
KUDUS – Antusiasme masyarakat untuk berjualan sebagai pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Car Free Day (CFD) Kudus terbilang tinggi.
Jumlah pedagang yang saat ini telah mendapatkan lapak bahkan sudah mencapai ratusan orang, sementara calon pedagang baru masih terus mengantre.
Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus mencatat terdapat 640 PKL yang telah mendapatkan tempat berjualan di kawasan CFD.
Mereka menempati lapak yang tersebar di sepanjang Jalan Ahmad Yani dan Jalan dr. Ramelan.
Kabid PKL Dinas Perdagangan Kudus, I’In Vetriaswari, mengatakan kapasitas lapak yang tersedia saat ini sudah penuh.
Meski demikian, peminat untuk bergabung sebagai pedagang CFD masih cukup banyak dan jumlahnya mencapai ratusan orang.
“Sudah penuh ini, ada sekitar 640 pedagang. Tapi yang antre masih banyak, sampai ratusan,” ujar I’In saat dikonfirmasi, Kamis (27/8/2026).
Para pedagang yang berjualan di kawasan CFD menawarkan beragam jenis dagangan dan layanan.
Mulai dari makanan, minuman, aksesori, pakaian, permainan anak-anak hingga berbagai jasa dapat ditemui di sepanjang lokasi CFD.
Untuk setiap kali berjualan, para PKL dikenakan retribusi oleh Dinas Perdagangan sebesar Rp2.000.



