alexametrics
25.4 C
Kudus
Thursday, May 19, 2022

Abai Prokes, Wisata dan Pasar di Kudus Diawasi

KUDUS  – Tempat wisata dan pasar jadi sasaran tim khusus pengawasan kebijakan PPKM Kudus atau Satgas Khusus penanganan Covid-19. Sebab  pengunjung rawan abai protokol kesehatan.

Ketua Tim khusus yang juga Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kudus Kholid Seif meneguran secara lisan terlebih dahulu. Tim khusus, juga telah berkoordinasi dengan dinas terkait soal temuan itu.

“Untuk sdinas terkait juga turut membina semaksimal mungkin dalam hal penerapan protokol kesehatan,” kata Kholid.


Dia mengaku objek wisata maupun pasar yang ditegur, sudah memperbaiki. Namun, ada juga yang memang belum bisa menerapkan prokes dengan maksimal. Seperti di pasar, mengatur pedagang dan pengunjung dari berbagai wilayah, tidak semua orang punya kesadaran yang sama, jadi memang agak susah.

Dia gencar pemantauan dan patrol berkala untuk mengawasi penerapan prokes di Kudus. Ketika nanti ditemukan pelanggaran lagi, maka pihaknya tak segan melayangkan teguran.

Baca Juga :  KKN-IK IAIN Kudus Dorong Potensi Edutourism di Desa Kandangmas

“Kalau untuk sekolah kami percaya ketika semua sudah berprokes, kasus korona di Kudus ini bisa ditekan semaksimal mungkin,” katanya.

Bupati Kudus Hartopo mengatakan, Satgas Khusus memiliki wewenang untuk membubarkan hingga menutup sektor yang dirasa membandel dan sangat abai prokes. Mereka juga telah diberi SK untuk menjalankan tugas tersebut.

“Kayak PTM di sekolah, saya sendiri keliling banyak yang abai prokes. Saya tegur langsung. Satgas Khusus saya perintahkan untuk melayangkan surat teguran. Kalau sampai tiga kali masih dilanggar maka saya akan tutup sekolah. Kudus sekarang masih level 3 PPKM, jangan main-main,” jelasnya.

Pihaknya juga mengajak semua elemen untuk terus dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Hartopo juga berharap masyarakat Kudus bisa terus menyukseskan vaksinasi Covid-19.

Pemkab akan berupaya semaksimal mungkin menekan angka penularan dan membentuk kekebalan komunal.






Reporter: Indah Susanti

KUDUS  – Tempat wisata dan pasar jadi sasaran tim khusus pengawasan kebijakan PPKM Kudus atau Satgas Khusus penanganan Covid-19. Sebab  pengunjung rawan abai protokol kesehatan.

Ketua Tim khusus yang juga Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kudus Kholid Seif meneguran secara lisan terlebih dahulu. Tim khusus, juga telah berkoordinasi dengan dinas terkait soal temuan itu.

“Untuk sdinas terkait juga turut membina semaksimal mungkin dalam hal penerapan protokol kesehatan,” kata Kholid.

Dia mengaku objek wisata maupun pasar yang ditegur, sudah memperbaiki. Namun, ada juga yang memang belum bisa menerapkan prokes dengan maksimal. Seperti di pasar, mengatur pedagang dan pengunjung dari berbagai wilayah, tidak semua orang punya kesadaran yang sama, jadi memang agak susah.

Dia gencar pemantauan dan patrol berkala untuk mengawasi penerapan prokes di Kudus. Ketika nanti ditemukan pelanggaran lagi, maka pihaknya tak segan melayangkan teguran.

Baca Juga :  Selama Sepuluh Bulan, Ada 12 Kasus Perselisihan Perindustrian di Kudus

“Kalau untuk sekolah kami percaya ketika semua sudah berprokes, kasus korona di Kudus ini bisa ditekan semaksimal mungkin,” katanya.

Bupati Kudus Hartopo mengatakan, Satgas Khusus memiliki wewenang untuk membubarkan hingga menutup sektor yang dirasa membandel dan sangat abai prokes. Mereka juga telah diberi SK untuk menjalankan tugas tersebut.

“Kayak PTM di sekolah, saya sendiri keliling banyak yang abai prokes. Saya tegur langsung. Satgas Khusus saya perintahkan untuk melayangkan surat teguran. Kalau sampai tiga kali masih dilanggar maka saya akan tutup sekolah. Kudus sekarang masih level 3 PPKM, jangan main-main,” jelasnya.

Pihaknya juga mengajak semua elemen untuk terus dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Hartopo juga berharap masyarakat Kudus bisa terus menyukseskan vaksinasi Covid-19.

Pemkab akan berupaya semaksimal mungkin menekan angka penularan dan membentuk kekebalan komunal.






Reporter: Indah Susanti

Most Read

Artikel Terbaru

/