alexametrics
31.5 C
Kudus
Thursday, June 23, 2022

Nyalakan Lampu Otomatis Nonstop, Satu Rumah di Kudus Hangus Terbakar

KUDUS – Satu rumah di Desa Tumpangkrasak, Kecamatan Jati, terbakar kemarin. Dari pemeriksaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), penyebabnya hubungan pendek arus listrik alias korsleting dari lampu otomatis yang menyala 24 jam nonstop.

Sub Koordinator Kedaruratan dan Logistik BPBD Kudus Munaji mengatakan, pihaknya mengumpulkan data di lokasi kebakaran menemukan penyebabnya korslet listrik dari lampu tersebut. Lokasinya di ruang tamu.

Munadji mengatakan, kejadian ini diketahui sekitar pukul 12.05. Dimulai dari ruang tamu. Kemudian merambat di bagian rumah lain. Saat itu, kondisinya asap hitam mengapul. Warga justru mengira orang yang sedang membakar genting. Sebab, dekat dengan lokasi ada produsen genting. Namun, ternyata asapnya semakin pekat dan akhirnya warga sadar ada kebakaran.

Baca Juga :  Warga Rahtawu Kudus Bikin Pentas Amal “Suk Suk Peng” Peduli Semeru

Warga kemudian bergotong royong mematikan api dengan peralatan seadanya, sebelum pemadam kebaran sampai ke lokasi.

Akibat kejadian ini, hampir 60 persen bangunan rumah hangus terbakar. Kerugiannya ditaksir mencapai Rp 100 juta.

”Atas peristiwa ini, masyarakat di Kudus untuk memastikan semua listrik dalam keadaan mati, bila tak ada orang di rumah. Hal tersebut bisa mencegah terjadinya arus pendek,” terangnya.

Dia mengimbau, selain mengecek instalasi listrik sebelum ditinggal pergi, pihaknya juga menganjurkan untuk mengecek peralatan memasak seperti kompor. ”Sebab, dari peristiwa kebakaran sering disebabkan lupa mematikan kompor,” imbuhnya. (san/lin)






Reporter: Indah Susanti

KUDUS – Satu rumah di Desa Tumpangkrasak, Kecamatan Jati, terbakar kemarin. Dari pemeriksaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), penyebabnya hubungan pendek arus listrik alias korsleting dari lampu otomatis yang menyala 24 jam nonstop.

Sub Koordinator Kedaruratan dan Logistik BPBD Kudus Munaji mengatakan, pihaknya mengumpulkan data di lokasi kebakaran menemukan penyebabnya korslet listrik dari lampu tersebut. Lokasinya di ruang tamu.

Munadji mengatakan, kejadian ini diketahui sekitar pukul 12.05. Dimulai dari ruang tamu. Kemudian merambat di bagian rumah lain. Saat itu, kondisinya asap hitam mengapul. Warga justru mengira orang yang sedang membakar genting. Sebab, dekat dengan lokasi ada produsen genting. Namun, ternyata asapnya semakin pekat dan akhirnya warga sadar ada kebakaran.

Baca Juga :  Jumlah Santri Dibatasi, Fokus Hafalkan Alquran

Warga kemudian bergotong royong mematikan api dengan peralatan seadanya, sebelum pemadam kebaran sampai ke lokasi.

Akibat kejadian ini, hampir 60 persen bangunan rumah hangus terbakar. Kerugiannya ditaksir mencapai Rp 100 juta.

”Atas peristiwa ini, masyarakat di Kudus untuk memastikan semua listrik dalam keadaan mati, bila tak ada orang di rumah. Hal tersebut bisa mencegah terjadinya arus pendek,” terangnya.

Dia mengimbau, selain mengecek instalasi listrik sebelum ditinggal pergi, pihaknya juga menganjurkan untuk mengecek peralatan memasak seperti kompor. ”Sebab, dari peristiwa kebakaran sering disebabkan lupa mematikan kompor,” imbuhnya. (san/lin)






Reporter: Indah Susanti

Most Read

Artikel Terbaru

/