alexametrics
31.5 C
Kudus
Thursday, June 23, 2022

Sambut Pilkada 2024, PKB Makin Mesra dengan Gerindra

KUDUS – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra dan DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kudus mesra menyambut Pemilu 2024 mendatang. Kerja sama politik ini, menjadi sinyal tersendiri untuk berkelanjutan mempersiapkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) November 2024 mendatang.

Kemasraan tersebut, terjalin usai pimpinan tertinggi Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PKB Gus Muhaiman Iskandar menjalin kerja sama dan komunikasi intens untuk menyukseskan Pemilu 2024. Koalisi tersebut diberinama Kebangkitan Indonesia Raya.

Melihat kondisi itu, DPC PKB dan DPC Gerindra menggelar silaturahmi kemarin. Tujuannya adalah menindaklanjuti kerja sama tersebut.


Ketua DPC Gerindra Kabupaten Kudus Sulistyo Utomo menyatakan, politik sifatnya dinamis. Begitu pula dengan Pilkada 2024 mendatang. Bisa tercapai kesepakatan maupun tidak dengan DPC PKB Kudus melihat situasi yang terjadi.

Di samping itu, sesuai dengan arahan pimpinan tertinggi partai, para anggota diminta fokus menanap pemilihan presiden (pilpres) dahulu. Baru selanjutnya menatap ke Pilkada 2024.

”Nanti melihat kondisi, saat injury time keputusan bisa berubah. Untuk calonnya nanti melihat siapa yang potensial. Bisa saja Sumuk (Sulis-Mukhasiron),” kelakarnya sambil disambut tawa kedua anggota partai.

Baca Juga :  Pemkab Kudus Membuat Brand Baru 'Kudus Kota Empat Negri', Ini Tujuannya?

Sementara itu, Ketua DPC PKB Kudus Mukhasiron menyatakan pemilihan legislatif (pileg) dan pilpres menjadi konsentrasi bersama. Sebab, untuk pilkada masih ada waktu tersisa setelah kedua pemilu tersebut. ”Jedanya kan lumayan. Antara tujuh hingga delapan bulan. Lewat konsolidasi ini (bersama Gerindra) bisa juga berlanjut lagi,” katanya. ”Keputusan mutlak akan tercapai, jika kedua partai mempunyai visi dan misi yang sama ketika Pilkada 2024 nantinya,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ditanya siapa calon yang potensial untuk maju Pilkada 2024, Mukhasiron akan mencari terlebih dahulu putra daerah yang mumpuni. Salah satunya mampu menyejahterakan masyarakat dan memajukan Kabupaten Kudus.

”Semua serba mungkin (kerja sama Gerindra dan PKB di Pilkada 2024) calonnya harus maslahat untuk masyarakat,” katanya.

Sementara itu, untuk calon presiden 2024 yang diusung apakah Prabowo ataupun Muhaimin, pihaknya menyerahkan keputusan tersebut kepada pimpinan tertinggi partai. Kedua partai siap melaksanakan perintah ketua umum. (gal/lin)






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

KUDUS – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra dan DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kudus mesra menyambut Pemilu 2024 mendatang. Kerja sama politik ini, menjadi sinyal tersendiri untuk berkelanjutan mempersiapkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) November 2024 mendatang.

Kemasraan tersebut, terjalin usai pimpinan tertinggi Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PKB Gus Muhaiman Iskandar menjalin kerja sama dan komunikasi intens untuk menyukseskan Pemilu 2024. Koalisi tersebut diberinama Kebangkitan Indonesia Raya.

Melihat kondisi itu, DPC PKB dan DPC Gerindra menggelar silaturahmi kemarin. Tujuannya adalah menindaklanjuti kerja sama tersebut.

Ketua DPC Gerindra Kabupaten Kudus Sulistyo Utomo menyatakan, politik sifatnya dinamis. Begitu pula dengan Pilkada 2024 mendatang. Bisa tercapai kesepakatan maupun tidak dengan DPC PKB Kudus melihat situasi yang terjadi.

Di samping itu, sesuai dengan arahan pimpinan tertinggi partai, para anggota diminta fokus menanap pemilihan presiden (pilpres) dahulu. Baru selanjutnya menatap ke Pilkada 2024.

”Nanti melihat kondisi, saat injury time keputusan bisa berubah. Untuk calonnya nanti melihat siapa yang potensial. Bisa saja Sumuk (Sulis-Mukhasiron),” kelakarnya sambil disambut tawa kedua anggota partai.

Baca Juga :  Modal Satu Miliar dari Pemprov Jateng Tak Mampu Kaver UMKM di Kudus

Sementara itu, Ketua DPC PKB Kudus Mukhasiron menyatakan pemilihan legislatif (pileg) dan pilpres menjadi konsentrasi bersama. Sebab, untuk pilkada masih ada waktu tersisa setelah kedua pemilu tersebut. ”Jedanya kan lumayan. Antara tujuh hingga delapan bulan. Lewat konsolidasi ini (bersama Gerindra) bisa juga berlanjut lagi,” katanya. ”Keputusan mutlak akan tercapai, jika kedua partai mempunyai visi dan misi yang sama ketika Pilkada 2024 nantinya,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ditanya siapa calon yang potensial untuk maju Pilkada 2024, Mukhasiron akan mencari terlebih dahulu putra daerah yang mumpuni. Salah satunya mampu menyejahterakan masyarakat dan memajukan Kabupaten Kudus.

”Semua serba mungkin (kerja sama Gerindra dan PKB di Pilkada 2024) calonnya harus maslahat untuk masyarakat,” katanya.

Sementara itu, untuk calon presiden 2024 yang diusung apakah Prabowo ataupun Muhaimin, pihaknya menyerahkan keputusan tersebut kepada pimpinan tertinggi partai. Kedua partai siap melaksanakan perintah ketua umum. (gal/lin)






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

Most Read

Artikel Terbaru

/