alexametrics
23.7 C
Kudus
Sunday, July 3, 2022

Nu Care-Lazisnu Kudus Bakal Bagikan 300 Sepeda ke Anak Yatim

KUDUS – Nu Care-Lazisnu Kabupaten Kudus kembali akan membagikan 300 unit sepeda untuk anak yatim dan piatu di Kota Kudus tahun ini. Sebelumnya, NU Care- Lazisnu Kudus telah memberikan bantuan 350 sepeda di tahun 2019 dan 2020 lalu.

Ketua NU Care-Lazisnu Kudus M Ihdi Fahmi Tamami mengatakan, semakin meningkatnya jumlah anak yatim di masa pandemi, mendorong Lazisnu Kudus tergerak melanjutkan program santunan yang telah terealisasi di dua tahun sebelumnya.

“Masyarakat semua, pun bisa menghadirkan senyum bagi adik-adik yatim, mengingat tidak sedikit anak yang ditinggalkan orangtuanya di masa pandemi ini. Respons dan partisipasi donatur sangat luar biasa dalam program sepeda anak yatim di tahun sebelumnya,” katanya


(LAZISNU FOR RADAR KUDUS)

Di tahun ini, lazisnu akan menyasar ke 300 anak yatim yang tersebar di 132 desa atau kelurahan di sembilan kecamatan yang ada di Kudus. Setiap desa atau kelurahan akan menyasar untuk sedikitnya dua anak yatim tidak mampu di usia SD.

“Semoga pemberian sepeda kali ini mampu menghapus kesedihan adik-adik yatim piatu di Kabupaten Kudus. Selain itu diharapkan juga bisa menunjang kegiatan harian mereka. Seperti mengaji, bersekolah, berziarah, dan bermain. Minimal satu desa dua anak tapi kami berharap lebih, karena memang sudah ditunggu anak-anak,” jelasnya.

Baca Juga :  Pembangunan WTP Air Baku di Bendungan Logung Kudus Ditunda

Estimasi anggaran yang dibutuhkan pun cukup banyak. Di mana satu unit sepeda diestimasikan mencapai Rp 1,5 juta dikali 300 anak yatim. Atau sekitar Rp 450 juta.

Untuk itu, pihaknya berharap masyarakat atau donatur bisa turut berpartisipasi menyisihkan sedikit rezekinya untuk bisa membantu anak-anak yatim yang kurang mampu.

Di tahun lalu, Ayu Sulistyowati (14) menjadi salah satu penerima bantuan sepeda tersebut. Dengan sepeda yang diterimanya bisa mempermudah Ayu dalam berziarah makam kedua orang tuanya.

Sebab biasanya Ayu kerap menempuh perjalanan ke makam sejauh satu kilometer dengan berjalan kaki.

“Saya ingin gowes ke makam orangtua,” kata Ayu usai menerima bantuan sepeda dari LazisNU Kudus tahun 2020 lalu.

Pemberian sepeda tersebut dirasa sangat membantu Ayu yang tengah duduk di bangku SMP 2 Kecamatan Kaliwungu dan sudah ditinggalkan ayahnya pada 2016 dan ibunya di tahun 2019.

Penggalangan dana untuk membantu pengadaan bantuan sepeda tersebut, sudah mulai dibuka. Para donatur yang akan memberikan rezekinya untuk membantu anak-anak yatim bisa mengakses link penggalangan dana di https://nucare.id/program/sepedayatim(lia)

KUDUS – Nu Care-Lazisnu Kabupaten Kudus kembali akan membagikan 300 unit sepeda untuk anak yatim dan piatu di Kota Kudus tahun ini. Sebelumnya, NU Care- Lazisnu Kudus telah memberikan bantuan 350 sepeda di tahun 2019 dan 2020 lalu.

Ketua NU Care-Lazisnu Kudus M Ihdi Fahmi Tamami mengatakan, semakin meningkatnya jumlah anak yatim di masa pandemi, mendorong Lazisnu Kudus tergerak melanjutkan program santunan yang telah terealisasi di dua tahun sebelumnya.

“Masyarakat semua, pun bisa menghadirkan senyum bagi adik-adik yatim, mengingat tidak sedikit anak yang ditinggalkan orangtuanya di masa pandemi ini. Respons dan partisipasi donatur sangat luar biasa dalam program sepeda anak yatim di tahun sebelumnya,” katanya

(LAZISNU FOR RADAR KUDUS)

Di tahun ini, lazisnu akan menyasar ke 300 anak yatim yang tersebar di 132 desa atau kelurahan di sembilan kecamatan yang ada di Kudus. Setiap desa atau kelurahan akan menyasar untuk sedikitnya dua anak yatim tidak mampu di usia SD.

“Semoga pemberian sepeda kali ini mampu menghapus kesedihan adik-adik yatim piatu di Kabupaten Kudus. Selain itu diharapkan juga bisa menunjang kegiatan harian mereka. Seperti mengaji, bersekolah, berziarah, dan bermain. Minimal satu desa dua anak tapi kami berharap lebih, karena memang sudah ditunggu anak-anak,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemkab Kudus Membuat Brand Baru 'Kudus Kota Empat Negri', Ini Tujuannya?

Estimasi anggaran yang dibutuhkan pun cukup banyak. Di mana satu unit sepeda diestimasikan mencapai Rp 1,5 juta dikali 300 anak yatim. Atau sekitar Rp 450 juta.

Untuk itu, pihaknya berharap masyarakat atau donatur bisa turut berpartisipasi menyisihkan sedikit rezekinya untuk bisa membantu anak-anak yatim yang kurang mampu.

Di tahun lalu, Ayu Sulistyowati (14) menjadi salah satu penerima bantuan sepeda tersebut. Dengan sepeda yang diterimanya bisa mempermudah Ayu dalam berziarah makam kedua orang tuanya.

Sebab biasanya Ayu kerap menempuh perjalanan ke makam sejauh satu kilometer dengan berjalan kaki.

“Saya ingin gowes ke makam orangtua,” kata Ayu usai menerima bantuan sepeda dari LazisNU Kudus tahun 2020 lalu.

Pemberian sepeda tersebut dirasa sangat membantu Ayu yang tengah duduk di bangku SMP 2 Kecamatan Kaliwungu dan sudah ditinggalkan ayahnya pada 2016 dan ibunya di tahun 2019.

Penggalangan dana untuk membantu pengadaan bantuan sepeda tersebut, sudah mulai dibuka. Para donatur yang akan memberikan rezekinya untuk membantu anak-anak yatim bisa mengakses link penggalangan dana di https://nucare.id/program/sepedayatim(lia)

Most Read

Artikel Terbaru

/