Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jalan Sehat Sambil Pungut Sampah, Kok Bisa?

A
KEBERSIHAN: Peserta jalan sehat memungut sampah-sampah yang terdapat di rute yang dilintasi di Desa Kesambi, Minggu (12/4). (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR KUDUS)
KEBERSIHAN: Peserta jalan sehat memungut sampah-sampah yang terdapat di rute yang dilintasi di Desa Kesambi, Minggu (12/4). (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR KUDUS)

Advertisement

MEJOBO – Kesadaran menjaga lingkungan ditunjukkan warga Desa Kesambi melalui kegiatan jalan sehat yang digelar pada Minggu (12/4) pagi.

Sejak pukul 06.00 WIB, sekitar 1.000 peserta dari berbagai kalangan telah memadati halaman Balai Desa Kesambi untuk mengikuti kegiatan unik yang menggabungkan olahraga dengan aksi bersih-bersih lingkungan.

Pantauan di lokasi, peserta tidak hanya berjalan santai, tetapi juga dibekali kantong sampah dan sarung tangan.

Advertisement

Sepanjang rute, mereka aktif memungut sampah yang ditemukan di sekitar jalan, menjadikan kegiatan ini sebagai bentuk edukasi langsung tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Ketua KSM Desa Kesambi, Adi Prasetyo, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kolaborasi bersama mitra program sanitasi terpadu Djarum.

Konsep jalan sehat sambil memungut sampah diharapkan mampu menumbuhkan kebiasaan positif masyarakat dalam mengelola sampah sejak dari lingkungan rumah tangga.

Advertisement

“Seluruh sampah yang dikumpulkan peserta nantinya dibawa kembali ke balai desa untuk ditimbang dan dikumpulkan. Kami juga menyiapkan reward bagi peserta yang berhasil mengumpulkan sampah paling banyak sebagai bentuk apresiasi,” ujarnya.

Rute jalan sehat sejauh kurang lebih 4 kilometer dimulai dari Balai Desa Kesambi, menuju Jembatan 10, dilanjutkan ke Jembatan 24, kemudian berputar ke arah utara dan kembali ke titik awal.

Di sepanjang rute tersebut, panitia juga menyiapkan empat pos edukasi yang memberikan pemahaman terkait sanitasi dan kesehatan lingkungan.

Di Pos 1, peserta dikenalkan pada empat pilar pengelolaan sampah rumah tangga.

Advertisement

Artikel Terkait

HUT ke-477 Kudus Dapat Kado Istimewa, 164 Rumah Tak Layak Huni Disulap Jadi Layak

HUT ke-477 Kudus Dapat Kado Istimewa, 164 Rumah Tak Layak Huni Disulap Jadi Layak

Dalam rangka Hari Jadi Ke-477 Kabupaten Kudus, PT Djarum dan Polytron memberikan kado bagi masyarakat melalui Program Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH) Tahap Kedua.

Gubernur Jateng dan Bupati Kudus Salurkan BLT DBH CHT kepada Buruh PT Djarum SKT Karangbener

Gubernur Jateng dan Bupati Kudus Salurkan BLT DBH CHT kepada Buruh PT Djarum SKT Karangbener

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyalurkan BLT DBH CHT kepada buruh PT Djarum SKT Karangbener, Kudus. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi para pekerja.

Salawat Tak Putus Sejak Berangkat, Lifara Raih Hadiah Utama Umrah Mlampah Sesarengan Kudus

Salawat Tak Putus Sejak Berangkat, Lifara Raih Hadiah Utama Umrah Mlampah Sesarengan Kudus

Hadiah utama umrah dalam Mlampah Sesarengan Bupati dan Wakil Bupati Kudus jatuh ke tangan warga Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Lifara Aidlika Maudina. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer