alexametrics
29.4 C
Kudus
Monday, June 27, 2022

Desa Menawan Kudus Gelar Parade Seni Budaya Usung Tema Menawan Mantu

KUDUS – Desa Menawan menggelar parade seni budaya di area Balai Diklat Sonyawarih dengan mengusung tema Menawan Mantu. Acara berisi pertunjukan hingga melukis on the spot, dan fotografi.

Koordinator Pentas Seni Menawan Mantu Muh Ribowo mengatakan acara mantu itu dilaksanakan di area seluas 1,5 hektare. Di sana ada warga yang pentas seni tari, drama, hingga melukis. Warga lainnya berjualan.

“Tujuannya tentu untuk memperkenalkan produk UMKM serta hasil karya seni dari warga Desa Menawan. Serta memberi ruang kepada anak-anak yang mempunyai potensi,” jelasnya


Ke depan, acara tersebut akan menjadi agenda tahunan. Termasuk setiap ada pentas seni budaya itu akan selalu ditutup dengan sarasehan budaya. Tujuan sarasehan itu sendiri, untuk mencari jati diri dari Desa Menawan.

LUKIS: Dalam parade seni ini, warga juga unjuk kebolehan dengan melukis di lokasi. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Dalam parade seni budaya tersebut hadir Mawar Hartopo dengan didampingi Camat Gebog, Kepala Desa Menawan, serta tamu undangan lainnya mengimbarkan burung emprit.

Baca Juga :  Temukan 100 Kerbau Suspek PMK, DPRD Kudus Minta Dispertan Perlu Intensifkan Pengobatan

Selanjutnya, Mawar tampak diajak oleh pihak desa untuk menengok sejumlah kreasi seni lukis, fotografi, mozaik yang dipamerkan di gedung area lapangan Buper tersebut. Setelah itu ia juga berkesempatan untuk menyambangi semua lapak UMKM yang digelar warga. Hal yang unik yakni saat Mawar hendak berpamitan, panitia membawa sseserahan lamaran sesuai dengan tema Menawan Mantu.

Mawar juga sempat menantang kepada tim karang taruna Desa Menawan untuk bisa mengadakan summer camp tahun depan. Tujuannya agar dapat mengedukasi anak-anak masa kini tentang manfaat permainan tradisional.

Kepala Desa Menawan Tri Lestari menyatakan pergelaran para seni tersebut bisa membuka wajah baru Desa Menawan. Inovasi yang sudah berjalan itu tentu untuk membangun Desa Menawan. (ark/mal)

KUDUS – Desa Menawan menggelar parade seni budaya di area Balai Diklat Sonyawarih dengan mengusung tema Menawan Mantu. Acara berisi pertunjukan hingga melukis on the spot, dan fotografi.

Koordinator Pentas Seni Menawan Mantu Muh Ribowo mengatakan acara mantu itu dilaksanakan di area seluas 1,5 hektare. Di sana ada warga yang pentas seni tari, drama, hingga melukis. Warga lainnya berjualan.

“Tujuannya tentu untuk memperkenalkan produk UMKM serta hasil karya seni dari warga Desa Menawan. Serta memberi ruang kepada anak-anak yang mempunyai potensi,” jelasnya

Ke depan, acara tersebut akan menjadi agenda tahunan. Termasuk setiap ada pentas seni budaya itu akan selalu ditutup dengan sarasehan budaya. Tujuan sarasehan itu sendiri, untuk mencari jati diri dari Desa Menawan.

LUKIS: Dalam parade seni ini, warga juga unjuk kebolehan dengan melukis di lokasi. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Dalam parade seni budaya tersebut hadir Mawar Hartopo dengan didampingi Camat Gebog, Kepala Desa Menawan, serta tamu undangan lainnya mengimbarkan burung emprit.

Baca Juga :  Temukan 100 Kerbau Suspek PMK, DPRD Kudus Minta Dispertan Perlu Intensifkan Pengobatan

Selanjutnya, Mawar tampak diajak oleh pihak desa untuk menengok sejumlah kreasi seni lukis, fotografi, mozaik yang dipamerkan di gedung area lapangan Buper tersebut. Setelah itu ia juga berkesempatan untuk menyambangi semua lapak UMKM yang digelar warga. Hal yang unik yakni saat Mawar hendak berpamitan, panitia membawa sseserahan lamaran sesuai dengan tema Menawan Mantu.

Mawar juga sempat menantang kepada tim karang taruna Desa Menawan untuk bisa mengadakan summer camp tahun depan. Tujuannya agar dapat mengedukasi anak-anak masa kini tentang manfaat permainan tradisional.

Kepala Desa Menawan Tri Lestari menyatakan pergelaran para seni tersebut bisa membuka wajah baru Desa Menawan. Inovasi yang sudah berjalan itu tentu untuk membangun Desa Menawan. (ark/mal)

Most Read

Artikel Terbaru

/