alexametrics
25.9 C
Kudus
Wednesday, May 25, 2022

Emak-Emak Di Kudus Diajari Mbatik Untuk Ciptakan Usaha Mandiri

KUDUS – Sebanyak 25 emak-emak diajari membatik kemarin. Usai mendapatkan pelatihan, mereka diharapkan bisa membuka usaha secara mandiri.

Pelatihan ini diselenggarakan di Omah Batik Kudus, Desa Langgardalem RT 04 RW 01, Kecamatan Kota. Pelatihan membatik cap bekerja sama dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Langgardalem.

Penanggung Jawab Produksi Omah Batik Ku Muhammad Fadloli mengatakan, tujuan diadakannya pelatihan tersebut untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru. Peserta yang ikut bisa menciptakan UMKM batik.


“Fokus kami membentuk UMKM batik, pelatihan ada dua macam pelatihan batik tulis dan cap,” katanya.

Pelatihan membatik dilaksanakan hingga hari ini. Sementara motif batik yang dilatihkan bentuknya jenis batik pesisiran.

“Batiknya ciri khas Kudus, polanya pesisiran. Pewarnanya soga seperti warna batik kraton,” katanya.

Dari pantaun, ibu-ibu diajari mengecap batik dengan alat cetakan yang dipanasi. Kain putih yang tepajang di atas meja cap dengan cetakan batik yang telah dicelupkan malam.

Baca Juga :  Terus Bertambah, DKK Kudus Catat 183 Kasus DBD selama Tiga Pekan

Sementara itu, di bagian timur rumah, ada ibu-ibu yang tengah melanjutkan karyanya menyelesaikan membatik tulis.

Sementara itu, salah seorang peserta pelatihan membatik asal Desa Langgardalem Airin Ariani mengaku tidak kesulitan mengikuti pelatihan. Menurutnya membatik cap lebih mudah ketimbang membatik tulis. Akan tetapi membatik cap ada sedikit kesulitan cara mengecap yang pas.

Dia mengaku tertarik untuk mengikuti pelatihan membatik karena ingin membuka usaha batik selepas mengikuti pelatihan. Selain sibuk di bidang usaha katering, membatik akan dijadikan alternatif  usaha barunya.

“Setelah ikut pelatihan mungkin mau buka usaha batik,” ungkapnya. (mal)






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

KUDUS – Sebanyak 25 emak-emak diajari membatik kemarin. Usai mendapatkan pelatihan, mereka diharapkan bisa membuka usaha secara mandiri.

Pelatihan ini diselenggarakan di Omah Batik Kudus, Desa Langgardalem RT 04 RW 01, Kecamatan Kota. Pelatihan membatik cap bekerja sama dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Langgardalem.

Penanggung Jawab Produksi Omah Batik Ku Muhammad Fadloli mengatakan, tujuan diadakannya pelatihan tersebut untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru. Peserta yang ikut bisa menciptakan UMKM batik.

“Fokus kami membentuk UMKM batik, pelatihan ada dua macam pelatihan batik tulis dan cap,” katanya.

Pelatihan membatik dilaksanakan hingga hari ini. Sementara motif batik yang dilatihkan bentuknya jenis batik pesisiran.

“Batiknya ciri khas Kudus, polanya pesisiran. Pewarnanya soga seperti warna batik kraton,” katanya.

Dari pantaun, ibu-ibu diajari mengecap batik dengan alat cetakan yang dipanasi. Kain putih yang tepajang di atas meja cap dengan cetakan batik yang telah dicelupkan malam.

Baca Juga :  Ngantre Solar hingga ke Jalanan Bikin Macet di Kudus

Sementara itu, di bagian timur rumah, ada ibu-ibu yang tengah melanjutkan karyanya menyelesaikan membatik tulis.

Sementara itu, salah seorang peserta pelatihan membatik asal Desa Langgardalem Airin Ariani mengaku tidak kesulitan mengikuti pelatihan. Menurutnya membatik cap lebih mudah ketimbang membatik tulis. Akan tetapi membatik cap ada sedikit kesulitan cara mengecap yang pas.

Dia mengaku tertarik untuk mengikuti pelatihan membatik karena ingin membuka usaha batik selepas mengikuti pelatihan. Selain sibuk di bidang usaha katering, membatik akan dijadikan alternatif  usaha barunya.

“Setelah ikut pelatihan mungkin mau buka usaha batik,” ungkapnya. (mal)






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

Most Read

Artikel Terbaru

/