25.3 C
Kudus
Monday, November 28, 2022

Isi Kuliah Umum di UMKU, Din Syamsuddin Ingatkan untuk Hargai Keberagaman

KUDUS – Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) menggelar kuliah umum diruang serba guna pada (26/9). Kuliah umum tersebut dihadiri mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Muhammad Sirajuddin Syamsuddin. Dalam kuliahnya, dia perpesan pentingnya menghargai keberagaman untuk menghindari konflik.

Prof Muhammad Sirajuddin Syamsuddin mengulas peperangan yang terjadi antara Rusia dan Ukraina. Dampaknya dirasakan semua orang.

Untuk menghindari hal-hal semacam itu, maka umat manusia perlu mendalami hablum minallah dan hablum minannas. Pemerintah maupun negara perlu menyadarkan adanya keberagaman umat Islam dalam berkehidupan. Karena menurutnya, Islam yang berkemajuan itu yang dapat saling mengaitkan hubungan dan tak terpisahkan.


Rektor UMKU Dr. Rusnoto mengatakan kuliah umum atau pengajian itu bertemakan memajukan Indonesia mencerahkan semesta. Pengajian itu juga dalam rangka milad ke-24 UMKU dan muktamar ke-48 Muhammadiyah Aisyiyah.

Baca Juga :  Sepi Pendonor, Stok Trombosit di PMI Kudus Menipis

“Kegiatannya mulai pada September, Oktober, hingga November nanti. Kali ini kegiatan dikemas sebagai pengajian rutin, milad, dan pra muktamar,” katanya.

Peserta yang mengikuti pun dari berbagai kalangan seperti, perwakilan dari mahasiswa, dosen, segenap civitas akademika, pimpinan amal usaha, pihak Hizbul Wathan (HW), pimpinan cabang dan ranting, serta ‘Aisyiyah, dan yang lainnya. (ark/mal)

KUDUS – Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) menggelar kuliah umum diruang serba guna pada (26/9). Kuliah umum tersebut dihadiri mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Muhammad Sirajuddin Syamsuddin. Dalam kuliahnya, dia perpesan pentingnya menghargai keberagaman untuk menghindari konflik.

Prof Muhammad Sirajuddin Syamsuddin mengulas peperangan yang terjadi antara Rusia dan Ukraina. Dampaknya dirasakan semua orang.

Untuk menghindari hal-hal semacam itu, maka umat manusia perlu mendalami hablum minallah dan hablum minannas. Pemerintah maupun negara perlu menyadarkan adanya keberagaman umat Islam dalam berkehidupan. Karena menurutnya, Islam yang berkemajuan itu yang dapat saling mengaitkan hubungan dan tak terpisahkan.

Rektor UMKU Dr. Rusnoto mengatakan kuliah umum atau pengajian itu bertemakan memajukan Indonesia mencerahkan semesta. Pengajian itu juga dalam rangka milad ke-24 UMKU dan muktamar ke-48 Muhammadiyah Aisyiyah.

Baca Juga :  Kendaraan Roda Empat Atau Lebih Pengguna BBM Bersubsidi di Kudus Dibatasi Rp 200 Ribu/Hari, Jika..

“Kegiatannya mulai pada September, Oktober, hingga November nanti. Kali ini kegiatan dikemas sebagai pengajian rutin, milad, dan pra muktamar,” katanya.

Peserta yang mengikuti pun dari berbagai kalangan seperti, perwakilan dari mahasiswa, dosen, segenap civitas akademika, pimpinan amal usaha, pihak Hizbul Wathan (HW), pimpinan cabang dan ranting, serta ‘Aisyiyah, dan yang lainnya. (ark/mal)


Most Read

Artikel Terbaru

/