
KUDUS – Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak di Kabupaten Kudus menjadi sarana pemasaran bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pangan.
Salah satunya Siti Amina, pedagang abon asal Desa Dersalam, yang memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat, Rabu (21/10).
Dalam kegiatan itu, Siti menawarkan abon ayam dan abon sapi buatannya sendiri.
Ia juga menjual sejumlah produk olahan dari UMKM Desa Dersalam, termasuk lumpia yang menurutnya cepat habis dibeli pengunjung.
Harga abon yang ditawarkan bervariasi, mulai Rp20 ribu hingga Rp50 ribu, bergantung pada jenis dan ukuran kemasan.
Siti mengaku, kegiatan GPM memberikan peluang pemasaran yang baik bagi produknya.
Ia telah mengikuti bazar melalui kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) selama sekitar dua tahun sebelum memperoleh kesempatan berjualan melalui undangan dinas terkait.
“Di sini pemasarannya paling bagus di antara saya bazar di mana-mana,” ujar Siti.
Selain memasarkan produknya sendiri, Siti turut membantu penjualan produk UMKM lain dengan menerima titipan dagangan dari sesama pelaku usaha.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya membantu pemasaran, tetapi juga membuka kesempatan bagi pelaku UMKM untuk saling mendukung.



