alexametrics
28.6 C
Kudus
Tuesday, August 2, 2022

Cegah Penyebaran Korona saat Nataru, Karyawan Tak Boleh Keluar Kota

KUDUS – Pemerintah Daerah Kudus akan menerapkan pengetatan karyawan di setiap perusahaan jelang libur Natal dan Tahun Baru. Aturannya melarang karyawan untuk berpergian ke luar kota.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi dan UKM (Disnaker Perinkop dan UKM) Kudus Rini Kartika Hadi Ahmawati menyatakan akan ada penerapan pembatasan bagi karyawan di lingkungan pabrik. Aturan ini mengacu pada peraturan yang berlaku.

Dibatasinya mobilitas saat libur Natal dan Tahun baru ini, dimaksudkan untuk menanggulangi penyebaran virus korona. Para karyawan tidak diperbolehkan berpergian ke luar kota. ”Ini imbauan karyawan tak boleh berpergian ke luar kota, mengurangi mobilitas,” tambahnya.


Rini juga mendorong perusahaan di Kabupaten Kudus, untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Tiap Satgas diterjunkan untuk memantau protokol kesehatan.
Public Affairs PT Djarum Purwono Nugroho menyatakan pihaknya akan mengikuti peraturan pemerintah terkait pembatasan libur Natal dan Tahun baru.
Pada libur Natal dan Tahun baru nanti karyawan dilarang bepergian ke luar kota. Mobilitasnya dibatasi. Karyawan hanya boleh bepergian ke dalam kota saja.

Baca Juga :  Akhirnya Cair, BLT Buruh Rokok di Kudus Disalurkan 'Door to Door'

”Kalau karyawan diperboleh cuti, tapi dengan pembatasan. Mereka tak boleh ke luar kota,” katanya.

Untuk mengantisipasi sebaran Covid-19, pasca-Libur Natal dan Tahun baru pihaknya melakukan pengawasan ketat. Bagi karyawan yang bergejala hendak masuk kerja, diwajibkan membawa hasil tes Covid-19.

Sementara itu, PT Djarum telah menerapkan protokol kesehatan secara ketat dalam produksi rokok. Pihak perusahaan menerapkan membuat sekat per buruh ketika memproduksi rokok. Hal ini diterapkan diseluruh brak. (zen)






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

KUDUS – Pemerintah Daerah Kudus akan menerapkan pengetatan karyawan di setiap perusahaan jelang libur Natal dan Tahun Baru. Aturannya melarang karyawan untuk berpergian ke luar kota.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi dan UKM (Disnaker Perinkop dan UKM) Kudus Rini Kartika Hadi Ahmawati menyatakan akan ada penerapan pembatasan bagi karyawan di lingkungan pabrik. Aturan ini mengacu pada peraturan yang berlaku.

Dibatasinya mobilitas saat libur Natal dan Tahun baru ini, dimaksudkan untuk menanggulangi penyebaran virus korona. Para karyawan tidak diperbolehkan berpergian ke luar kota. ”Ini imbauan karyawan tak boleh berpergian ke luar kota, mengurangi mobilitas,” tambahnya.

Rini juga mendorong perusahaan di Kabupaten Kudus, untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Tiap Satgas diterjunkan untuk memantau protokol kesehatan.
Public Affairs PT Djarum Purwono Nugroho menyatakan pihaknya akan mengikuti peraturan pemerintah terkait pembatasan libur Natal dan Tahun baru.
Pada libur Natal dan Tahun baru nanti karyawan dilarang bepergian ke luar kota. Mobilitasnya dibatasi. Karyawan hanya boleh bepergian ke dalam kota saja.

Baca Juga :  Seratus SD di Kudus Tak Memiliki Kepala Sekolah

”Kalau karyawan diperboleh cuti, tapi dengan pembatasan. Mereka tak boleh ke luar kota,” katanya.

Untuk mengantisipasi sebaran Covid-19, pasca-Libur Natal dan Tahun baru pihaknya melakukan pengawasan ketat. Bagi karyawan yang bergejala hendak masuk kerja, diwajibkan membawa hasil tes Covid-19.

Sementara itu, PT Djarum telah menerapkan protokol kesehatan secara ketat dalam produksi rokok. Pihak perusahaan menerapkan membuat sekat per buruh ketika memproduksi rokok. Hal ini diterapkan diseluruh brak. (zen)






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

Most Read

Artikel Terbaru

/