alexametrics
23.7 C
Kudus
Sunday, July 3, 2022

BPJS Kesehatan Kudus Lakukan Customer Visit terhadap Pasien Kepesertaan JKN-KIS

KUDUS – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kudus melakukan kunjungan atau Customer Visit terhadap pasien yang menjalani rawat inap di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus sebagai upaya meningkatkan layanan kesehatan.

Kepala BPJS Kesehatan Kudus Agustian Fardianto, mengatakan kegiatan ini dalam rangka berinteraksi secara tatap muka berupa kunjungan langsung kepada peserta guna meningkatkan kepuasan peserta.

Melalui kunjungan tersebut, BPJS Kesehatan juga bisa memberikan informasi secara langsung kepada peserta di rumah sakit, melakukan koordinasi dengan petugas rumah sakit serta meminta respons balik dari peserta terkait pelayanan kesehatan yang diterima melalui metode sampling.


Pihaknya menggandeng Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kudus, sebab merupakan tempat berkumpulnya ibu-ibu yang memiliki peran sangat sentral, terutama dalam pembangunan dibidang kesehatan.

CINDERAMATA: Ketua TP PKK Kabupaten Kudus Mawar Anggraeni (Tengah) menyerahkan plakat kepada Kepala BPJS Kesehatan Kudus Agustian Fardianto (dua kanan) didampingi Wakil Direktur Pelayanan RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus dr Abdul Hakam (kiri) dan Kabid Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan (SDK) DKK Kudus dr. EdI Kusworo (kanan). (INDAH SUSANTI/RADAR KUDUS)

”Kerja sama dengan PKK, dalam rangka mendukung program JKN-KIS, karena mereka juga memiliki kader hingga tingkatan terkecil yang bisa mendata warga yang belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS,” jelasnya.

Baca Juga :  Sebatang Kara, Kakek di Kudus yang Tinggal di Gubug Reot 2x1,5 Meter Kini Dipindah ke Panti Jompo

Ketua Tim Penggerak PKK Kudus Mawar Anggraeni, menyambut positif adanya jalinan kerja sama, sehingga nantinya semua masyarakat di Kabupaten Kudus bisa terjamin melalui program JKN-KIS.

Sementara, kunjungan pasien, dinilai cukup bagus karena masyarakat bisa secara langsung terkait kualitas pelayanannya. Hasilnya, semua pasien yang didatangi menyatakan pelayanan di RSUD Kudus cukup baik.

”Sehat itu mahal, kami akan berupaya membantu masyarakat melalui kader-kader PKK yang ada di desa yang belum terkover JKN-KIS untuk didata, kemudian kami koordinasikan dengan pemerintah kabupaten (Pemkab) Kudus agar bisa dikover ke BPJS Kesehatan. Sudah ada anggaran dari APBD untuk mengkover masyarakat kurang mampu untuk menjadi kepesertaan JKN-KIS,” jelasnya. (san)






Reporter: Indah Susanti

KUDUS – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kudus melakukan kunjungan atau Customer Visit terhadap pasien yang menjalani rawat inap di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus sebagai upaya meningkatkan layanan kesehatan.

Kepala BPJS Kesehatan Kudus Agustian Fardianto, mengatakan kegiatan ini dalam rangka berinteraksi secara tatap muka berupa kunjungan langsung kepada peserta guna meningkatkan kepuasan peserta.

Melalui kunjungan tersebut, BPJS Kesehatan juga bisa memberikan informasi secara langsung kepada peserta di rumah sakit, melakukan koordinasi dengan petugas rumah sakit serta meminta respons balik dari peserta terkait pelayanan kesehatan yang diterima melalui metode sampling.

Pihaknya menggandeng Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kudus, sebab merupakan tempat berkumpulnya ibu-ibu yang memiliki peran sangat sentral, terutama dalam pembangunan dibidang kesehatan.

CINDERAMATA: Ketua TP PKK Kabupaten Kudus Mawar Anggraeni (Tengah) menyerahkan plakat kepada Kepala BPJS Kesehatan Kudus Agustian Fardianto (dua kanan) didampingi Wakil Direktur Pelayanan RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus dr Abdul Hakam (kiri) dan Kabid Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan (SDK) DKK Kudus dr. EdI Kusworo (kanan). (INDAH SUSANTI/RADAR KUDUS)

”Kerja sama dengan PKK, dalam rangka mendukung program JKN-KIS, karena mereka juga memiliki kader hingga tingkatan terkecil yang bisa mendata warga yang belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS,” jelasnya.

Baca Juga :  HUT ke-89, Nojorono Kian Eksis dengan Prinsip Bersatu-Berdoa-Berkarya

Ketua Tim Penggerak PKK Kudus Mawar Anggraeni, menyambut positif adanya jalinan kerja sama, sehingga nantinya semua masyarakat di Kabupaten Kudus bisa terjamin melalui program JKN-KIS.

Sementara, kunjungan pasien, dinilai cukup bagus karena masyarakat bisa secara langsung terkait kualitas pelayanannya. Hasilnya, semua pasien yang didatangi menyatakan pelayanan di RSUD Kudus cukup baik.

”Sehat itu mahal, kami akan berupaya membantu masyarakat melalui kader-kader PKK yang ada di desa yang belum terkover JKN-KIS untuk didata, kemudian kami koordinasikan dengan pemerintah kabupaten (Pemkab) Kudus agar bisa dikover ke BPJS Kesehatan. Sudah ada anggaran dari APBD untuk mengkover masyarakat kurang mampu untuk menjadi kepesertaan JKN-KIS,” jelasnya. (san)






Reporter: Indah Susanti

Most Read

Artikel Terbaru

/