Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kabar Gembira di Akhir Tahun, UIN Sunan Kudus Resmi Buka Dua Program Studi Baru

R
Photo
Photo

RADAR KUDUS - Akhir tahun menjadi momentum penting bagi UIN Sunan Kudus.


Advertisement

Kampus ini resmi membuka dua program studi baru yang diharapkan mampu memperkuat kontribusi akademik dan keilmuan di tingkat nasional.

Penetapan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Tahun 2025.

Dua program studi yang resmi dibuka tersebut yakni Program Studi Strata Satu (S1) Hukum Tata Negara (HTN) serta Program Studi Strata Tiga (S3) Ilmu Syariah.

Advertisement

Kehadiran kedua prodi baru ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pengembangan keilmuan hukum dan keislaman yang adaptif terhadap dinamika zaman.

Pembukaan Program Studi S1 Hukum Tata Negara memberikan ruang bagi penguatan kajian ketatanegaraan berbasis nilai-nilai keislaman, konstitusi, serta tata kelola pemerintahan yang demokratis dan berkeadilan.

Prodi ini diproyeksikan mencetak lulusan yang kompeten di bidang hukum publik, kebijakan negara, dan lembaga pemerintahan.

Advertisement

Sementara itu, Program Studi S3 Ilmu Syariah menjadi tonggak penting bagi UIN Sunan Kudus dalam memperkuat peran akademik pada level doktoral.

Prodi ini diarahkan untuk menghasilkan doktor yang unggul dalam pengembangan keilmuan syariah, riset akademik, serta kontribusi pemikiran keislaman di tingkat nasional maupun global.

Rektor UIN Sunan Kudus Prof. Dr. H. Abdurrohman Kasdi, Lc., M.Si. menyampaikan rasa syukur dan bangga dengan bertambahnya 2 Prodi Baru tersebut.

Prodi HTN akan semakin mengokohkan eksistensi UIN Sunan Kudus, sedangkan Prodi Doktor Ilmu Syariah akan menjadi estafet ilmu-ilmu Syariah.

Alumni S1 dan S2 dari Fakultas Syariah (Hukum Keluarga Islam, Hukum Ekonomi Syariah, Hukum Bisnis Syariah dll bisa melanjutkan ke Program Doktor Ilmu Syari'ah.

Demikian juga S1 dan S2 Ekonomi Syari'ah, Manajemen Bisnis Syariah, Perbankan Syariah, Akuntansi Syariah, Manajemen Zakat Wakaf dan Keilmuan Syariah Lainnya.

"Alhamdulillah, setelah Menjadi UIN dan Akreditasi (APT) UNGGUL, UIN Sunan Kudus mendapatkan berkah dengan turunnya KMA Prodi S1 Hukum Tata Negara dan KMA S3 Doktor Ilmu Syariah. Dengan demikian UIN Sunan Kudus memiliki 27 Prodi S1, 6 Prodi S2 dan 3 Prodi Doktor (S3). UIN Sunan Kudus siap menyongsong PMB PTKIN 2026. Semoga barokah dan manfaat. Aamiin," demikian harapnya. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Eks Menag Yaqut Soroti Pihak yang Disebut Terima Uang Kasus Kuota Haji, Singgung Gaya Hidup Mewah

Eks Menag Yaqut Soroti Pihak yang Disebut Terima Uang Kasus Kuota Haji, Singgung Gaya Hidup Mewah

Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyoroti sejumlah pihak yang menurutnya menerima uang terkait perkara dugaan korupsi kuota haji.

Nasaruddin Umar Pastikan Tak Maju sebagai Ketua Umum PBNU, Pilih Fokus di Kementerian Agama

Nasaruddin Umar Pastikan Tak Maju sebagai Ketua Umum PBNU, Pilih Fokus di Kementerian Agama

Menag Nasaruddin Umar memastikan dirinya tidak akan ikut dalam persaingan perebutan posisi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU).

Polemik Pernyataan Menteri Agama: Sebut Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren "Dibesar-besarkan" Media

Polemik Pernyataan Menteri Agama: Sebut Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren "Dibesar-besarkan" Media

Polemik Pernyataan Menteri Agama: Sebut Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren "Dibesar-besarkan" Media

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer