alexametrics
29.2 C
Kudus
Thursday, May 12, 2022

Bupati Kudus Perbolehkan Takbir Keliling, Begini Syaratnya

KUDUS – Bupati Kudus HM Hartopo mengaku tidak mempermasalahkan warganya menggelar takbir keliling dalam perayaan Hari Raya Idul fitri 2022 mendatang. Meski demikian, hingga kini pihaknya masih menunggu aturan resmi dari pemerintah pusat maupun provinsi terkait pelaksanaan kegiatan tersebut.

Baca Juga : Terkuak! Ternyata Ini Motif Bapak di Kudus Tega Bakar Istri dan Bayinya

Nantinya, jika tidak ada imbauan dari pusat. Maka Pemkab Kudus akan memperbolehkan warganya untuk melakukan perayaan tersebut.


Bupati Kudus HM Hartopo menuturkan secara pribadi tidak mempermasalahkan jika nantinya takbir keliling diadakan. Mengingat, momen Hari Raya Idul Fitri hanya sekali dalam setahun.

“Boleh saja, tapi syaratnya tetap harus dengan prokes. Teknisnya nanti mungkin bisa dilaksanakan dengan peserta yang dibatasi. Kalau saya boleh, cuma ya terbatas dan berprokes itu saja. Saya kira itu cukup,” ujarnya kepada wartawan pada Selasa (19/4).

Baca Juga :  Minyak Goreng Dijual Satu Harga Cuma Rp 14 Ribu/Liter

Meski demikian, Hartopo mengaku belum bisa menjamin kegiatan tersebut sepenuhnya. Mengingat, pemda harus patuh dengan aturan yang ada di pusat. Agar tidak tumpang tindih.

Dia menambahkan, hingga kini pihaknya masih menunggu keputusan resmi. Khususnya dari Kementerian Agama. “Untuk pastinya belum tahu juga. Ya, nanti ita tunggu saja aturan dari pusat seperti apa,” tambahnya.

Terpisah, Hartopo juga mengimbau kepada warganya untuk selalu menjaga prokes. Terutama ketika berada dalam kerumunan. Menurutnya, hal tersebut perlu dilakukan agar tidak terjadi lonjakan kasus seperti lebaran tahun lalu. (khim)

KUDUS – Bupati Kudus HM Hartopo mengaku tidak mempermasalahkan warganya menggelar takbir keliling dalam perayaan Hari Raya Idul fitri 2022 mendatang. Meski demikian, hingga kini pihaknya masih menunggu aturan resmi dari pemerintah pusat maupun provinsi terkait pelaksanaan kegiatan tersebut.

Baca Juga : Terkuak! Ternyata Ini Motif Bapak di Kudus Tega Bakar Istri dan Bayinya

Nantinya, jika tidak ada imbauan dari pusat. Maka Pemkab Kudus akan memperbolehkan warganya untuk melakukan perayaan tersebut.

Bupati Kudus HM Hartopo menuturkan secara pribadi tidak mempermasalahkan jika nantinya takbir keliling diadakan. Mengingat, momen Hari Raya Idul Fitri hanya sekali dalam setahun.

“Boleh saja, tapi syaratnya tetap harus dengan prokes. Teknisnya nanti mungkin bisa dilaksanakan dengan peserta yang dibatasi. Kalau saya boleh, cuma ya terbatas dan berprokes itu saja. Saya kira itu cukup,” ujarnya kepada wartawan pada Selasa (19/4).

Baca Juga :  Tabungan Rp 5,8 Miliar Hilang, Warga Kudus Gugat Bank Mandiri

Meski demikian, Hartopo mengaku belum bisa menjamin kegiatan tersebut sepenuhnya. Mengingat, pemda harus patuh dengan aturan yang ada di pusat. Agar tidak tumpang tindih.

Dia menambahkan, hingga kini pihaknya masih menunggu keputusan resmi. Khususnya dari Kementerian Agama. “Untuk pastinya belum tahu juga. Ya, nanti ita tunggu saja aturan dari pusat seperti apa,” tambahnya.

Terpisah, Hartopo juga mengimbau kepada warganya untuk selalu menjaga prokes. Terutama ketika berada dalam kerumunan. Menurutnya, hal tersebut perlu dilakukan agar tidak terjadi lonjakan kasus seperti lebaran tahun lalu. (khim)

Most Read

Artikel Terbaru

/