alexametrics
25.3 C
Kudus
Thursday, June 30, 2022

Tebing di Kudus Longsor, 2 Pengendara Motor Terluka Tertimpa Pohon Tumbang

KUDUS – Dua wisatawan asal Kabupaten Jepara Zaenuri, 48 warga asal Jambu Timur dan Sulistioningsih, 29 Batealit tertimpa longsor di Desa Rahtawu tadi siang, Minggu (27/2). Beruntung kedua korban tersebut selamat dan hanya mengalami luka ringan.

Kadus I Desa Rahtawu, Sugiarto menyatakan, kejadian longor tersebut terjadi pada pukul 12.30. Sebelumnya kondisi di Rahtawu terjadi hujan lebat. Akibatnya, tebing berada di pinggir jalan tepatnya di Dukuh Gringsing RT 3/3, Desa Rahtawu longsor.

Ketika kedua korban melintas dari arah selatan menuju utara, kata Sugiarto telah terjadi longsor dahulu. Sehingga korban menghentikan laju motornya. Seketika terjadi longsor susulan, material tanah dan ranting pohon menimpa kedua korban.


”Dua orang Alhamdulillah selamat, kakinya terkena material longsor. Korban mau wisata ke Rahtawu,” katanya.

PENANGANAN: Satgas desa Rahtawu dan BPBD Kudus melakukan pembersihan material longsor tadi siang, Minggu (27/2). (GALIH ERLAMBANG W/ Radar Kudus)

Tim Satgas kebencanaan desa dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus melakukan evakuasi korban. Dengan sigap korban yang mengalami luka tersebut dilarikan ke Rumah Sakit Islam (RSI) Sunan Kudus untuk mendapatkan pertolongan.

Baca Juga :  Penyaluran BLT Buruh Pabrik Rokok capai 94,36 persen

Selain mengalami luka, kondisi motor korban mengalami kerusakan. Pasalnya terkena rutuhan material longsor.

”Proses pembersihan longsor butuh waktu 1 jam,” ungkapnya.

Sementara itu, pantauan di lapangan, warga bersama relawan BPBD Kudus membersihkan material longsor. Dampak dari longsor tersebut membuat arus kendaraan menuju wisata Rahtawu maupun ke Kota tersendat. Pengguna jalan dari arah selatan dan utara harus bergantian melintas.

Sugiarto menambahkan, untuk antisipasi pihaknya mengimbau masyarakat yang melintas agar berhati-hati. Sebab kondisi cuaca sering terjadi hujan deras. Dari pemerintah desa juga telah menyiapkan tim tanggap bencana untuk mitigasi dan evakuasi.

Sementara itu Kepala Pelaksana Harian BPBD Kudus, Rinardi Budiyanto peristiwa longsor tersebut mengakibatkan putusnya jaringan listrik. Sekaligus kerusakan pada lampu penerangan jalan.






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

KUDUS – Dua wisatawan asal Kabupaten Jepara Zaenuri, 48 warga asal Jambu Timur dan Sulistioningsih, 29 Batealit tertimpa longsor di Desa Rahtawu tadi siang, Minggu (27/2). Beruntung kedua korban tersebut selamat dan hanya mengalami luka ringan.

Kadus I Desa Rahtawu, Sugiarto menyatakan, kejadian longor tersebut terjadi pada pukul 12.30. Sebelumnya kondisi di Rahtawu terjadi hujan lebat. Akibatnya, tebing berada di pinggir jalan tepatnya di Dukuh Gringsing RT 3/3, Desa Rahtawu longsor.

Ketika kedua korban melintas dari arah selatan menuju utara, kata Sugiarto telah terjadi longsor dahulu. Sehingga korban menghentikan laju motornya. Seketika terjadi longsor susulan, material tanah dan ranting pohon menimpa kedua korban.

”Dua orang Alhamdulillah selamat, kakinya terkena material longsor. Korban mau wisata ke Rahtawu,” katanya.

PENANGANAN: Satgas desa Rahtawu dan BPBD Kudus melakukan pembersihan material longsor tadi siang, Minggu (27/2). (GALIH ERLAMBANG W/ Radar Kudus)

Tim Satgas kebencanaan desa dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus melakukan evakuasi korban. Dengan sigap korban yang mengalami luka tersebut dilarikan ke Rumah Sakit Islam (RSI) Sunan Kudus untuk mendapatkan pertolongan.

Baca Juga :  Penyandang Disabilitas Kudus Minta Hak dan Fasilitas Diperhatikan

Selain mengalami luka, kondisi motor korban mengalami kerusakan. Pasalnya terkena rutuhan material longsor.

”Proses pembersihan longsor butuh waktu 1 jam,” ungkapnya.

Sementara itu, pantauan di lapangan, warga bersama relawan BPBD Kudus membersihkan material longsor. Dampak dari longsor tersebut membuat arus kendaraan menuju wisata Rahtawu maupun ke Kota tersendat. Pengguna jalan dari arah selatan dan utara harus bergantian melintas.

Sugiarto menambahkan, untuk antisipasi pihaknya mengimbau masyarakat yang melintas agar berhati-hati. Sebab kondisi cuaca sering terjadi hujan deras. Dari pemerintah desa juga telah menyiapkan tim tanggap bencana untuk mitigasi dan evakuasi.

Sementara itu Kepala Pelaksana Harian BPBD Kudus, Rinardi Budiyanto peristiwa longsor tersebut mengakibatkan putusnya jaringan listrik. Sekaligus kerusakan pada lampu penerangan jalan.






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

Most Read

Artikel Terbaru

/