alexametrics
23.2 C
Kudus
Saturday, July 2, 2022

HUT ke-472 Kota Kretek, Hartopo: Kudus Bisa Bangkit!

KUDUS – Bupati Kudus HM Hartopo bersama(Forkopimda, para pejabat pemkab, ulama, dan santri memperingati HUT ke-472 Kabupaten Kudus di Pendapa Kudus tadi malam. Acaranya khotmil Alquran dan tirakatan. Dalam sambutannya Bupati Hartopo berharap masyarakat Kudus bisa bangkit setelah terkena pandemi COvid-19.

”Sesuai tema HUT kali ini yakni Kudus Bangkit,” terang Bupati Kudus Hm Hartopo.

Dalam acara itu seluruh undangan menerapkan prokes ketat. Acara digelar lesehan. Semua duduk bersila di karpet merah.


Mayoritas yang hadir berpakaian putih. Bawahan sarung. Sementara dari kalangan santri memakai sarung dan baju bernuansa hijau.

Sebelum pembacaan Khotmil Quran didahului dengan pemberian hibah kepada beberapa lembaga keagamaan. Seperti Baznas, Forum Komunikasi Diniyah, PC NU dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah. Dengan junlah yang bervariasi. Dari ratusan hingga miliaran.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Bupati Kudus HM Hartopo. Dalam sambutannya Hartopo menyebut momentum hari jadi harus dijadikan refleksi dan ikhtiar bagi warga Kudus dalam menghadapi berbagai persoalan. Terutama terkait Pandemi dan perekonomian.

Baca Juga :  Pengelola RM Bambu Wulung Bantah Pembacokan di Jepara Bermula dari Dangdutan di Tempatnya

”Namun semua harus diiringi dengan bersyukur karena meski situasinya seperti itu Kudus tetap harmonis dan kondusif,” terangnya.

Dia pun berharap peringatan HUT menjadi titik balik untuk bangkit di tengah situasi pandemi dan perekonomian yang kurang baik.

Untuk itu Hartopo berpesan agar masyarakat tidak abai prokes. Sebab jika lengah, bukan tidak mungkin kondisi Covid-19 yang landai kembali meningkat.

”Perkembangan Covid-19 sampai sejauh ini kasusnya rendah. Hanya ada 18 yang menjalani isolasi mandiri dan satu yang dirawat di Rumah sakit,” tambahnya.

Dia pun mengajak semua masyarakat wabil khusus tokoh masyarakat dan kyai untuk ambil bagian agar dalam kegiatan dan aktivitas bisa mengingatkan masyarakat agar tetap patuh dan disiplin pada prokes.

Usai sambutan tersebut dilanjutkan dengan Khotmil Quran yang dibacakan para santri dari Ponpes Yanbu Qur’an. Dan disambung dengan doa.

Terakhir yakni potong tumpeng. Selain di pendopo acara serupa juga diikuti di setiap desa-desa yang ada di Kudus. (zen)






Reporter: Eko Santoso

KUDUS – Bupati Kudus HM Hartopo bersama(Forkopimda, para pejabat pemkab, ulama, dan santri memperingati HUT ke-472 Kabupaten Kudus di Pendapa Kudus tadi malam. Acaranya khotmil Alquran dan tirakatan. Dalam sambutannya Bupati Hartopo berharap masyarakat Kudus bisa bangkit setelah terkena pandemi COvid-19.

”Sesuai tema HUT kali ini yakni Kudus Bangkit,” terang Bupati Kudus Hm Hartopo.

Dalam acara itu seluruh undangan menerapkan prokes ketat. Acara digelar lesehan. Semua duduk bersila di karpet merah.

Mayoritas yang hadir berpakaian putih. Bawahan sarung. Sementara dari kalangan santri memakai sarung dan baju bernuansa hijau.

Sebelum pembacaan Khotmil Quran didahului dengan pemberian hibah kepada beberapa lembaga keagamaan. Seperti Baznas, Forum Komunikasi Diniyah, PC NU dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah. Dengan junlah yang bervariasi. Dari ratusan hingga miliaran.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Bupati Kudus HM Hartopo. Dalam sambutannya Hartopo menyebut momentum hari jadi harus dijadikan refleksi dan ikhtiar bagi warga Kudus dalam menghadapi berbagai persoalan. Terutama terkait Pandemi dan perekonomian.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Berharap Bisyaroh Guru Madin di Kudus Direalisasikan

”Namun semua harus diiringi dengan bersyukur karena meski situasinya seperti itu Kudus tetap harmonis dan kondusif,” terangnya.

Dia pun berharap peringatan HUT menjadi titik balik untuk bangkit di tengah situasi pandemi dan perekonomian yang kurang baik.

Untuk itu Hartopo berpesan agar masyarakat tidak abai prokes. Sebab jika lengah, bukan tidak mungkin kondisi Covid-19 yang landai kembali meningkat.

”Perkembangan Covid-19 sampai sejauh ini kasusnya rendah. Hanya ada 18 yang menjalani isolasi mandiri dan satu yang dirawat di Rumah sakit,” tambahnya.

Dia pun mengajak semua masyarakat wabil khusus tokoh masyarakat dan kyai untuk ambil bagian agar dalam kegiatan dan aktivitas bisa mengingatkan masyarakat agar tetap patuh dan disiplin pada prokes.

Usai sambutan tersebut dilanjutkan dengan Khotmil Quran yang dibacakan para santri dari Ponpes Yanbu Qur’an. Dan disambung dengan doa.

Terakhir yakni potong tumpeng. Selain di pendopo acara serupa juga diikuti di setiap desa-desa yang ada di Kudus. (zen)






Reporter: Eko Santoso

Most Read

Artikel Terbaru

/