alexametrics
27.8 C
Kudus
Thursday, June 23, 2022

Antusiasme Siswa di Kudus Ikuti Perekaman E-KTP

KUDUS – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kudus memulai program jemput bola di sekolah. Kali ini di SMAN 2 Bae Kudus. Acara itu dilaksanakan Senin (20/6) dan Rabu (22/6). Antusias siswa cukup tinggi. Apalagi pihak sekolah meminta agar jadwal pelaksanaan perekaman bisa ditambah lagi.

Laura, pembina OSIS SMAN 2 Bae Kudus menyebut antusias siswa sangat tinggi ketika mengetahui ada perekamana E-KTP. Karena mereka tidak perlu bingung mengurus dokumen kependudukan tersebut.

”Kebetulan setiap kelas itu ada grup Whatsapp yang di-handle oleh setiap wali kelas. Informasi dari Disdukcapil sendiri kami share langsung di grup dan dapat respon dari siswa bagus,” paparnya.


Apalagi, kata dia, perekaman bertepatan saat siswa sedang menjalani masa libur sekolah. Jadi tidak mengganggu aktivitas kegiatan belajar mengajar. Aktivitas siswa sedang longgar. “Waktunya lebih leluasa dan santai. Apalagi sebentar lagi kan mau pemilihan umum (Pemilu) 2024. Jadi agar lebih cepat terdata,” ujarnya.

Naufal Eka Zaki, salah satu siswa yang sedang naik kelas XII MIPA SMAN 2 Bae itu mengambil E-KTP miliknya ke sekolah kemarin. Ia mengaku sudah melaksanakan perekaman pada Selasa (21/6). Dan esok harinya yakni Rabu (22/6) E-KTP sudah jadi. Ia senang karena kalau tidak diarahkan seperti itu, dia tidak membuat E-KTP.

Baca Juga :  Empat Jabatan Kepala Dinas di Kudus Kosong, Berikut Daftarnya
JEMPUT BOLA: Petugas Disdukcapil Kudus melaksanakan proses perekaman kepada siswa di SMAN 2 Bae Kudus Senin (22/6). (ARIKA KHOIRIYA/RADAR KUDUS)

Naufal dari Desa Panjang, Bae, Kudus. Dia sudah berumur 17 tahun. Ketika sudah mendapatkan E-KTP baru itu rencananya, kata dia, akan digunakan untuk melengkapi syarat proses registrasi aplikasi transportasi online.

”Rasanya lega karena sudah memiliki E-KTP. Ngurusnya tinggal ke sekolah, jadi lebih gampang,” jelasnya.

Kepala Disdukcapil Kudus Eko Hari Djatmiko menyatakan perekaman jemput bola ke sekolah merupakan inovasi jemput bola perekaman E-KTP untuk usia anak sekolah (UAS). Sekaligus menindaklanjuti Surat Kepala Dispermasdes Dukcapil Provinsi Jawa Tengah Nomor 470/891 tanggal 10 Mei 2022, perihal Perekaman Serentak KTP-el di SMA dan SMK di Jawa Tengah.

“Jemput bola di sekolah bagi pemula juga dalam rangka persiapan pemilihan umum (Pemilu) serentak yang akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024. Terutama untuk mengejar capaian wajib KTP,” ungkapnya.

Artinya dengan adanya perekaman E-KTP di sekolah, siswa tak perlu repot-repot atau bingung mengurus KTP. Syaratnya pun mudah hanya dengan membawa fotokopi kartu keluarga (KK).

“Jika bisa tertib administrasi kependudukan, hal itu akan membantu kami untuk memperoleh data kependudukan yang valid dan akurat,” tambahnya. (ark/zen)

KUDUS – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kudus memulai program jemput bola di sekolah. Kali ini di SMAN 2 Bae Kudus. Acara itu dilaksanakan Senin (20/6) dan Rabu (22/6). Antusias siswa cukup tinggi. Apalagi pihak sekolah meminta agar jadwal pelaksanaan perekaman bisa ditambah lagi.

Laura, pembina OSIS SMAN 2 Bae Kudus menyebut antusias siswa sangat tinggi ketika mengetahui ada perekamana E-KTP. Karena mereka tidak perlu bingung mengurus dokumen kependudukan tersebut.

”Kebetulan setiap kelas itu ada grup Whatsapp yang di-handle oleh setiap wali kelas. Informasi dari Disdukcapil sendiri kami share langsung di grup dan dapat respon dari siswa bagus,” paparnya.

Apalagi, kata dia, perekaman bertepatan saat siswa sedang menjalani masa libur sekolah. Jadi tidak mengganggu aktivitas kegiatan belajar mengajar. Aktivitas siswa sedang longgar. “Waktunya lebih leluasa dan santai. Apalagi sebentar lagi kan mau pemilihan umum (Pemilu) 2024. Jadi agar lebih cepat terdata,” ujarnya.

Naufal Eka Zaki, salah satu siswa yang sedang naik kelas XII MIPA SMAN 2 Bae itu mengambil E-KTP miliknya ke sekolah kemarin. Ia mengaku sudah melaksanakan perekaman pada Selasa (21/6). Dan esok harinya yakni Rabu (22/6) E-KTP sudah jadi. Ia senang karena kalau tidak diarahkan seperti itu, dia tidak membuat E-KTP.

Baca Juga :  Tingkatkan Operasi Pasar, Masyarakat Jangan Panic Buying Minyak Goreng
JEMPUT BOLA: Petugas Disdukcapil Kudus melaksanakan proses perekaman kepada siswa di SMAN 2 Bae Kudus Senin (22/6). (ARIKA KHOIRIYA/RADAR KUDUS)

Naufal dari Desa Panjang, Bae, Kudus. Dia sudah berumur 17 tahun. Ketika sudah mendapatkan E-KTP baru itu rencananya, kata dia, akan digunakan untuk melengkapi syarat proses registrasi aplikasi transportasi online.

”Rasanya lega karena sudah memiliki E-KTP. Ngurusnya tinggal ke sekolah, jadi lebih gampang,” jelasnya.

Kepala Disdukcapil Kudus Eko Hari Djatmiko menyatakan perekaman jemput bola ke sekolah merupakan inovasi jemput bola perekaman E-KTP untuk usia anak sekolah (UAS). Sekaligus menindaklanjuti Surat Kepala Dispermasdes Dukcapil Provinsi Jawa Tengah Nomor 470/891 tanggal 10 Mei 2022, perihal Perekaman Serentak KTP-el di SMA dan SMK di Jawa Tengah.

“Jemput bola di sekolah bagi pemula juga dalam rangka persiapan pemilihan umum (Pemilu) serentak yang akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024. Terutama untuk mengejar capaian wajib KTP,” ungkapnya.

Artinya dengan adanya perekaman E-KTP di sekolah, siswa tak perlu repot-repot atau bingung mengurus KTP. Syaratnya pun mudah hanya dengan membawa fotokopi kartu keluarga (KK).

“Jika bisa tertib administrasi kependudukan, hal itu akan membantu kami untuk memperoleh data kependudukan yang valid dan akurat,” tambahnya. (ark/zen)

Most Read

Artikel Terbaru

/