alexametrics
25.6 C
Kudus
Monday, June 27, 2022

Gudang Penggiling Tebu di Kandangmas Kudus Hangus Dilalap Api, Kerugian Ditaksir Rp 150 Juta 

KUDUS – Gudang penggiling tebu di RT 5 RW 16 Dukuh Masin, Desa Kandangmas, Dawe hangus dilalap api. Kebakaran terjadi sekitar pukul 13.30 pada (24/5). Tidak ada koban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian ditaksir Rp 150 juta.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus Alfin mengatakan api diduga bermula dari tungku pemasak gula yang masih menyala.

“Lalu menyebar ke bagian ampas gilingan tebu yang sudah kering, tertimbun selama satu tahun,” katanya.


Pemilik gudang pengolahan tebu Sugiono, 52, mengatakan kerugian meliputi material bangunan Gudang, gula merah yang siap dipasarkan, dan tebu siap giling, kurang lebih sebanyak Rp 150 juta.

Baca Juga :  Tak Ada Barongsai saat Tahun Baru Imlek, Warga yang Berdatangan Kecewa

“Yang pertama kali mengetahui kejadian yakni anak buah Sugiono yang bernama Solihin,45, bersama tiga temannya,” ujarnya.

Saat itu pihaknya sedang mengolah tebu untuk dijadikan gula merah. Kemudian salah satu saksi (Solihin) ingin mengecek keadaan tungku masak gula. Tetapi tiba-tiba dia sudah melihat api membesar dari arah utara gudang.

Lalu dia bersama temannya itu segera mengambil air di bak gudang tersebut dengan mengunakan ember. Akan tetapi api tidak bisa dikendalikan dan semakin membesar, kemudian mereka berempat meminta bantuan kepada pemerintah desa setempat untuk dilaporkan kepada petugas terkait. (ark/mal)

KUDUS – Gudang penggiling tebu di RT 5 RW 16 Dukuh Masin, Desa Kandangmas, Dawe hangus dilalap api. Kebakaran terjadi sekitar pukul 13.30 pada (24/5). Tidak ada koban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian ditaksir Rp 150 juta.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus Alfin mengatakan api diduga bermula dari tungku pemasak gula yang masih menyala.

“Lalu menyebar ke bagian ampas gilingan tebu yang sudah kering, tertimbun selama satu tahun,” katanya.

Pemilik gudang pengolahan tebu Sugiono, 52, mengatakan kerugian meliputi material bangunan Gudang, gula merah yang siap dipasarkan, dan tebu siap giling, kurang lebih sebanyak Rp 150 juta.

Baca Juga :  Tunggakan Denda Persiku Rp 16,5 Juta ke Komdis PSSI Dibayar Tahun Ini

“Yang pertama kali mengetahui kejadian yakni anak buah Sugiono yang bernama Solihin,45, bersama tiga temannya,” ujarnya.

Saat itu pihaknya sedang mengolah tebu untuk dijadikan gula merah. Kemudian salah satu saksi (Solihin) ingin mengecek keadaan tungku masak gula. Tetapi tiba-tiba dia sudah melihat api membesar dari arah utara gudang.

Lalu dia bersama temannya itu segera mengambil air di bak gudang tersebut dengan mengunakan ember. Akan tetapi api tidak bisa dikendalikan dan semakin membesar, kemudian mereka berempat meminta bantuan kepada pemerintah desa setempat untuk dilaporkan kepada petugas terkait. (ark/mal)

Most Read

Artikel Terbaru

/