alexametrics
31.2 C
Kudus
Thursday, June 30, 2022

KKN Mahasiswa IAIN Kudus dan Masyarakat Budidaya Tanaman Hidroponik

KUDUS – KKN Mahasiswa IAIN Kudus mengikuti budidaya tanaman hidroponik dalam program Kampung Iklim (Proklim) Kelurahan Purwosari, Kota, Kudus, belum lama ini.

ProKlim itu dilaksanakan dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam penguatan kapasitas adaptasi terhadap dampak perubahan iklim. Juga penurunan emisi karbondioksida serta memberikan pengakuan terhadap upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.

Kordes KKN-IK Kudus Kelurahan Purwosari Fachrur Riza menyampaikan bahwa timnya ikut serta dalam menyukseskan Program Kampung Iklim (ProKlim) salah satunya dalam Budidaya Tanaman Hidroponik yaitu penanaman bibit selada.


”Dalam kegiatan ini bahan yang digunakan yaitu pipa bekas, gelas plastik bekas, rockwool, nutrisi ab mix, dan benih selada dengan penggunaan bahan bekas yang ada dapat membantu mengurangi jumlah sampah yang berkembang biak di pusat-pusat pelayanan sampah TPA,” ungkapnya.

Dalam budidaya tanaman hidroponik yang pertama melakukan pembibitan dan diberi nutrisi. Dalam pembibitan dibutuhkan 14-28 hari. Setelah itu dapat dipindahkan di dalam pipa yang telah dibuat sebelumnya.

Perlu diperhatikan juga dalam pembuatan pipa vertikal yaitu ukur luas lahan yang digunakan. Gambar kerangka instalasi terlebih dahulu. Ukuran pipa harus disesuaikan. Dan pastikan instalasi berjalan baik.

Baca Juga :  Polisi Sidak Stok Minyak Goreng di Sejumlah Pasar Kudus, Ini Hasilnya

”Apakah air mampu mengalir di segala sisi instalasi atau tidak? Sehingga larutan nutrisi nantinya bisa mengalir ke semua paralon sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik,” terangnya.

Lurah Purwosari Muchammad Zainuddin, S.STP memberi dorongan dalam menciptakan kelurahan mandiri yaitu menggerakkan roda masyarakatnya. Tanpa harus bergantung dengan anggaran pemerintah dalam kegiatan Proklim.

”Hidroponik salah satu sistem tanam yang sedang tren. Khususnya wilayah perkotaan bisa menggunakan hidroponik dalam pemanfaatan lahan terbatas agar lebih produktivitas,” imbuh Heri selaku pengurus Karang Taruna Kelurahan Purwosari.

Irma Yuniar Wardhani, M. Pd. selaku DPL KKN IK Kelurahan Purwosari Kudus mendukung dan memantau setiap program mahasiswa KKN di Kelurahan Purwosari.

”Program budidaya tanaman hidroponik ini juga bersinergi, sejalan dan juga mendukung Proklim program yang sudah dilaksanakan di Kelurahan Purwosari bulan kemarin. Kelurahan Purwosari potensial sekali untuk dilakukan kegiatan berupa budidaya tanaman hidroponik ini,” jelasnya.

Irma dan tim KKN berharap meskipun nanti mahasiswa sudah selesai KKN manfaatnya tetap dirasakan oleh masyarakat desa atau masyarakat Kelurahan Purwosari. (rahma/yusi)

KUDUS – KKN Mahasiswa IAIN Kudus mengikuti budidaya tanaman hidroponik dalam program Kampung Iklim (Proklim) Kelurahan Purwosari, Kota, Kudus, belum lama ini.

ProKlim itu dilaksanakan dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam penguatan kapasitas adaptasi terhadap dampak perubahan iklim. Juga penurunan emisi karbondioksida serta memberikan pengakuan terhadap upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.

Kordes KKN-IK Kudus Kelurahan Purwosari Fachrur Riza menyampaikan bahwa timnya ikut serta dalam menyukseskan Program Kampung Iklim (ProKlim) salah satunya dalam Budidaya Tanaman Hidroponik yaitu penanaman bibit selada.

”Dalam kegiatan ini bahan yang digunakan yaitu pipa bekas, gelas plastik bekas, rockwool, nutrisi ab mix, dan benih selada dengan penggunaan bahan bekas yang ada dapat membantu mengurangi jumlah sampah yang berkembang biak di pusat-pusat pelayanan sampah TPA,” ungkapnya.

Dalam budidaya tanaman hidroponik yang pertama melakukan pembibitan dan diberi nutrisi. Dalam pembibitan dibutuhkan 14-28 hari. Setelah itu dapat dipindahkan di dalam pipa yang telah dibuat sebelumnya.

Perlu diperhatikan juga dalam pembuatan pipa vertikal yaitu ukur luas lahan yang digunakan. Gambar kerangka instalasi terlebih dahulu. Ukuran pipa harus disesuaikan. Dan pastikan instalasi berjalan baik.

Baca Juga :  Antusiasme Masyarakat Kudus Ikuti Vaksinasi Covid-19 Tinggi

”Apakah air mampu mengalir di segala sisi instalasi atau tidak? Sehingga larutan nutrisi nantinya bisa mengalir ke semua paralon sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik,” terangnya.

Lurah Purwosari Muchammad Zainuddin, S.STP memberi dorongan dalam menciptakan kelurahan mandiri yaitu menggerakkan roda masyarakatnya. Tanpa harus bergantung dengan anggaran pemerintah dalam kegiatan Proklim.

”Hidroponik salah satu sistem tanam yang sedang tren. Khususnya wilayah perkotaan bisa menggunakan hidroponik dalam pemanfaatan lahan terbatas agar lebih produktivitas,” imbuh Heri selaku pengurus Karang Taruna Kelurahan Purwosari.

Irma Yuniar Wardhani, M. Pd. selaku DPL KKN IK Kelurahan Purwosari Kudus mendukung dan memantau setiap program mahasiswa KKN di Kelurahan Purwosari.

”Program budidaya tanaman hidroponik ini juga bersinergi, sejalan dan juga mendukung Proklim program yang sudah dilaksanakan di Kelurahan Purwosari bulan kemarin. Kelurahan Purwosari potensial sekali untuk dilakukan kegiatan berupa budidaya tanaman hidroponik ini,” jelasnya.

Irma dan tim KKN berharap meskipun nanti mahasiswa sudah selesai KKN manfaatnya tetap dirasakan oleh masyarakat desa atau masyarakat Kelurahan Purwosari. (rahma/yusi)

Most Read

Artikel Terbaru

/