alexametrics
23.2 C
Kudus
Saturday, July 2, 2022

Lantai Tiga Mal Pelayanan Publik Kudus Dibangun Tahun Depan

KUDUS – Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kudus merencanakan operasi mal pelayanan publik (MPP) pada Februari 2022. Gedung itu rencananya tiga lantai. Pembangunan dua lantai selesai tahun ini. Sementara pembangunan lantai tiga tahun depan.

Direncanakan ada 23 instansi yang akan menempati gedung itu. Mulai instansi daerah, BUMN dan BUMD, KPP Pratama, Samsat, PLN, BPOM, serta beberapa instansi lainnya.

Bupati Kudus Hartopo bersama dinas terkait meninjau pembangunan mal pelayanan publik kemarin. Dirinya meninjau di lantai pertama dan kedua bangunan MPP itu.


Hartopo mengatakan, pembangunan fisik MPP telah mencapai 95 persen. Sementara sisanya yang belum terpasang adalah fasilitas pendukung di dalam MPP.

”Ini tinggal finishing saja dan memasang mebeler di dalam kantor,” jelasnya.

Pembangunan MPP dua lantai itu diperkirakan bakal selesai pekan depan. Setelah itu mebelernya akan dipasang.

Walaupun baru dibangun dua lantai, gedung itu akan dioperasikan Februari 2022. Peresmian akan dilakukan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi di awal 202.

Baca Juga :  Pendapatan Daerah APBD Perubahan Kudus Naik 17,37 Persen

Alasan pembangunan lantai tidak tahun ini, lanjutnya, karena alasan ketersediaan anggaran. Pembangunan lantai tiga akan dilakukan di 2022, yaitu di APBD-Perubahan. Selain gedung lantai tiga akan dianggarkan lift, tempat parkir, dan generator set (genset).
”Diperkirakan total kebutuhan MPP Rp 10 miliar. Itu sudah termasuk pembuatan parkir di depan MPP,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Kudus Revlisianto Subekti menyatakan pengerjaan MPP telah on schedule. Pekerjaan selesai pada 28 Desember nanti.

Sedangkan untuk nilai proyek pengerjaan bangunan dua lantai itu, sesuai dengan kontrak sebesar Rp 6,14 miliar.

”Sampai dengan saat ini masih tepat waktu. Sesuai dengan kontrak pekerjaan,” katanya.
Terkait kelengkapan sarana dan prasarana, seperti meja dan kursi sekaligus peralatan pendukung lainnya, diperkirakan total anggarannya secara keseluruhan khusus gedung MPP hingga Rp 9 miliar.
”Kami akan usulkan kembali untuk membangun lantai tiga dan dilengkapi lift, tempat parkir, generetor set. Jadi totalnya Rp 10 miliar,” tambahnya. (zen)






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

KUDUS – Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kudus merencanakan operasi mal pelayanan publik (MPP) pada Februari 2022. Gedung itu rencananya tiga lantai. Pembangunan dua lantai selesai tahun ini. Sementara pembangunan lantai tiga tahun depan.

Direncanakan ada 23 instansi yang akan menempati gedung itu. Mulai instansi daerah, BUMN dan BUMD, KPP Pratama, Samsat, PLN, BPOM, serta beberapa instansi lainnya.

Bupati Kudus Hartopo bersama dinas terkait meninjau pembangunan mal pelayanan publik kemarin. Dirinya meninjau di lantai pertama dan kedua bangunan MPP itu.

Hartopo mengatakan, pembangunan fisik MPP telah mencapai 95 persen. Sementara sisanya yang belum terpasang adalah fasilitas pendukung di dalam MPP.

”Ini tinggal finishing saja dan memasang mebeler di dalam kantor,” jelasnya.

Pembangunan MPP dua lantai itu diperkirakan bakal selesai pekan depan. Setelah itu mebelernya akan dipasang.

Walaupun baru dibangun dua lantai, gedung itu akan dioperasikan Februari 2022. Peresmian akan dilakukan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi di awal 202.

Baca Juga :  IAIN KUDUS Pelopori KKN Pendampingan Proses Produk Halal

Alasan pembangunan lantai tidak tahun ini, lanjutnya, karena alasan ketersediaan anggaran. Pembangunan lantai tiga akan dilakukan di 2022, yaitu di APBD-Perubahan. Selain gedung lantai tiga akan dianggarkan lift, tempat parkir, dan generator set (genset).
”Diperkirakan total kebutuhan MPP Rp 10 miliar. Itu sudah termasuk pembuatan parkir di depan MPP,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Kudus Revlisianto Subekti menyatakan pengerjaan MPP telah on schedule. Pekerjaan selesai pada 28 Desember nanti.

Sedangkan untuk nilai proyek pengerjaan bangunan dua lantai itu, sesuai dengan kontrak sebesar Rp 6,14 miliar.

”Sampai dengan saat ini masih tepat waktu. Sesuai dengan kontrak pekerjaan,” katanya.
Terkait kelengkapan sarana dan prasarana, seperti meja dan kursi sekaligus peralatan pendukung lainnya, diperkirakan total anggarannya secara keseluruhan khusus gedung MPP hingga Rp 9 miliar.
”Kami akan usulkan kembali untuk membangun lantai tiga dan dilengkapi lift, tempat parkir, generetor set. Jadi totalnya Rp 10 miliar,” tambahnya. (zen)






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

Most Read

Artikel Terbaru

/