alexametrics
24.7 C
Kudus
Wednesday, May 18, 2022

Dinas Pastikan 40 Sekolah Rusak di Kudus Direhab, Anggaran Rp 22 Miliar

KUDUS Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus memastikan sekolah yang ruang kelasnya rusak mulai diperbaiki bulan depan. Data yang sudah dikantongi, berjumlah 40 sekolah dengan anggaran masing-masing Rp 800 juta.

Kepala Disdikpora Kudus Harjuna Widada menjelaskan, saat ini tahap perencanaan. Diperkirakan akhir Maret nanti sudah mulai pembangunan. ”Seperti SD 6 Terban yang beberapa waktu lalu ditinjau Bupati Kudus Hartopo mengalami kerusakan tiga ruang kelas. Yakni kelas I, II, dan III. Plafonnya ambrol, bahkan sempat mengenai jidat siswa, sehingga butuh perbaikan segera,” jelasnya.

Dia menjelaskan, untuk membangun 40 sekolah tersebut, anggarannya bersumber dari APBD 2022 dan dana alokasi khusus (DAK). Totalnya Rp 22 miliar. ”Perbaikan sekolah rusak itu bertahap. Terdekat ini, perbaikan untuk 40 sekolah. Semuanya SD. Ke depan tidak menutup kemungkinan ada perbaikan lagi di sekolah lain,” ujarnya.

Baca Juga :  Elpiji Non-Subsidi Merangkak Naik, Dinas Perdagangan bakal Lakukan Ini

Kasi Sapras Anggun Nugrohi menambahkan, selain anggaran dari APBD, memang ada dari DAK. ”Dana DAK sudah bisa digunakan, karena petunjuk operasionalnya sudah turun pekan lalu,” terangnya.

Dia merinci, rehab kelas yang menggunakan DAK ada empat sekolah. Masing-masing, SD 3 Terban, SD 4 Gondoharum, SMP 1 Dawe, dan SMP 2 Jekulo. Total anggarannya Rp 4 miliar.

Ia menambahkan, dana tersebut bersumber dari anggaran DAK pusat yang totalnya sebesar Rp 38 miliar. Namun, tidak seluruhnya untuk rehab ruangan, tapi ada juga untuk pengadaan laptop senilai Rp 34 miliar.

Dia menambahkan, perbaikan sekolah ini belum semuanya. Sebab, data yang dimiliki ada sekitar 110 sekolah yang mengalami kerusakan ruang kelas. ”Namun, karena anggaran perbaikannya terbatas, 40 sekolah yang masuk skala prioritas dibangun lebih dulu,” imbuhnya. (lin)






Reporter: Indah Susanti

KUDUS Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus memastikan sekolah yang ruang kelasnya rusak mulai diperbaiki bulan depan. Data yang sudah dikantongi, berjumlah 40 sekolah dengan anggaran masing-masing Rp 800 juta.

Kepala Disdikpora Kudus Harjuna Widada menjelaskan, saat ini tahap perencanaan. Diperkirakan akhir Maret nanti sudah mulai pembangunan. ”Seperti SD 6 Terban yang beberapa waktu lalu ditinjau Bupati Kudus Hartopo mengalami kerusakan tiga ruang kelas. Yakni kelas I, II, dan III. Plafonnya ambrol, bahkan sempat mengenai jidat siswa, sehingga butuh perbaikan segera,” jelasnya.

Dia menjelaskan, untuk membangun 40 sekolah tersebut, anggarannya bersumber dari APBD 2022 dan dana alokasi khusus (DAK). Totalnya Rp 22 miliar. ”Perbaikan sekolah rusak itu bertahap. Terdekat ini, perbaikan untuk 40 sekolah. Semuanya SD. Ke depan tidak menutup kemungkinan ada perbaikan lagi di sekolah lain,” ujarnya.

Baca Juga :  BPS Sebut Ini Penyebab Kabupaten Kudus Alami Infasi 0,77 Persen

Kasi Sapras Anggun Nugrohi menambahkan, selain anggaran dari APBD, memang ada dari DAK. ”Dana DAK sudah bisa digunakan, karena petunjuk operasionalnya sudah turun pekan lalu,” terangnya.

Dia merinci, rehab kelas yang menggunakan DAK ada empat sekolah. Masing-masing, SD 3 Terban, SD 4 Gondoharum, SMP 1 Dawe, dan SMP 2 Jekulo. Total anggarannya Rp 4 miliar.

Ia menambahkan, dana tersebut bersumber dari anggaran DAK pusat yang totalnya sebesar Rp 38 miliar. Namun, tidak seluruhnya untuk rehab ruangan, tapi ada juga untuk pengadaan laptop senilai Rp 34 miliar.

Dia menambahkan, perbaikan sekolah ini belum semuanya. Sebab, data yang dimiliki ada sekitar 110 sekolah yang mengalami kerusakan ruang kelas. ”Namun, karena anggaran perbaikannya terbatas, 40 sekolah yang masuk skala prioritas dibangun lebih dulu,” imbuhnya. (lin)






Reporter: Indah Susanti

Most Read

Artikel Terbaru

/