
Pantauan di lokasi, jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tampak memenuhi area pendapa dengan berbaris rapi di sisi kanan dan kiri.
Dihadiri juga ketua panitia seleksi (Pansel) Sekda Kudus, Iwanuddin Iskandar.
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama Wakil Bupati Bellinda Putri Sabrina Birton berdiri menghadap ke selatan, sementara Sekda yang baru, Eko Djumartono, berada di sisi selatan menghadap kepala daerah.
Prosesi pelantikan diawali dengan pengambilan sumpah jabatan yang dilakukan secara Islam.
Setelah itu, Sekda baru menandatangani berita acara sumpah jabatan disaksikan para pejabat yang hadir.
Acara ditutup dengan pemberian ucapan selamat, di mana seluruh tamu yang hadir bergantian bersalaman dengan Sekda baru.
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan ini dilakukan segera setelah masa jabatan Sekda sebelumnya berakhir pada 31 Maret.
Ia meminta Sekda yang baru untuk langsung bekerja maksimal tanpa jeda.
“Koordinasi dengan OPD, baik internal maupun eksternal, harus berjalan baik. Meski kondisi saat ini tidak mudah, pelayanan kepada masyarakat harus tetap berkualitas, cepat, dan membahagiakan,” tegasnya.
Ia juga menyoroti sejumlah aspek yang perlu dibenahi, mulai dari disiplin pegawai, kecepatan respons layanan, hingga capaian indikator pembangunan seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM), pengangguran, kemiskinan, dan stunting.



