alexametrics
30 C
Kudus
Tuesday, May 24, 2022

Sepuluh SMP Rusak di Kudus segera Direhab, Ini Daftarnya

KUDUS – Rusak, sepuluh SMP di Kudus segera diperbaiki dengan anggaran APBD 2022. Nominal yang dianggarkan Rp 22 miliar untuk SD dan SMP.

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus Harjuna Widada melalui Kabid Dikdas M.Zubaedi menegaskan, 10 sekolah diantara SMP 2 Gebog, SMP 3 Satap Undaan, SMP 1 Kudus dan lainnya.

“Ada juga untuk bangunan atap lapangan basket dan tenis di SMP 2 Jekulo. Sekolah tersebut masuk skala prioritas dan pembangunan sama dengan SD diperkirakan Februari sudah berjalan,” jelasnya.


Menurutnya, rehab fisik tidak hanya ruang kelas. Beberapa sekolah juga butuh pembangunan jamban. Sebab, kebutuhan yang krusial dan termasuk fasilitas pendukung sekolah, sehingga masuk prioritas.

Dia mengatakan, bantuan APBD itu memang untuk rehab fisik. Berbeda dengan anggaran dana alokasi khusus (DAK) yang prioritas untuk pengadaan IT sebagai penunjang Assesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK).

Dia mengungkapkan 110 sekolah yang diperbaiki terdiri dari SD sebanyak 100 sekolah dan SMP sebanyak 10 sekolah yang tersebar di sembilan kecamatan dengan jumlah sekolah terbanyak untuk tingkat SD di Kecamatan Mejobo dan Kaliwungu masing-masing ada 14 sekolah, disusul Kecamatan Undaan ada 13 sekolah dan paling sedikit di Kecamatan Kota ada enam sekolah.

Baca Juga :  Tak Terjebak Rutinitas, Kedisiplinan ASN Tunjang Kualitas Kerja

Sementara untuk tingkat SMP tersebar di Kecamatan Bae ada dua sekolah, Kecamatan Undaan ada tiga sekolah, Kecamatan Jekulo ada dua sekolah, sementara di Kecamatan Gebog, Kota dan Jati masing-masing satu sekolah.

“Lamanya pengerjaan rehabilitasi gedung sekolah tersebut, berkisar 60 hari. Namun, ada kontraktor yang bisa mengerjakan dalam waktu sebulan,” ujarnya.

Ketika perbaikan, maka proses belajar mengajar siswa bisa memanfaatkan ruangan lain seperti ruang guru maupun perpustakaan atau mengatur jadwal masuknya agar semuanya bisa mengikuti pembelajaran tatap muka. (mal)






Reporter: Indah Susanti

KUDUS – Rusak, sepuluh SMP di Kudus segera diperbaiki dengan anggaran APBD 2022. Nominal yang dianggarkan Rp 22 miliar untuk SD dan SMP.

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus Harjuna Widada melalui Kabid Dikdas M.Zubaedi menegaskan, 10 sekolah diantara SMP 2 Gebog, SMP 3 Satap Undaan, SMP 1 Kudus dan lainnya.

“Ada juga untuk bangunan atap lapangan basket dan tenis di SMP 2 Jekulo. Sekolah tersebut masuk skala prioritas dan pembangunan sama dengan SD diperkirakan Februari sudah berjalan,” jelasnya.

Menurutnya, rehab fisik tidak hanya ruang kelas. Beberapa sekolah juga butuh pembangunan jamban. Sebab, kebutuhan yang krusial dan termasuk fasilitas pendukung sekolah, sehingga masuk prioritas.

Dia mengatakan, bantuan APBD itu memang untuk rehab fisik. Berbeda dengan anggaran dana alokasi khusus (DAK) yang prioritas untuk pengadaan IT sebagai penunjang Assesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK).

Dia mengungkapkan 110 sekolah yang diperbaiki terdiri dari SD sebanyak 100 sekolah dan SMP sebanyak 10 sekolah yang tersebar di sembilan kecamatan dengan jumlah sekolah terbanyak untuk tingkat SD di Kecamatan Mejobo dan Kaliwungu masing-masing ada 14 sekolah, disusul Kecamatan Undaan ada 13 sekolah dan paling sedikit di Kecamatan Kota ada enam sekolah.

Baca Juga :  Mesin Boiler PG Rendeng Kudus Terbakar, Satu Pekerja Tewas

Sementara untuk tingkat SMP tersebar di Kecamatan Bae ada dua sekolah, Kecamatan Undaan ada tiga sekolah, Kecamatan Jekulo ada dua sekolah, sementara di Kecamatan Gebog, Kota dan Jati masing-masing satu sekolah.

“Lamanya pengerjaan rehabilitasi gedung sekolah tersebut, berkisar 60 hari. Namun, ada kontraktor yang bisa mengerjakan dalam waktu sebulan,” ujarnya.

Ketika perbaikan, maka proses belajar mengajar siswa bisa memanfaatkan ruangan lain seperti ruang guru maupun perpustakaan atau mengatur jadwal masuknya agar semuanya bisa mengikuti pembelajaran tatap muka. (mal)






Reporter: Indah Susanti

Most Read

Artikel Terbaru

/