alexametrics
29.4 C
Kudus
Monday, June 27, 2022

Pemdes Tumpangkrasak Kudus Fokus Adakan Gelaran Donor Darah dan Bentuk FKD

KUDUS – Pemerintah Desa Tumpangkrasak mengadakan kegiatan donor darah pada (19/6). Kegiatan donor darah yang sebelumnya hanya diadakan setahun sekali itupun, mulai tahun ini akan dilaksanakan dua kali. Selain itu, pemdes juga akan membentuk forum kesehatan desa (FKD).

Kepala Desa Tumpangkrasak Sarjoko Saputro mengatakan tujuan penambahan itu untuk mendorong masyarakat pentingnya donor darah.

Dia juga menyampaikan akan membetuk komunitas bank darah melalui FKD. Forum tersebut, kata dia, bisa menginformasi kepada masyarakat terkait golongan darah serta stok darah.


“Dengan FKD itu juga nantinya bertugas memberi imbauan dan pemeriksaan (cek kesehatan),” katanya.

Untuk memberi semangat kepada warga, dalam kegiatan donor darah kali ini pun pihaknya juga menyertakan dooprize dengan hadiah berupa peralatan rumah tangga. Panitia juga menyediakan hiburan akustik yang dimainkan warga Desa Tumpangkrasak itu sendiri.

Baca Juga :  Peringati Women's Day, Mahasiswa di Kudus Desak Pemerintah Sahkan RUU TPKS

Camat Jati Fiza Akbar menyatakan dengan adanya penambahan kegiatan donor darah  sebanyak dua kali dalam setahun itu menjadi wujud kemanusiaan dari warga desa. Hal itu patut dijadikan contoh untuk desa-desa lain, khususnya yang berada di wilayah Kecamatan Jati. Dengan donor darah, warga bisa menyalurkan rasa saling berbagi dan peduli. (ark/mal)

KUDUS – Pemerintah Desa Tumpangkrasak mengadakan kegiatan donor darah pada (19/6). Kegiatan donor darah yang sebelumnya hanya diadakan setahun sekali itupun, mulai tahun ini akan dilaksanakan dua kali. Selain itu, pemdes juga akan membentuk forum kesehatan desa (FKD).

Kepala Desa Tumpangkrasak Sarjoko Saputro mengatakan tujuan penambahan itu untuk mendorong masyarakat pentingnya donor darah.

Dia juga menyampaikan akan membetuk komunitas bank darah melalui FKD. Forum tersebut, kata dia, bisa menginformasi kepada masyarakat terkait golongan darah serta stok darah.

“Dengan FKD itu juga nantinya bertugas memberi imbauan dan pemeriksaan (cek kesehatan),” katanya.

Untuk memberi semangat kepada warga, dalam kegiatan donor darah kali ini pun pihaknya juga menyertakan dooprize dengan hadiah berupa peralatan rumah tangga. Panitia juga menyediakan hiburan akustik yang dimainkan warga Desa Tumpangkrasak itu sendiri.

Baca Juga :  Antisipasi Rebutan Pelanggan, Pemkab Kudus Bikin Mapping PDAM dan Pamsimas

Camat Jati Fiza Akbar menyatakan dengan adanya penambahan kegiatan donor darah  sebanyak dua kali dalam setahun itu menjadi wujud kemanusiaan dari warga desa. Hal itu patut dijadikan contoh untuk desa-desa lain, khususnya yang berada di wilayah Kecamatan Jati. Dengan donor darah, warga bisa menyalurkan rasa saling berbagi dan peduli. (ark/mal)

Most Read

Artikel Terbaru

/