alexametrics
27.1 C
Kudus
Tuesday, September 27, 2022

Jembatan Wonosoco Sudah Tak Layak dan Sering Kebanjiran, Pemkab Kudus Bangun yang Baru

KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus membangun jembatan Berugenjang-Wonosoco. Jembatan ini diharapkan mempermudah akses masyarakat di wilayah itu.

Jembatan sebelumnya dianggap sudah tidak layak. Lantaran sering terendam air ketika banjir melanda.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Kudus Arief Budi Siswanto menyatakan pengerjaan saat ini mencapai 15 persen. Masa pengerjaan jembatan itu selama 150 hari.


Jembatan Berugenjang-Wonosoco itu dibangun dengan anggaran sebesar Rp 4,6 miliar. Panjang jembatannya sekitar 26 meter. ”Pemasangan abutmen jembatan siap dilakukan di sana,” katanya.

Sementara untuk anggaran pembangunan jembatan tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Pemerintah daerah mengaku bersyukur mendapatkan alokasi DAK yang cukup membangun jembatan.

Baca Juga :  Dikebut, MPP Kudus Capai 50 Persen, Pekan Depan Ngecor Lantai II

Menurut dia, jembatan Berugenjang-Wonosoco itu sangat perlu dibangun. Sebab selama ini jembatan tersebut dianggap kurang layak.

Selain itu, jembatan Berugenjang-Wonosoco terlalu rendah. Sehingga ketika banjir elevasi air naik jembatan ketika banjir. Di samping itu, jembatan tersebut lebarnya kurang mumpuni jika terjadi simpangan mobil.

”Pembangunan hampir sama dengan jembatan pertama, namun yang kedua ini lebih panjang,” katanya.

Jembatan tersebut, mulai dibangun pada Mei 2022 lalu. Sementara batas waktu selesai pembangunan Oktober 2022 mendatang. (gal/zen)






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus membangun jembatan Berugenjang-Wonosoco. Jembatan ini diharapkan mempermudah akses masyarakat di wilayah itu.

Jembatan sebelumnya dianggap sudah tidak layak. Lantaran sering terendam air ketika banjir melanda.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Kudus Arief Budi Siswanto menyatakan pengerjaan saat ini mencapai 15 persen. Masa pengerjaan jembatan itu selama 150 hari.

Jembatan Berugenjang-Wonosoco itu dibangun dengan anggaran sebesar Rp 4,6 miliar. Panjang jembatannya sekitar 26 meter. ”Pemasangan abutmen jembatan siap dilakukan di sana,” katanya.

Sementara untuk anggaran pembangunan jembatan tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Pemerintah daerah mengaku bersyukur mendapatkan alokasi DAK yang cukup membangun jembatan.

Baca Juga :  Karya Wisata MI Berujung Maut di Purbalingga, Bupati Kudus Akui Kecolongan

Menurut dia, jembatan Berugenjang-Wonosoco itu sangat perlu dibangun. Sebab selama ini jembatan tersebut dianggap kurang layak.

Selain itu, jembatan Berugenjang-Wonosoco terlalu rendah. Sehingga ketika banjir elevasi air naik jembatan ketika banjir. Di samping itu, jembatan tersebut lebarnya kurang mumpuni jika terjadi simpangan mobil.

”Pembangunan hampir sama dengan jembatan pertama, namun yang kedua ini lebih panjang,” katanya.

Jembatan tersebut, mulai dibangun pada Mei 2022 lalu. Sementara batas waktu selesai pembangunan Oktober 2022 mendatang. (gal/zen)






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

Most Read

Artikel Terbaru