alexametrics
23.8 C
Kudus
Thursday, May 26, 2022

Ustad Hamdan Cerita Kedekatan dengan Gus Baha’

KUDUS – Acara tumpengan dan doa bersama tak lantas berakhir setelah semua prosesi selesai. Karena ada Ustad Hamdan yang dikenal sebagai santri Gus Baha’, wartawan Jawa Pos Radar Kudus pun menguliknya.

Namanya bahkan sering disebut saat Gus Baha’ mengaji di Kudus. Dari obrolan terungkap jika ustadz Hamdan alumni pondok Damaran pada 1997. Perjumpaanya dengan Gus Baha ketika ada pengajian di Damaran. Gus Baha mengajar di Damaran karena amanah dari Bu Siti Aminah. Yakni cucu dari pendiri pondok.

”Baha mbokya Damaran ikut dirumati. Diulang,” ucap Ustadz Hamdan menirukan pesan Siti Aminah kepada Gus Baha.


Namun amanat itu tak langsung dituruti Gus Baha’. Baru pada 2010 Gus Baha’ ke sana. Awalnya pas khaul pendiri di bulan Syakban.

Baca Juga :  Kamar Gladak Jadi Saksi Gus Baha’ Mengaji

”Bu nyai kemudian minta satu bulan sekali gitu. Lalu permintaan itu dikabulkan. Beliau ngajar di situ,” jelasnya.

Dari situlah perjumpaan ustad Hamdan dan Gus Baha’. Terikat sebagai murid dan guru saat mengaji. Komunikasi keduanya semakin intens ketika ada kunjungan PBNU ke Kudus. Sebab ustad Hamdan kerap berkonsultasi ke Gus Baha.

”Sehingga dari situ mulai ada kedekatan,” imbuhnya.

Selama menjadi murid Gus Baha’ itu ustad Hamdan menyebut Gus Baha’ memiliki kealiman ilmu yang luar biasa. Sebab Gus Baha’ kerap membawa kitab. Bahkan saat mengobrol sekalipun.

”Saat pengajian dan nyangkut kitab di situ nama saya kadang disebut Gus Baha‘ kala ada pengajian di Kudus. Ada juga ustadz Hamdani, biasa disebut saat gojlok-gojlokan,” tambahnya.

KUDUS – Acara tumpengan dan doa bersama tak lantas berakhir setelah semua prosesi selesai. Karena ada Ustad Hamdan yang dikenal sebagai santri Gus Baha’, wartawan Jawa Pos Radar Kudus pun menguliknya.

Namanya bahkan sering disebut saat Gus Baha’ mengaji di Kudus. Dari obrolan terungkap jika ustadz Hamdan alumni pondok Damaran pada 1997. Perjumpaanya dengan Gus Baha ketika ada pengajian di Damaran. Gus Baha mengajar di Damaran karena amanah dari Bu Siti Aminah. Yakni cucu dari pendiri pondok.

”Baha mbokya Damaran ikut dirumati. Diulang,” ucap Ustadz Hamdan menirukan pesan Siti Aminah kepada Gus Baha.

Namun amanat itu tak langsung dituruti Gus Baha’. Baru pada 2010 Gus Baha’ ke sana. Awalnya pas khaul pendiri di bulan Syakban.

Baca Juga :  Adik Gus Baha' Jabat Ketua PPP Remban

”Bu nyai kemudian minta satu bulan sekali gitu. Lalu permintaan itu dikabulkan. Beliau ngajar di situ,” jelasnya.

Dari situlah perjumpaan ustad Hamdan dan Gus Baha’. Terikat sebagai murid dan guru saat mengaji. Komunikasi keduanya semakin intens ketika ada kunjungan PBNU ke Kudus. Sebab ustad Hamdan kerap berkonsultasi ke Gus Baha.

”Sehingga dari situ mulai ada kedekatan,” imbuhnya.

Selama menjadi murid Gus Baha’ itu ustad Hamdan menyebut Gus Baha’ memiliki kealiman ilmu yang luar biasa. Sebab Gus Baha’ kerap membawa kitab. Bahkan saat mengobrol sekalipun.

”Saat pengajian dan nyangkut kitab di situ nama saya kadang disebut Gus Baha‘ kala ada pengajian di Kudus. Ada juga ustadz Hamdani, biasa disebut saat gojlok-gojlokan,” tambahnya.

Most Read

Artikel Terbaru

/