alexametrics
25.6 C
Kudus
Saturday, May 28, 2022

Solar Langka di Kudus, Sopir Truk Rela Antre Panjang di SPBU

KUDUS – Sopir truk dan mobil rela antre panjang mendapatkan solar di SPBU Karawang nomor 44 593 09, Hadipolo, Jekulo, Kudus. Beberapa sopir mengaku sudah antre setengah jam tapi belum dapat solar. Bahan bakar minyak (BBM) jenis itu di beberapa SPBU lain di Kudus maupun daerah sekitarnya juga habis.

Ada puluhan truk hingga mobil yang mengular. Bahkan sampai di jalan. Mengakibatkan kemacetan di Jalan Kudus-Pati. Terutama dari arah Kudus. Sementara pada SPBU lainnya yakni di SPBU Dersalam terpaksa tutup sejak siang karena stok BBM habis.

Seorang sopir truk Joko mengaku telah mengantre di SPBU Karawang selama setengah jam. Namun tak kunjung mengisi karena antre. Dia sendiri melakukan perjalanan dari Semarang hendak ke Malang. ”Dari Semarang pada habis. Tiap SPBU banyak kosong. Sehingga mumpung ini ada (BBM, Red) saya rela antre,” jelasnya.


Pengendara mobil lainnya, Ilham warga Demak mengaku hendak menuju Rembang. Dia mengeluh dengan langkanya ketersediaan solar di SPBU. Dia kesulitan mencari solar sejak Jumat (15/10).

”Tadi sempat berhenti di beberapa SPBU. Tapi solarnya kosong. Jadi ini mumpung ada ya antre di sini,” katanya.

Brasto Galih Nugroho Unit Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Pemasaran Regional Jawa Bagian Tengah Subholding Commercial & Trading menjelaskan adanya antrean itu efek dari kembali meningkatnya aktivitas bisnis dan mobilitas di masyarakat.

Baca Juga :  Dandangan di Kudus Digelar atau Tidak? Tunggu Dua Pekan Lagi

Sehingga berdampak pada terbatasnya atau langkanya stok di beberapa SPBU karena meningginya permintaan BBM. Imbasnya beberapa SPBU yang masih terdapat stok diserbu pengendara.

”Untuk itu saat  ini, Pertamina sedang dalam penyesuaian untuk menyesuaikan demand di lapangan. Dan dapat dipastikan bahwa stok BBM dan antrean akan terurai dalam waktu dekat,” jelasnya

Terkait kenaikan konsumsi signifikan solar subsidi di SPBU 44.593.09 Kerawang, Kecamatan Jekulo, Kudus, Pertamina berkomitmen untuk memenuhinya dan paralel berkoordinasi dengan BPH Migas untuk terkait kuota Solar subsidi. Pertamina Patra Niaga terus memastikan stok maupun proses penyaluran (supply chain) aman berjalan dengan baik, bahkan telah dilakukan penambahan penyaluran Solar subsidi di SPBU tersebut.

Saat ini Pertamina Patra Niaga masih proyeksi kebutuhan solar subsidi dan memastikan suplai yang kami lakukan dapat memenuhi peningkatan demand yang terjadi. Adapun untuk stok dan penyaluran BBM nonsubsidi seperti Dexlite, Pertamina Dex, Pertamax, dan Pertalite, Pertamina pastikan dalam kondisi aman, masyarakat tidak perlu khawatir.

Selain berkoordinasi dengan pihak terkait, Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk menyalurkan solar subsidi dengan tepat sasaran sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) 191/2014 dan Surat Keputusan (SK) Kepala BPH Migas No 04/P3JBT/BPH MIGAS/KOM/2020.

“Untuk itu masyarakat tak perlu khawatir, sebab saat ini tahap penambahan stock BBM di SPBU-SPBUB sedang dalam progres,” tegasnya. (zen)






Reporter: Eko Santoso

KUDUS – Sopir truk dan mobil rela antre panjang mendapatkan solar di SPBU Karawang nomor 44 593 09, Hadipolo, Jekulo, Kudus. Beberapa sopir mengaku sudah antre setengah jam tapi belum dapat solar. Bahan bakar minyak (BBM) jenis itu di beberapa SPBU lain di Kudus maupun daerah sekitarnya juga habis.

Ada puluhan truk hingga mobil yang mengular. Bahkan sampai di jalan. Mengakibatkan kemacetan di Jalan Kudus-Pati. Terutama dari arah Kudus. Sementara pada SPBU lainnya yakni di SPBU Dersalam terpaksa tutup sejak siang karena stok BBM habis.

Seorang sopir truk Joko mengaku telah mengantre di SPBU Karawang selama setengah jam. Namun tak kunjung mengisi karena antre. Dia sendiri melakukan perjalanan dari Semarang hendak ke Malang. ”Dari Semarang pada habis. Tiap SPBU banyak kosong. Sehingga mumpung ini ada (BBM, Red) saya rela antre,” jelasnya.

Pengendara mobil lainnya, Ilham warga Demak mengaku hendak menuju Rembang. Dia mengeluh dengan langkanya ketersediaan solar di SPBU. Dia kesulitan mencari solar sejak Jumat (15/10).

”Tadi sempat berhenti di beberapa SPBU. Tapi solarnya kosong. Jadi ini mumpung ada ya antre di sini,” katanya.

Brasto Galih Nugroho Unit Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Pemasaran Regional Jawa Bagian Tengah Subholding Commercial & Trading menjelaskan adanya antrean itu efek dari kembali meningkatnya aktivitas bisnis dan mobilitas di masyarakat.

Baca Juga :  Kaji Ulang Data PBI JKN, DPRD Kudus: Sesuaikan Kondisi Keuangan Daerah

Sehingga berdampak pada terbatasnya atau langkanya stok di beberapa SPBU karena meningginya permintaan BBM. Imbasnya beberapa SPBU yang masih terdapat stok diserbu pengendara.

”Untuk itu saat  ini, Pertamina sedang dalam penyesuaian untuk menyesuaikan demand di lapangan. Dan dapat dipastikan bahwa stok BBM dan antrean akan terurai dalam waktu dekat,” jelasnya

Terkait kenaikan konsumsi signifikan solar subsidi di SPBU 44.593.09 Kerawang, Kecamatan Jekulo, Kudus, Pertamina berkomitmen untuk memenuhinya dan paralel berkoordinasi dengan BPH Migas untuk terkait kuota Solar subsidi. Pertamina Patra Niaga terus memastikan stok maupun proses penyaluran (supply chain) aman berjalan dengan baik, bahkan telah dilakukan penambahan penyaluran Solar subsidi di SPBU tersebut.

Saat ini Pertamina Patra Niaga masih proyeksi kebutuhan solar subsidi dan memastikan suplai yang kami lakukan dapat memenuhi peningkatan demand yang terjadi. Adapun untuk stok dan penyaluran BBM nonsubsidi seperti Dexlite, Pertamina Dex, Pertamax, dan Pertalite, Pertamina pastikan dalam kondisi aman, masyarakat tidak perlu khawatir.

Selain berkoordinasi dengan pihak terkait, Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk menyalurkan solar subsidi dengan tepat sasaran sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) 191/2014 dan Surat Keputusan (SK) Kepala BPH Migas No 04/P3JBT/BPH MIGAS/KOM/2020.

“Untuk itu masyarakat tak perlu khawatir, sebab saat ini tahap penambahan stock BBM di SPBU-SPBUB sedang dalam progres,” tegasnya. (zen)






Reporter: Eko Santoso

Most Read

Artikel Terbaru

/