alexametrics
32.7 C
Kudus
Tuesday, August 2, 2022

Setahun Ambrol, Atap Dan Plafon Sekolah Di Kudus Belum Diperbaiki

KUDUS – Setahun sudah SD Negeri 1 Terban rusak parah. Sayang, hingga kini belum ada perbaikan. Padahal pihak sekolah bersama komite telah melaporkan itu ke Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora).

Dari pantauan, kerusakan terjadi di tiga ruang kelas. Yakni kelas satu, dua, dan tiga. Terlihat plafon dan atapnya rusak. Ambrol. Genting juga banyak yang lepas. Di dua ruang kelas semua atapnya dan plafon diturunkan karena kondisinya membahayakan.

Supeno, Ketua Komite yang juga Kades Terban menyebut kerusakan telah ada rapat pengurus dan komite. Atas hasil rapat, kerusakan telah disampaikan ke dinas pendidikan. Sayang hingga kini belum ada tindak lanjut.


“Semula kerusakan memang tidak semua. Kemudian perlahan makin banyak. Karena dirasa membahayakan akibat pada lapuk dan lepas plafon dan usul, sehingga dibongkar,” tambahnya.

Baca Juga :  Kecelakaan MI Kudus di Purbalingga, Relawan: Sebagian telah Dipulangkan

Sebab jika tidak dibongkar dikhawatirkan itu akan membahayakan siswa-siswi. Dan ditakutkan ada bagian bangunan yang lapuk dan jatuh tiba-tiba.

“Harapannya ini secepatnya diperbaiki. Terlebih ini kan mulai ada sekolah tatap muka. Ditambah mendekati musim hujan,” imbuhnya. (tos)

KUDUS – Setahun sudah SD Negeri 1 Terban rusak parah. Sayang, hingga kini belum ada perbaikan. Padahal pihak sekolah bersama komite telah melaporkan itu ke Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora).

Dari pantauan, kerusakan terjadi di tiga ruang kelas. Yakni kelas satu, dua, dan tiga. Terlihat plafon dan atapnya rusak. Ambrol. Genting juga banyak yang lepas. Di dua ruang kelas semua atapnya dan plafon diturunkan karena kondisinya membahayakan.

Supeno, Ketua Komite yang juga Kades Terban menyebut kerusakan telah ada rapat pengurus dan komite. Atas hasil rapat, kerusakan telah disampaikan ke dinas pendidikan. Sayang hingga kini belum ada tindak lanjut.

“Semula kerusakan memang tidak semua. Kemudian perlahan makin banyak. Karena dirasa membahayakan akibat pada lapuk dan lepas plafon dan usul, sehingga dibongkar,” tambahnya.

Baca Juga :  Meski Sudah PTM Full, Masih Ada Barcode Peduli Lindungi Belum Dipasang

Sebab jika tidak dibongkar dikhawatirkan itu akan membahayakan siswa-siswi. Dan ditakutkan ada bagian bangunan yang lapuk dan jatuh tiba-tiba.

“Harapannya ini secepatnya diperbaiki. Terlebih ini kan mulai ada sekolah tatap muka. Ditambah mendekati musim hujan,” imbuhnya. (tos)


Most Read

Artikel Terbaru

/