alexametrics
24.7 C
Kudus
Tuesday, June 28, 2022

Tim KKN-IK IAIN Kudus Sebarkan Pesan Moderasi Beragama

KUDUS – Tim KKN-IK Desa Gamong, Kaliwungu, dan KKN-IK Desa Bae, Kudus, mensosialisasikan moderasi agama melalui media  poster dan seminar. Sebagai narasumber seminar Mohammad Bahauddin, M. Hum, yang merupakan dosen IAIN Kudus.

Kordes KKN-IK IAIN Kudus Desa Gamong 1 Fita Dwi Febriani menjelaskan di desa Gamong terdapat banyak anak-anak. Mereka tersebar di tiga lokasi. Yaitu SD 1 Gamong, SD 2 Gamong, dan MI NU Islamiyyah Gamong.

Dalam poster, dituliskan kata-kata yang singkat dan mudah dipahami anak-anak. Juga ada gambar-gambar menarik. Namun tetap memuat nilai-nilai moderasi. Seperti, Jaga Indonesia, Jaga Kerukunan Bersama, dan Yuk Saling Menghargai.


”Keharmonisan ada ketika kita mampu menghargai perbedaan. Salah satunya adalah perbedaan beragama. Di poster kami juga ada firman-firman Allah serta dalil-dalil Rasulullah tentang menghargai perbedaan atau pilihan orang lain,” tegasnya.

Fita Dwi Febriani menyampaikan selain menempelkan poster, mahasiswa KKN-IK juga sebelumnya telah mensosialisasikan penjelasan maksud dari poster moderasi beragama dan contoh penerapan sikap sehari-hari. Seperti di dalam kelas-kelas yang menjadi tempat belajar dan mengajar.

Baca Juga :  Tiga Pimpinan Komisi Terbentuk, Komisi D Masih Alot

”Benar saja, anak-anak tertarik dan sangat antusias dalam melihat poster dan juga mendengarkan penjelasan maksud dari poster nilai-nilai moderasi beragama tersebut. Dengan begitu, harapannya adalah anak-anak dapat memahami dan menerapkan nilai-nilai moderasi beragama dengan benar dalam sikap berkehidupan sehari-hari,” terangnya.

Sosialisasi tentang moderasi beragama juga dilaksanakan mahasiswa KKN-IK Desa Bae. Kali ini KKN-IK Desa Bae mengadakan kegiatan seminar dan nonton bareng dengan tema peran pemuda dalam Menegakkan Moderasi Beragama di Era Milenial.

Narasumber dalam acara tersebut yaitu Mohammad Bahauddin, M. Hum, yang merupakan dosen IAIN Kudus. Pria yang akrab dipanggil Ustadz Baha menyampaikan bahwa sebelum memahami apa itu moderat harus paham bahwa dalam beragama harus bertauhid yang benar. (Fita Dwi Febriani)

KUDUS – Tim KKN-IK Desa Gamong, Kaliwungu, dan KKN-IK Desa Bae, Kudus, mensosialisasikan moderasi agama melalui media  poster dan seminar. Sebagai narasumber seminar Mohammad Bahauddin, M. Hum, yang merupakan dosen IAIN Kudus.

Kordes KKN-IK IAIN Kudus Desa Gamong 1 Fita Dwi Febriani menjelaskan di desa Gamong terdapat banyak anak-anak. Mereka tersebar di tiga lokasi. Yaitu SD 1 Gamong, SD 2 Gamong, dan MI NU Islamiyyah Gamong.

Dalam poster, dituliskan kata-kata yang singkat dan mudah dipahami anak-anak. Juga ada gambar-gambar menarik. Namun tetap memuat nilai-nilai moderasi. Seperti, Jaga Indonesia, Jaga Kerukunan Bersama, dan Yuk Saling Menghargai.

”Keharmonisan ada ketika kita mampu menghargai perbedaan. Salah satunya adalah perbedaan beragama. Di poster kami juga ada firman-firman Allah serta dalil-dalil Rasulullah tentang menghargai perbedaan atau pilihan orang lain,” tegasnya.

Fita Dwi Febriani menyampaikan selain menempelkan poster, mahasiswa KKN-IK juga sebelumnya telah mensosialisasikan penjelasan maksud dari poster moderasi beragama dan contoh penerapan sikap sehari-hari. Seperti di dalam kelas-kelas yang menjadi tempat belajar dan mengajar.

Baca Juga :  Geruduk Balai Desa, Warga Kudus Protes Akses Jalan Sempit Dibangun Tembok

”Benar saja, anak-anak tertarik dan sangat antusias dalam melihat poster dan juga mendengarkan penjelasan maksud dari poster nilai-nilai moderasi beragama tersebut. Dengan begitu, harapannya adalah anak-anak dapat memahami dan menerapkan nilai-nilai moderasi beragama dengan benar dalam sikap berkehidupan sehari-hari,” terangnya.

Sosialisasi tentang moderasi beragama juga dilaksanakan mahasiswa KKN-IK Desa Bae. Kali ini KKN-IK Desa Bae mengadakan kegiatan seminar dan nonton bareng dengan tema peran pemuda dalam Menegakkan Moderasi Beragama di Era Milenial.

Narasumber dalam acara tersebut yaitu Mohammad Bahauddin, M. Hum, yang merupakan dosen IAIN Kudus. Pria yang akrab dipanggil Ustadz Baha menyampaikan bahwa sebelum memahami apa itu moderat harus paham bahwa dalam beragama harus bertauhid yang benar. (Fita Dwi Febriani)

Most Read

Artikel Terbaru

/