26.4 C
Kudus
Tuesday, February 7, 2023

Kepesertaan JKN Kelas III Mandiri Tak Dapat Naik Kelas

KUDUS – Menanggapi Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No. 3 Tahun 2023 tentang Standar Tarif Pelayanan Kesehatan dalam Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan, rumah sakit kembali bebenah dalam memperbaiki standart pelayanannya.

Salah satu poin perubahan penting dalam Permenkes tersebut, yakni pasien BPJS Kesehatan kelas III baik dari penerima bantuan iuran dari pemerintah pusat maupun daerah dan kepesertaan mandiri, mulai Senin (24/1) 2023 tidak dapat naik kelas. Sebelumnya, kepesertaan JKN kelas III mandiri dapat naik kelas.

Hal tersebut disampaikan Direktur RS Mardi Rahayu Kudus dr. Pujianto, atas adanya perubahan kepesertaan kelas III mandiri sekarang tidak bisa naik kelas, maka pelayanan di rumah sakit disesuaikan dengan kelas rawat inap standart (KRIS) yang ditetapkan dari Kemenkes.


”Ini perlu diketahui masyarakat. Dulu kelas III yang mandiri boleh naik kelas untuk pelayanan rawat inapnya, berhubung sekarang tidak boleh, kami sudah menyediakan ruang rawat inap kelas III yang tetap memberikan kenyamanan bagi pasien,” ungkapnya.

Seperti, ruangan ber AC, tiap tempat tidur dilengkapi satu outlet oksigen, sampai ventilasi udara yang cukup. Satu ruangan diisi enam kamar, dengan tirai dari bahan tidak berpori sehingga lebih aman dari risiko penyebaran infeksi.

Baca Juga :  Mawar Hartopo Ungkap Alasannya Mundur dari IPEMI Kudus

Sementara, informasi lain yang disampaikan kepesertaan JKN kelas II baik dari perusahaan dan mandiri bisa naik kelas VIP. Pujianto mengatakan, sebelumnya hanya diperbolehkan naik ke kelas I, kalau ingin VIP jadi pasien umum.

”Sekarang ini boleh naik ke VIP dengan ada tambahan biaya. Semua segmen kepesertaan kelas II. Perubahan ini berlaku Senin (24/1). Dan, kami sudah mempersiapkan segalanya. Tujuannya, memberikan pelayanan terbaik kepada pasien, khususnya pasien kepesertaan JKN,” ungkapnya.

Dia menambahkan, RS Mardi Rahayu sudah sejak 2018 mengadakan program Kamar Tersedia Tanpa Tambah Biaya (disingkat KT3B) agar pasien BPJS Kesehatan yang menginginkan dirawat sesuai hak kelasnya.

”Tetapi ruang perawatan sesuai hak kelasnya penuh, dapat dirawat di kelas di atasnya tanpa tambahan biaya dan tanpa batasan hari sampai ruang perawatan sesuai hak kelasnya tersedia,” imbuhnya. (san)






Reporter: Indah Susanti

KUDUS – Menanggapi Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No. 3 Tahun 2023 tentang Standar Tarif Pelayanan Kesehatan dalam Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan, rumah sakit kembali bebenah dalam memperbaiki standart pelayanannya.

Salah satu poin perubahan penting dalam Permenkes tersebut, yakni pasien BPJS Kesehatan kelas III baik dari penerima bantuan iuran dari pemerintah pusat maupun daerah dan kepesertaan mandiri, mulai Senin (24/1) 2023 tidak dapat naik kelas. Sebelumnya, kepesertaan JKN kelas III mandiri dapat naik kelas.

Hal tersebut disampaikan Direktur RS Mardi Rahayu Kudus dr. Pujianto, atas adanya perubahan kepesertaan kelas III mandiri sekarang tidak bisa naik kelas, maka pelayanan di rumah sakit disesuaikan dengan kelas rawat inap standart (KRIS) yang ditetapkan dari Kemenkes.

”Ini perlu diketahui masyarakat. Dulu kelas III yang mandiri boleh naik kelas untuk pelayanan rawat inapnya, berhubung sekarang tidak boleh, kami sudah menyediakan ruang rawat inap kelas III yang tetap memberikan kenyamanan bagi pasien,” ungkapnya.

Seperti, ruangan ber AC, tiap tempat tidur dilengkapi satu outlet oksigen, sampai ventilasi udara yang cukup. Satu ruangan diisi enam kamar, dengan tirai dari bahan tidak berpori sehingga lebih aman dari risiko penyebaran infeksi.

Baca Juga :  Solusi Masalah Kulit, Ella Platinum Hadir di Kudus

Sementara, informasi lain yang disampaikan kepesertaan JKN kelas II baik dari perusahaan dan mandiri bisa naik kelas VIP. Pujianto mengatakan, sebelumnya hanya diperbolehkan naik ke kelas I, kalau ingin VIP jadi pasien umum.

”Sekarang ini boleh naik ke VIP dengan ada tambahan biaya. Semua segmen kepesertaan kelas II. Perubahan ini berlaku Senin (24/1). Dan, kami sudah mempersiapkan segalanya. Tujuannya, memberikan pelayanan terbaik kepada pasien, khususnya pasien kepesertaan JKN,” ungkapnya.

Dia menambahkan, RS Mardi Rahayu sudah sejak 2018 mengadakan program Kamar Tersedia Tanpa Tambah Biaya (disingkat KT3B) agar pasien BPJS Kesehatan yang menginginkan dirawat sesuai hak kelasnya.

”Tetapi ruang perawatan sesuai hak kelasnya penuh, dapat dirawat di kelas di atasnya tanpa tambahan biaya dan tanpa batasan hari sampai ruang perawatan sesuai hak kelasnya tersedia,” imbuhnya. (san)






Reporter: Indah Susanti

Most Read

Artikel Terbaru