alexametrics
26 C
Kudus
Saturday, May 14, 2022

Hilang Berbulan-bulan, Ternyata Malah Berduaan di Kos-Kosan

KUDUS – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kudus berhasil menjaring lima pasangan yang bukan suami istri di kamar kos. Dari hasil temuan itu, Satpol PP menemukan salah seorang pasangan yang berbulan-bulan tidak pulang ke rumah.

Razia tersebut dilakukan oleh Satpol PP di dua lokasi kos-kosan yang berada di Kecamatan Kota pada Rabu (26/01) lalu. Lima pasangan yang terjaring operasi tersebut langsung dibawa ke kantor untuk dimintai keterangan dan dibina.

Kepala Satpol PP Kudus, Kholid Seif menyatakan sebelumnya pihaknya mendapatkan keluhan dari warga setempat terkait sering disalahgunakannya fungsi dua kos-kosan tersebut. Untuk itu pihaknya kemarin melakukan operasi dengan melibatkan Pemerintah desa setempat.


Dari hasil temuan tersebut, Satpol PP berhasil menjaring empat pasangan tidak resmi di lokasi kos pertama. Di lokasi pertama pihaknya mendapatkan pasangan yang berbuat mesum. Sedangkan di lokasi kos-kosan kedua Satpol PP mengamankan satu pasangan saja.

“Pasangan tergolong muda 25 tahunan ke atas, ada satu cewek dari luar kota. Kelimanya langsung kami bawa ke kantor,” katanya.

Baca Juga :  BREAKING NEWS: Seorang Laki-laki Ditemukan Tewas Telanjang di Hotel Kudus

Bahkan, kata Kholid pihaknya menjaring salah seorang perempuan yang menginap di kos pria dan tidak kunjung pulang.

“Perempuan itu dicari orang tuanya karena berbulan-bulan tidak pulang. Saya sarankan dinikahkan, tetapi orangtuanya menolak,” katanya.

Saat penggerebekan tersebut, di lokasi pertama pihaknya tidak menjumpai pemilik kosan. Sementara di lokasi kedua Kholid berjumpa adik pemilik kos-kosan. Kedua pemilik kos-kosan tersebut telah disurati untuk dimintai keterangan terhadap atas izin pendirian kos-kosan itu.

“Nanti kami mintai keterangan terkait izinnya dan kenapa menjadi alih fungsi lainnya,” terangnya.

Selain berhasil menjaring lima pasangan, di lokasi serupa Satpol PP Kudus tidak mendapatkan barang sitaan, seperti alat kontrasepsi atau barang lainnya.

Lebih lanjut pihaknya akan memberikan pembinaan dan pengawasan kepada pemilik kos tersebut. Jika masih membandel pihaknya pemilik harus bersiap diberikan sanksi lebih berat.

Sebelumnya, kata Kholid RT  dan warga setempat mengeluhkan penghuni dua kos tersebut. Pasalnya sering terjadi kegaduhan yang dianggap mengganggu kenyamanan warga. Selain itu, penghuni kos-kosan tidak pernah berinteraksi dengan warga setempat.






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

KUDUS – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kudus berhasil menjaring lima pasangan yang bukan suami istri di kamar kos. Dari hasil temuan itu, Satpol PP menemukan salah seorang pasangan yang berbulan-bulan tidak pulang ke rumah.

Razia tersebut dilakukan oleh Satpol PP di dua lokasi kos-kosan yang berada di Kecamatan Kota pada Rabu (26/01) lalu. Lima pasangan yang terjaring operasi tersebut langsung dibawa ke kantor untuk dimintai keterangan dan dibina.

Kepala Satpol PP Kudus, Kholid Seif menyatakan sebelumnya pihaknya mendapatkan keluhan dari warga setempat terkait sering disalahgunakannya fungsi dua kos-kosan tersebut. Untuk itu pihaknya kemarin melakukan operasi dengan melibatkan Pemerintah desa setempat.

Dari hasil temuan tersebut, Satpol PP berhasil menjaring empat pasangan tidak resmi di lokasi kos pertama. Di lokasi pertama pihaknya mendapatkan pasangan yang berbuat mesum. Sedangkan di lokasi kos-kosan kedua Satpol PP mengamankan satu pasangan saja.

“Pasangan tergolong muda 25 tahunan ke atas, ada satu cewek dari luar kota. Kelimanya langsung kami bawa ke kantor,” katanya.

Baca Juga :  PSKQ Modern Kudus Terkenal Sebagai Pesantren Kaligrafi Indonesia

Bahkan, kata Kholid pihaknya menjaring salah seorang perempuan yang menginap di kos pria dan tidak kunjung pulang.

“Perempuan itu dicari orang tuanya karena berbulan-bulan tidak pulang. Saya sarankan dinikahkan, tetapi orangtuanya menolak,” katanya.

Saat penggerebekan tersebut, di lokasi pertama pihaknya tidak menjumpai pemilik kosan. Sementara di lokasi kedua Kholid berjumpa adik pemilik kos-kosan. Kedua pemilik kos-kosan tersebut telah disurati untuk dimintai keterangan terhadap atas izin pendirian kos-kosan itu.

“Nanti kami mintai keterangan terkait izinnya dan kenapa menjadi alih fungsi lainnya,” terangnya.

Selain berhasil menjaring lima pasangan, di lokasi serupa Satpol PP Kudus tidak mendapatkan barang sitaan, seperti alat kontrasepsi atau barang lainnya.

Lebih lanjut pihaknya akan memberikan pembinaan dan pengawasan kepada pemilik kos tersebut. Jika masih membandel pihaknya pemilik harus bersiap diberikan sanksi lebih berat.

Sebelumnya, kata Kholid RT  dan warga setempat mengeluhkan penghuni dua kos tersebut. Pasalnya sering terjadi kegaduhan yang dianggap mengganggu kenyamanan warga. Selain itu, penghuni kos-kosan tidak pernah berinteraksi dengan warga setempat.






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

Most Read

Artikel Terbaru

/