alexametrics
25.9 C
Kudus
Sunday, July 31, 2022

Tak Maksimal, Anggaran Rp 3,5 Miliar Cuma Bisa Perbaiki 3 Ruas Jalan Rusak

KUDUS – Perbaikan jalan tak maksimal. Sebab hanya ada anggaran Rp 3,5 miliar yang digunakan untuk memperbaiki tiga ruas jalan rusak parah.

Kepala Dinas PUPR Kudus Arief Budi Siswanto menyebut melalui anggaran APBD Perubahan lewat Perkada, pihaknya mendapat alokasi Rp 8,4 miliar. Tetapi peruntukkannya dibagi pada tiga prioritas. Yakni untuk PSDA (pengelolaan sumber daya air), seperti mengeruk sampah di sungai dan penguatan tanggul. Kemudian tata guna bangunan, drainase, dan Bina Marga.

“Namun prioritas ada di Bina Marga sebanyak Rp 3,5 milyar. Ini kami pakai untuk memperbaiki tiga ruas jalan karena anggaran terbatas,” terangnya.


Tiga ruas itu yakni Jalan AKBP Agil Kusumadya ke arah Mijen, Jalan AKBP Agil Kusumadya ke arah Tanjungkarang, dan Jalan alternatif Kudus Pati di Bulung Cangkring. Tiga ruas jalan tersebut menjadi prioritas karena setahun belakangan tak ada perbaikan.

“Anggarannya terkena refocusing. Selain itu, dana Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang biasanya bisa digunakan untuk pembangunan fisik, kini tak bisa diguanakn karena Peraturan Kementerian Keuangan (PMK) Nomor 206/PMK.07/2020 peruntukan DBHCHT sangat terbatas. Jadi, yang biasanya ada alokasi perbaikan jalan, kini tak bisa dijalankan,” jelasnya.

Baca Juga :  Dok! DPRD Blora Setujui Utang Daerah Senilai Rp 150 Miliar

Untuk jalan alternatif Kudus-Pati di Bulung Cangkring perbaikan jalan sepanjang 1,8 km, dari total panjang jalan 3,6 KM. Perbaikan di titik ini sudah rampung karena berlangsung sepekan lalu.

Di Jalan AKBP Agil Kusumadya  ke arah Tanjungkarang perbaikan sepanjang 700 meter dengan lebar 14 meter. Kemudian di Jalan AKBP Agil Kusumadya ke arah Mijen panjang perbaikan yakni 1,5 km dari panjang total jalan 7,6 km, dengan lebar 7 meter.

“Namun dengan anggaran terbatas ini sifat perbaikan tak menyeluruh. Hanya pada spot-spot yang rusak,” jelasnya.

Dia menargetkan perbaikan yang masih berlangsung di ruas AKBP Agil Kusumadya ke arah Mijen dan Tanjungkarang bakal rampung dalam sepekan ke depan.

Sementara untuk 2022 untuk anggaran rutin perawatan jalan dialokasikan sebesar Rp 20 miliar. Dana itu akan digunakan untuk memperbaiki jalan-jalan rusak yang menjadi skala prioritas. Tergantung situasi dan kondisi.

“Sebaran titiknya masih belum ditentukan. Hal ini tergantung dengan tingkat kerusakan,” katanya. (mal)






Reporter: Eko Santoso

KUDUS – Perbaikan jalan tak maksimal. Sebab hanya ada anggaran Rp 3,5 miliar yang digunakan untuk memperbaiki tiga ruas jalan rusak parah.

Kepala Dinas PUPR Kudus Arief Budi Siswanto menyebut melalui anggaran APBD Perubahan lewat Perkada, pihaknya mendapat alokasi Rp 8,4 miliar. Tetapi peruntukkannya dibagi pada tiga prioritas. Yakni untuk PSDA (pengelolaan sumber daya air), seperti mengeruk sampah di sungai dan penguatan tanggul. Kemudian tata guna bangunan, drainase, dan Bina Marga.

“Namun prioritas ada di Bina Marga sebanyak Rp 3,5 milyar. Ini kami pakai untuk memperbaiki tiga ruas jalan karena anggaran terbatas,” terangnya.

Tiga ruas itu yakni Jalan AKBP Agil Kusumadya ke arah Mijen, Jalan AKBP Agil Kusumadya ke arah Tanjungkarang, dan Jalan alternatif Kudus Pati di Bulung Cangkring. Tiga ruas jalan tersebut menjadi prioritas karena setahun belakangan tak ada perbaikan.

“Anggarannya terkena refocusing. Selain itu, dana Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang biasanya bisa digunakan untuk pembangunan fisik, kini tak bisa diguanakn karena Peraturan Kementerian Keuangan (PMK) Nomor 206/PMK.07/2020 peruntukan DBHCHT sangat terbatas. Jadi, yang biasanya ada alokasi perbaikan jalan, kini tak bisa dijalankan,” jelasnya.

Baca Juga :  Anggaran Perbaikan Jalan di Rembang Ngendon Rp 3,3 Miliar

Untuk jalan alternatif Kudus-Pati di Bulung Cangkring perbaikan jalan sepanjang 1,8 km, dari total panjang jalan 3,6 KM. Perbaikan di titik ini sudah rampung karena berlangsung sepekan lalu.

Di Jalan AKBP Agil Kusumadya  ke arah Tanjungkarang perbaikan sepanjang 700 meter dengan lebar 14 meter. Kemudian di Jalan AKBP Agil Kusumadya ke arah Mijen panjang perbaikan yakni 1,5 km dari panjang total jalan 7,6 km, dengan lebar 7 meter.

“Namun dengan anggaran terbatas ini sifat perbaikan tak menyeluruh. Hanya pada spot-spot yang rusak,” jelasnya.

Dia menargetkan perbaikan yang masih berlangsung di ruas AKBP Agil Kusumadya ke arah Mijen dan Tanjungkarang bakal rampung dalam sepekan ke depan.

Sementara untuk 2022 untuk anggaran rutin perawatan jalan dialokasikan sebesar Rp 20 miliar. Dana itu akan digunakan untuk memperbaiki jalan-jalan rusak yang menjadi skala prioritas. Tergantung situasi dan kondisi.

“Sebaran titiknya masih belum ditentukan. Hal ini tergantung dengan tingkat kerusakan,” katanya. (mal)






Reporter: Eko Santoso

Most Read

Artikel Terbaru

/