Seru! Napak Tilas Kartini Lewat Diskusi Santai, Apa Saja Koleksi di Dalam?

KOTA – Komunitas Cerita Kudus Tuwa menghadirkan cara berbeda dalam mengenalkan sejarah kepada masyarakat melalui kegiatan ringan namun sarat makna.
Pada Minggu (12/4) sore, mereka menggelar pameran surat dan kutipan tokoh emansipasi, Raden Ajeng Kartini, yang dikemas dengan konsep diskusi santai dan interaktif.
Pantauan lokasi, Peserta mulai berdatangan pukul 16.00 wib.
Peserta memasuki Moesioem Ketjil Keluarga Besar Ashadie melihat-lihat koleksi sambil menunggu semua peserta berkumpul.
Di museum tersebut terdapat koleksi alat kuno pembuatan rokok, koleksi bungkus rokok, visual kuno koran pemberitaan terkait rokok, dan karya yang berkaitan dengan Kartini, serta masih banyak lagi.
Koordinator Cerita Kudus Tuwa, Yusak Maulana, menjelaskan bahwa pihaknya sebenarnya menargetkan agenda rutin setiap bulan.
Namun, tidak semua kegiatan dapat dikemas dalam bentuk walking tour karena membutuhkan persiapan lebih kompleks.
“Walking tour tidak bisa dilakukan rutin tiap bulan karena persiapannya cukup banyak. Maka kami siasati dengan mengadakan diskusi bulanan yang lebih ringan, santai, dan tetap edukatif,” ujarnya.
Pada kegiatan kali ini, peserta diajak menyelami pemikiran Kartini melalui pameran surat dan kutipan yang digelar di Moesioem Ketjil Keluarga Besar Ashadie.
Selain menikmati koleksi yang sudah ada di museum, seperti koleksi rokok lawas, panitia juga menambahkan berbagai karya yang relevan dengan tema Kartini.



