alexametrics
27.2 C
Kudus
Saturday, July 2, 2022

Ponpes Muhammadiyah Kudus Adakan Dauroh Tahfiz, Menghafal Alquran Sembari Rekreasi

KUDUS Ponpes Muhammadiyah Kudus jenjang Madrasah Tsanawiyah menggelar Dauroh Tahfiz kemarin. Kegiatan dilaksanakan di Taman Sardi selama enam hari, mulai (12/5) sampai (17/5). Kegiatan itu sendiri bertujuan untuk menambah dan menguatkan hafalan santri. Pelaksanaan dilakukan di luar Ponpes itu juga sekaligus rekreatif, agar santri tidak jenuh.

Kepala MTs Muhammadiyah Kudus Ladun Hakim mengatakan ada 100 santri tingkat tsanawiyah yang mengikuti ujian tahfiz dan tasmi’. Peserta dari kelas IX MTs. Mereka terbagi dalam empat kelompok, dua kelompok santri putri dan dua kelompok santri putra, dengan masing-masing per kelompok 25 orang. “Santri putri di uji di area gupon, sedangkan santri putra berada di Ruang Soeharto Taman Sardi,” katanya.

Baca Juga :  Diduga Depresi, Warga Honggosoco Kudus Nekat Gantung Diri

Kegiatan Dauroh Tahfiz juga dilaksanakan santri sembari menunggu masa kelulusan. Selain itu salah satu syarat kelulusan (atau syarat untuk naik ke tingkat aliyah), santri harus mengikuti ujian itu. “Yang diujikan itu meliputi juz 28, 29, dan 30,” tuturnya.


Program Dauroh Tahfiz sudah berjalan selama tiga tahun. Dilaksanakan setiap satu semester. Kegiatan itu sendiri sudah menjadi program unggulan dari Ponpes Muhammadiyah pada tingkat Madrasah Tsanawiyah. (ark/mal)

KUDUS Ponpes Muhammadiyah Kudus jenjang Madrasah Tsanawiyah menggelar Dauroh Tahfiz kemarin. Kegiatan dilaksanakan di Taman Sardi selama enam hari, mulai (12/5) sampai (17/5). Kegiatan itu sendiri bertujuan untuk menambah dan menguatkan hafalan santri. Pelaksanaan dilakukan di luar Ponpes itu juga sekaligus rekreatif, agar santri tidak jenuh.

Kepala MTs Muhammadiyah Kudus Ladun Hakim mengatakan ada 100 santri tingkat tsanawiyah yang mengikuti ujian tahfiz dan tasmi’. Peserta dari kelas IX MTs. Mereka terbagi dalam empat kelompok, dua kelompok santri putri dan dua kelompok santri putra, dengan masing-masing per kelompok 25 orang. “Santri putri di uji di area gupon, sedangkan santri putra berada di Ruang Soeharto Taman Sardi,” katanya.

Baca Juga :  Diduga Depresi, Warga Honggosoco Kudus Nekat Gantung Diri

Kegiatan Dauroh Tahfiz juga dilaksanakan santri sembari menunggu masa kelulusan. Selain itu salah satu syarat kelulusan (atau syarat untuk naik ke tingkat aliyah), santri harus mengikuti ujian itu. “Yang diujikan itu meliputi juz 28, 29, dan 30,” tuturnya.

Program Dauroh Tahfiz sudah berjalan selama tiga tahun. Dilaksanakan setiap satu semester. Kegiatan itu sendiri sudah menjadi program unggulan dari Ponpes Muhammadiyah pada tingkat Madrasah Tsanawiyah. (ark/mal)

Most Read

Artikel Terbaru

/