Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

500 Talenta Muda Dibidik Tembus Klub Profesional

A
BARIS: Ratusan talenta muda mengikuti pembinaan dalam sepak bola ASTI di @Hom Hotel Kudus, Selasa malam (25/8). (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR KUDUS)
BARIS: Ratusan talenta muda mengikuti pembinaan dalam sepak bola ASTI di @Hom Hotel Kudus, Selasa malam (25/8). (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR KUDUS)

Advertisement

KOTA - Sebanyak 500 pemain muda yang tersebar dalam jaringan pembinaan sepak bola Akademi Sarana Talenta Indonesia (ASTI) mulai diarahkan untuk melanjutkan karier ke jenjang yang lebih tinggi.

Salah satu targetnya yakni menembus akademi klub profesional, termasuk Elite Pro Academy (EPA) klub Liga 1 dan Liga 2.

Target tersebut menjadi bagian dari evaluasi perjalanan pembinaan yang telah berlangsung selama tujuh tahun.

Advertisement

Hal itu disampaikan CEO ASTI Kudus, Arif Budianto, dalam kegiatan Motive Action Class yang digelar di @Hom Hotel Kudus, belum lama ini.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 200 pemain berusia 12 hingga 17 tahun.

Momentum itu tidak hanya menjadi bagian dari peringatan tujuh tahun pembinaan, tetapi juga dimanfaatkan untuk menanamkan motivasi dan kesiapan mental kepada pemain sebelum melanjutkan ke jenjang kompetisi yang lebih tinggi.

Advertisement

Arif mengatakan, pemain muda perlu memiliki tujuan yang jelas selama menjalani proses pembinaan.

Menurutnya, kemampuan teknis di lapangan harus berjalan beriringan dengan mental dan karakter.

“Bagaimana mereka menemukan alasan untuk bergerak,” ujarnya.

Menurut Arif, program Motive Action Class telah berjalan selama empat tahun.

Advertisement
Editor : Andika Trisna Saputra

Artikel Terkait

Bukan Cuma Soal Sepak Bola, Dokumenter Ungkap Sisi Rapuh Pep Guardiola di Musim Terakhir Bersama Man

Bukan Cuma Soal Sepak Bola, Dokumenter Ungkap Sisi Rapuh Pep Guardiola di Musim Terakhir Bersama Man

Dokumenter A Beautiful Obsession membongkar sisi emosional Pep Guardiola di Manchester City. Ia mengungkap perceraian dan kelelahan pribadi, lalu menjadikan pengalaman itu sebagai pesan tentang gairah kepada para pemain.

Mengapa Sepak Takraw Tidak Se-populer Sepak Bola?

Mengapa Sepak Takraw Tidak Se-populer Sepak Bola?

sepak takraw merupakan olahraga yang memiliki teknit yang sulit, harus mempertahankan bola di udara dan pandai dalam menjaga keseimbangan.

Sepak Bola Putri Kudus Makin Bergairah, Kang Sandung Cup Jadi Panggung Lahirkan Talenta Baru

Sepak Bola Putri Kudus Makin Bergairah, Kang Sandung Cup Jadi Panggung Lahirkan Talenta Baru

Pemberian ruang kompetisi sepak bola putri terus diupayakan oleh beberapa pihak. Ada enam tim dan terbagi menjadi dua grup pada turnamen tersebut. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer