alexametrics
23.2 C
Kudus
Saturday, July 2, 2022

KKN IK IAIN Kudus Adakan Aksi Bersih Desa

KUDUS – Pemerintah Desa Janggalan berkolaborasi dengan peserta KKN IK IAIN Kudus memperingati World Clean Up Day dan Hari jadi ke-472 Kota Kudus pada (19/9). Dimulai dengan membuat mural di sepanjang tembok gang Pondok Kaligawen. Dilanjut kerja bakti di seluruh wilayah Desa Janggalan dengan titik fokus area Kaligawen.

Abdul Jalil, selaku Dosen Pendamping Lapangan KKN-IK Desa Janggalan ikut serta dalam acara tersebut. Selain itu, acara juga dihadiri Mawar Hartopo, istri Bupati Kota Kudus.

Noor Azis, kepala Desa Janggalan meyampaikan kegiatan bersih-bersih ini selain dalam rangka menyemarakkan World Clean Up Day dan Hari Jadi Kota Kudus, juga menjadi salah satu langkah awal dalam mempersiapkan Desa Wisata Janggalan.


Mawar Hartopo sangat mengapresiasi terlaksananya kegiatan ini. Sekaligus mendukung terwujudnya program ini. Dia optimistis Desa Janggalan mampu melestarikan kembali nilai-nilai budaya para leluhur.

Muhammad Saifudin, selaku koordinator kelompok KKN-IK IAIN Kudus Desa Janggalan mengatakan kegiatan bersih-bersih menjadi langkah nyata untuk menjadikan Desa Janggalan menjadi Desa Wisata. Kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan adanya potensi wisata. Janggalan tampil sebagai monitor lahirnya kota lama yang dikenal dengan Kudus “Jerusalem Van Java”.

Baca Juga :  Absen Guru di Kudus Kini Cukup Setor Wajah di Sekolah Inti

Purnawirawan, Ketua WDC sangat mengapresiasi kegiatan Resik-Resik Kampung yang diadakan Pemerintah Desa Janggalan bersama para mahasiswa KKN IK IAIN Kudus.

Sebagai bentuk dukungan dari IAIN Kudus Mohammad Dzofir, ketua LPPM turut hadir dalam kegiatan bersih-bersih Desa Janggalan. Dzofir merasa bangga dengan sinergitas yang dibangun peserta KKN IK dengan pemerintah desa dan warga Desa Janggalan. Dzofir berharap mahasiswa dapat menimba pengalaman sekaligus melaksanakan pengabdiannya kepada masyarakat secara optimal.

Pelaku UMKM Desa Janggalan juga ikut memeriahkan kegiatan World Clean Up Day dengan membuat mini stan di area rumah adat Kudus H. Mudrik (alm). Di antaranya ada stan bordir, batik Janggalan, mukena ihram, minuman tradisional, dan beberapa makanan khas Kudus yang jangan dijumpai. (KKN-IK IAIN KUDUS/*)

 

KUDUS – Pemerintah Desa Janggalan berkolaborasi dengan peserta KKN IK IAIN Kudus memperingati World Clean Up Day dan Hari jadi ke-472 Kota Kudus pada (19/9). Dimulai dengan membuat mural di sepanjang tembok gang Pondok Kaligawen. Dilanjut kerja bakti di seluruh wilayah Desa Janggalan dengan titik fokus area Kaligawen.

Abdul Jalil, selaku Dosen Pendamping Lapangan KKN-IK Desa Janggalan ikut serta dalam acara tersebut. Selain itu, acara juga dihadiri Mawar Hartopo, istri Bupati Kota Kudus.

Noor Azis, kepala Desa Janggalan meyampaikan kegiatan bersih-bersih ini selain dalam rangka menyemarakkan World Clean Up Day dan Hari Jadi Kota Kudus, juga menjadi salah satu langkah awal dalam mempersiapkan Desa Wisata Janggalan.

Mawar Hartopo sangat mengapresiasi terlaksananya kegiatan ini. Sekaligus mendukung terwujudnya program ini. Dia optimistis Desa Janggalan mampu melestarikan kembali nilai-nilai budaya para leluhur.

Muhammad Saifudin, selaku koordinator kelompok KKN-IK IAIN Kudus Desa Janggalan mengatakan kegiatan bersih-bersih menjadi langkah nyata untuk menjadikan Desa Janggalan menjadi Desa Wisata. Kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan adanya potensi wisata. Janggalan tampil sebagai monitor lahirnya kota lama yang dikenal dengan Kudus “Jerusalem Van Java”.

Baca Juga :  Stop Minibus, Bea Cukai Kudus Ciduk 160 Ribu Batang Rokok Ilegal

Purnawirawan, Ketua WDC sangat mengapresiasi kegiatan Resik-Resik Kampung yang diadakan Pemerintah Desa Janggalan bersama para mahasiswa KKN IK IAIN Kudus.

Sebagai bentuk dukungan dari IAIN Kudus Mohammad Dzofir, ketua LPPM turut hadir dalam kegiatan bersih-bersih Desa Janggalan. Dzofir merasa bangga dengan sinergitas yang dibangun peserta KKN IK dengan pemerintah desa dan warga Desa Janggalan. Dzofir berharap mahasiswa dapat menimba pengalaman sekaligus melaksanakan pengabdiannya kepada masyarakat secara optimal.

Pelaku UMKM Desa Janggalan juga ikut memeriahkan kegiatan World Clean Up Day dengan membuat mini stan di area rumah adat Kudus H. Mudrik (alm). Di antaranya ada stan bordir, batik Janggalan, mukena ihram, minuman tradisional, dan beberapa makanan khas Kudus yang jangan dijumpai. (KKN-IK IAIN KUDUS/*)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/