28 C
Kudus
Monday, November 28, 2022

Modus Baru Curanmor di Kudus, Pura-pura Kehilangan Karcis Parkir Lalu Gasak Motor Incarannya

KUDUS – Empat kasus pencurian dan pemberatan diungkap Polres Kudus dalam pelaksanaan Operasi Sikat Jaran Candi 2022. Dalam aksi pencurian itu, modus baru dilakukan tersangka. Yakni dengan berpura-pura kehilangan karcis parkir

Hasil pengungkapan kasus tersebut terungkap dalam konferensi pers yang digelar terpusat di Aula Sarja Arya Racana Polres Pati, Senin (26/9/2022). Dimana digelar hasil Operasi Sikat Jaran Candi 2022 dari jajaran Eks Wil Pati yaitu Polres Pati, Polres Kudus, Polres Jepara, Polres Grobogan, Polres Rembang dan Polres Blora.

Kapolres Kudus AKBP Wiraga Dimas Tama dalam konferensi pers mengatakan, Polres Kudus berhasil mengamankan tiga tersangka dari empat kasus pidana pencurian dengan pemberatan.


Menurut kapolres Kudus, pencurian sepeda motor yang terjadi di Rumah Sakit di Kudus tergolong modus baru. Pelaku berisnisal IA, 39 warga Kecamata Semarang mengincar motor vario diparkiran dan mengelabui petugas parkir dengan berpura-pura kehilangan karcis parkir.

“Jadi pelaku ini sebelumnya sudah mengincar motor diparkiran. Saat melancarkan aksinya, pelaku ini pura-pura kehilangan karcis parkir,” imbuhnya.

Adapun tersangka yang berhasil diringkus oleh Polres Kudus, di antaranya, RF (20) warga Kecamatan Bae Kudus dan IA (39) warga Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang. Dua tersangka merupakan pelaku dua kasus tindak pidana yang merupakan target operasi (TO).

Baca Juga :  TMMD Sengkuyung Tahap II Selesai, Jalan Blok Sumur Puluh Kini Jadi Mulus

Sementara, MS, 33 warga Kecamatan Jati, Kudus terlibat dalam kasus tindak pidana di dua lokasi kejadian perkara. Tersangka merupakan pelaku dua kasus non target operasi yang berhasil diungkap Polres Kudus.

Dari para tersangka diamankan dua sepeda motor hasil pencurian yang dilakukan. Masing-masing Honda Revo, Honda Beat Street, Honda Vario yang sudah dibongkar menjadi beberapa bagian, HP merk Samsung dan 18 tabung gas 3kg.

Selain sepeda motor dan tabung gas diamankan sejumlah alat yang digunakan tersangka untuk mencuri. Yaitu palu, tanggem, obeng dan kunci duplikat. Diamankan pula sebagai barang bukti berupa surat kepemilikan sepeda motor dari para korban.

Para tersangka yang diamankan dikenakan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Kapolres mengimbau masyarakat apabila mengetahui atau menjadi korban tindak kejahatan, jangan ragu dan segera untuk melaporkan kepada polisi. Setiap perkara yang dilaporkan pasti akan ditindaklanjuti oleh Polisi.

“Masyarakat saya minta agar berhati-hati dalam menyimpan atau menaruh kendaraan maupun barang berharga. Gunakan kunci ganda atau alat pengaman lainnya untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan, “harapnya. (gal)






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

KUDUS – Empat kasus pencurian dan pemberatan diungkap Polres Kudus dalam pelaksanaan Operasi Sikat Jaran Candi 2022. Dalam aksi pencurian itu, modus baru dilakukan tersangka. Yakni dengan berpura-pura kehilangan karcis parkir

Hasil pengungkapan kasus tersebut terungkap dalam konferensi pers yang digelar terpusat di Aula Sarja Arya Racana Polres Pati, Senin (26/9/2022). Dimana digelar hasil Operasi Sikat Jaran Candi 2022 dari jajaran Eks Wil Pati yaitu Polres Pati, Polres Kudus, Polres Jepara, Polres Grobogan, Polres Rembang dan Polres Blora.

Kapolres Kudus AKBP Wiraga Dimas Tama dalam konferensi pers mengatakan, Polres Kudus berhasil mengamankan tiga tersangka dari empat kasus pidana pencurian dengan pemberatan.

Menurut kapolres Kudus, pencurian sepeda motor yang terjadi di Rumah Sakit di Kudus tergolong modus baru. Pelaku berisnisal IA, 39 warga Kecamata Semarang mengincar motor vario diparkiran dan mengelabui petugas parkir dengan berpura-pura kehilangan karcis parkir.

“Jadi pelaku ini sebelumnya sudah mengincar motor diparkiran. Saat melancarkan aksinya, pelaku ini pura-pura kehilangan karcis parkir,” imbuhnya.

Adapun tersangka yang berhasil diringkus oleh Polres Kudus, di antaranya, RF (20) warga Kecamatan Bae Kudus dan IA (39) warga Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang. Dua tersangka merupakan pelaku dua kasus tindak pidana yang merupakan target operasi (TO).

Baca Juga :  Kadin Kudus Desak Kemenag Tidak Perlu Sertifikasi Ulang Halal

Sementara, MS, 33 warga Kecamatan Jati, Kudus terlibat dalam kasus tindak pidana di dua lokasi kejadian perkara. Tersangka merupakan pelaku dua kasus non target operasi yang berhasil diungkap Polres Kudus.

Dari para tersangka diamankan dua sepeda motor hasil pencurian yang dilakukan. Masing-masing Honda Revo, Honda Beat Street, Honda Vario yang sudah dibongkar menjadi beberapa bagian, HP merk Samsung dan 18 tabung gas 3kg.

Selain sepeda motor dan tabung gas diamankan sejumlah alat yang digunakan tersangka untuk mencuri. Yaitu palu, tanggem, obeng dan kunci duplikat. Diamankan pula sebagai barang bukti berupa surat kepemilikan sepeda motor dari para korban.

Para tersangka yang diamankan dikenakan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Kapolres mengimbau masyarakat apabila mengetahui atau menjadi korban tindak kejahatan, jangan ragu dan segera untuk melaporkan kepada polisi. Setiap perkara yang dilaporkan pasti akan ditindaklanjuti oleh Polisi.

“Masyarakat saya minta agar berhati-hati dalam menyimpan atau menaruh kendaraan maupun barang berharga. Gunakan kunci ganda atau alat pengaman lainnya untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan, “harapnya. (gal)






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

Most Read

Artikel Terbaru

/