alexametrics
25.2 C
Kudus
Saturday, June 4, 2022

Mesin Boiler PG Rendeng Kudus Terbakar, Satu Pekerja Tewas

KUDUS – Kebakaran menimpa mesin produksi boiler gula PG Rendeng, Kudus pada Kamis (19/5) lalu. Akibatnya, satu orang pekerja tewas. Hingga kini, penyebab kebakaran mesin dan tewasnya pekerja tersebut masih diselidiki.

Baca Juga : Sebatang Kara, Kakek di Kudus yang Tinggal di Gubug Reot 2×1,5 Meter Kini Dipindah ke Panti Jompo

Dari video yang berdurasi sekira 26 detik. Api nampak melumat bagian bawah boiler di sisi selatan. Sebelum adanya api, nampak pula asap hitam yang membumbung ke atas.


Dikonfirmasi adanya insiden kebakaran tersebut, assisten SDM PG Rendeng Rohmad membenarkan kejadian yang terjadi pada Kamis (19/5) siang lalu. Dia menuturkan saat itu belum dilakukan proses produksi gula. Mesin sedang melakukan proses pembersihan ampas.

Dari peristiwa itu, satu orang karyawan dari PT WIKA atau pihak rekanan dikabarkan meninggal dunia pada Minggu (22/5) pukul 16.40. Karyawan yang warga Desa Melati Lor ini sempat dilarikan ke Rumah Sakit Mardirahayu untuk mendapatkan  perawatan.

Baca Juga :  Verifikasi Rampung, 63 Ribu Buruh Di Kudus Bakal Terima BLT Cukai

“Karyawan PT WIKA yang meninggal, pas kebakaran karyawan PG Rendeng sedang vakum. Kami sudah pergi ke rumah duka,” katanya.

Rohmad menambahkan, sebelum kejadian tersebut, pihaknya memastikan penerapan standar K3 sudah berjalan bagus dan semestinya. Hanya saja kecelakaan dan peristiwa tersebut di luar kendali.

“Kerugian belum diketahui, sepenuhnya karyawan yang meninggal tanggung jawab dari rekanan (PT WIKA),” katanya.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan Jawa Pos Radar Kudus telah mencoba menghubungi lewat telepon maupun pesan singkat pihak PT WIKA. Namun, belum ada respon atas insiden kebakaran tersebut. (gal/khim)






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

KUDUS – Kebakaran menimpa mesin produksi boiler gula PG Rendeng, Kudus pada Kamis (19/5) lalu. Akibatnya, satu orang pekerja tewas. Hingga kini, penyebab kebakaran mesin dan tewasnya pekerja tersebut masih diselidiki.

Baca Juga : Sebatang Kara, Kakek di Kudus yang Tinggal di Gubug Reot 2×1,5 Meter Kini Dipindah ke Panti Jompo

Dari video yang berdurasi sekira 26 detik. Api nampak melumat bagian bawah boiler di sisi selatan. Sebelum adanya api, nampak pula asap hitam yang membumbung ke atas.

Dikonfirmasi adanya insiden kebakaran tersebut, assisten SDM PG Rendeng Rohmad membenarkan kejadian yang terjadi pada Kamis (19/5) siang lalu. Dia menuturkan saat itu belum dilakukan proses produksi gula. Mesin sedang melakukan proses pembersihan ampas.

Dari peristiwa itu, satu orang karyawan dari PT WIKA atau pihak rekanan dikabarkan meninggal dunia pada Minggu (22/5) pukul 16.40. Karyawan yang warga Desa Melati Lor ini sempat dilarikan ke Rumah Sakit Mardirahayu untuk mendapatkan  perawatan.

Baca Juga :  BPJS Kesehatan Kudus Klaim Tunggakan Rp 253 Miliar Lunas

“Karyawan PT WIKA yang meninggal, pas kebakaran karyawan PG Rendeng sedang vakum. Kami sudah pergi ke rumah duka,” katanya.

Rohmad menambahkan, sebelum kejadian tersebut, pihaknya memastikan penerapan standar K3 sudah berjalan bagus dan semestinya. Hanya saja kecelakaan dan peristiwa tersebut di luar kendali.

“Kerugian belum diketahui, sepenuhnya karyawan yang meninggal tanggung jawab dari rekanan (PT WIKA),” katanya.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan Jawa Pos Radar Kudus telah mencoba menghubungi lewat telepon maupun pesan singkat pihak PT WIKA. Namun, belum ada respon atas insiden kebakaran tersebut. (gal/khim)






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

Most Read

Artikel Terbaru

/