pemerintah pusat. Ditambah ada temuan varian Delta sehingga Kudus menjadi kabupaten dengan kasus aktif tertinggi di Jawa Tengah, yakni sebanyak 2.094 kasus.

Namun, segala upaya dan kebijakan yang diambil Bupati Kudus Hartopo mengkomado seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengambil langkah strategis dan jitu agar Kudus bebas dari jeratan Covid-19.


Hartopo mengajak Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kudus, kiai, ulama, dan warga masyarakat Kudus untuk bersinergi melawan covid, sehingga Kudus bangkit dari pandemi.

Penanganan selama hampir empat bulan, Kabupaten Kudus ada progres kasus terkonfirmasi semakin berkurang, salah satu upaya selain memperkatat protokol kesehatan sampai membentuk Satgas Khusus Penangana Covid-19, juga mengejar sasaran vaksinasi.

Hartopo mengatakan, penghargaan ini berkat kerja keras dari semua pihak, termasuk masyarakat Kudus, sadar diri untuk menjalani prokes dan pembatasan kegiatan masyarakat.

Baca Juga :  BKPP Sebut Kabupaten Kudus Masih Kekurangan 2.560 Pegawai

“Kami menerima penghargaan dalam acara Indonesia Awards 2021. Kategori Public Health Care, yakni Encouraging Public Participation to Accelarate Pandemic Recovery di Jakarta Selasa (24/11) lalu,” kata Hartopo.

Penghargaan kategori tersebut, hanya diraih lima kepala daerah se-Indonesia. Di antaranya, Gubernur Banten, Wali Kota Semarang, Bupati Kudus, Wali Kota Makassar, dan Wali Kota Malang.

Hartopo mengatakan, saat acara tersebut dihadiri Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Menteri BUMN Erick Thohir, Presiden Direktur MNC Group Hary Tanoesoedibjo, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono, dan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo.

“Penghargaan ini saya dedikasikan untuk masyarakat Kudus yang telah bersama-sama bangkit. Berkat kepatuhan mengikuti anjuran pemerintah melawan Covid-19, kami bisa hadapi masa sulit,” katanya.

Selain itu, Hartopo juga mengapresiasi jajaran Forkopimda Kudus yang sangat berkomitmen. Pihaknya juga mengapresiasi setinggi-tingginya perjuangan para tenaga medis dalam menangani pasien korona dan perjuangan untuk tenaga medis yang turut meninggal terpapar Covid-19. (mal)

 

 

 






Reporter: Indah Susanti

KUDUS – Pemkab Kudus berhasil meraih penghargaan Akselerasi Penanganan Covid-19 dari Indonesia Award. Penghargaan ini diberikan karena Pemkab Kudus mampu mendorong masyarakat dalam melawan pandemi.

Tercatat, kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kudus pascalebaran melonjak tajam, sehingga menjadi sorotan pemerintah pusat. Ditambah ada temuan varian Delta sehingga Kudus menjadi kabupaten dengan kasus aktif tertinggi di Jawa Tengah, yakni sebanyak 2.094 kasus.

Namun, segala upaya dan kebijakan yang diambil Bupati Kudus Hartopo mengkomado seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengambil langkah strategis dan jitu agar Kudus bebas dari jeratan Covid-19.

Hartopo mengajak Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kudus, kiai, ulama, dan warga masyarakat Kudus untuk bersinergi melawan covid, sehingga Kudus bangkit dari pandemi.

Penanganan selama hampir empat bulan, Kabupaten Kudus ada progres kasus terkonfirmasi semakin berkurang, salah satu upaya selain memperkatat protokol kesehatan sampai membentuk Satgas Khusus Penangana Covid-19, juga mengejar sasaran vaksinasi.

Hartopo mengatakan, penghargaan ini berkat kerja keras dari semua pihak, termasuk masyarakat Kudus, sadar diri untuk menjalani prokes dan pembatasan kegiatan masyarakat.

Baca Juga :  Siswa SMK di Kudus Rancang Busana Lebaran Konsep Elegan

“Kami menerima penghargaan dalam acara Indonesia Awards 2021. Kategori Public Health Care, yakni Encouraging Public Participation to Accelarate Pandemic Recovery di Jakarta Selasa (24/11) lalu,” kata Hartopo.

Penghargaan kategori tersebut, hanya diraih lima kepala daerah se-Indonesia. Di antaranya, Gubernur Banten, Wali Kota Semarang, Bupati Kudus, Wali Kota Makassar, dan Wali Kota Malang.

Hartopo mengatakan, saat acara tersebut dihadiri Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Menteri BUMN Erick Thohir, Presiden Direktur MNC Group Hary Tanoesoedibjo, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono, dan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo.

“Penghargaan ini saya dedikasikan untuk masyarakat Kudus yang telah bersama-sama bangkit. Berkat kepatuhan mengikuti anjuran pemerintah melawan Covid-19, kami bisa hadapi masa sulit,” katanya.

Selain itu, Hartopo juga mengapresiasi jajaran Forkopimda Kudus yang sangat berkomitmen. Pihaknya juga mengapresiasi setinggi-tingginya perjuangan para tenaga medis dalam menangani pasien korona dan perjuangan untuk tenaga medis yang turut meninggal terpapar Covid-19. (mal)

 

 

 






Reporter: Indah Susanti

Most Read

Artikel Terbaru

/