alexametrics
24 C
Kudus
Sunday, July 3, 2022

Digelar Offline dengan Pembatasan, IAIN Kudus Wisuda 1.069 Mahasiswa

KUDUS – IAIN Kudus menyelenggarakan sidang senat terbuka dengan agenda wisuda sarjana yang ke-31 dan program pascasarjana ke-13 dengan jumlah wisudawan 1.069. Acara ini dilaksanakan di GOR IAIN Kudus pada Sabtu (14/5) yang digelar secara offline, namun dengan pembatasan.

Pada wisuda periode Mei 2022 ini, Rektor IAIN Kudus Dr. H. Mudzakir, M. Ag. mengukuhkan 1.069 wisudawan. Terdiri dari 1.029 wisudawan program sarjana dan 40 wisudawan program magister.

Dr. H. Mudzakir, M. Ag menyampaikan dari sekain banyak yang diwisuda, ada 29 wisudawan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) terbaik setiap fakultas dan program studi dan 33 wisudawan dengan berprestasi tahfiz Alquran.


“Untuk program sarjana IPK tertingggi diraih Laili Noor Azizah dari program studi Ilmu Alquran dan Tafsir Fakultas Ushuluddin dengan IPK 3,94. Sementara pada program magister diraih oleh Muhammad Amindari prodi Manajemen Pendidikan Islam dengan IPK 3.97” katanya.

Meski wisuda digelar secara offline, tetapi telah memenuhi Instruksi Menteri Dalam Negeri No 24 Tahun 2022. “Kapasitas Gor 2.000 orang, artinya dengan jumlah 1.069 wisudawan, kami mengisi 50 persen dari kapasitas gedung. Kami mewajibkan wisudawan menggunakan masker, pengecekan suhu, dan tidak mengundang orang tua wisudawan. Selain itu pengaturan pengantaran dan penjemputan wisudawan yang sudah diatur sedemikian rupa, sehingga tidak terjadi penumpukan antrean,” jelasnya.

Baca Juga :  Pecundangi PSG Pati, Persiku U-17 Melaju ke Final Piala Soeratin

Selain itu, Dr. H. Mudzakir, M. Ag dalam sambutannya juga melaporkan tentang perkembangan IAIN Kudus yang sedang menuju transformasi sebagaimana mandatori Rakernas DIKTIS 2022.

“Terkait Transformasi kelembagaan, dua tahun ini telah terakreditasi seluruh prodi, 1 Prodi terakreditasi A, 7 Prodi terakreditasi baik sekali, 9 Prodi terakreditasi B, dan 12 Prodi terakreditasi Baik. Dan sudah siap submit akreditasi institusi dan sudah disiapkan proposal alih status menjadi Universitas dan Badan Layanan Umum,” terangnya.

Mudzakir juga menyampaikan capaian prestasi yang baru saja diraih oleh Jurnal IAIN Kudus, yaitu Qudus International Journal of Islamic Studies (QIJIS) yang telah meraih peringkat Q1 versi Scimago pada 3 kategori (Religious Studies, History, Culture Studies) dan merupakan jurnal peringkat III se-Asia kategori religious studies. (tos/mal)






Reporter: Eko Santoso

KUDUS – IAIN Kudus menyelenggarakan sidang senat terbuka dengan agenda wisuda sarjana yang ke-31 dan program pascasarjana ke-13 dengan jumlah wisudawan 1.069. Acara ini dilaksanakan di GOR IAIN Kudus pada Sabtu (14/5) yang digelar secara offline, namun dengan pembatasan.

Pada wisuda periode Mei 2022 ini, Rektor IAIN Kudus Dr. H. Mudzakir, M. Ag. mengukuhkan 1.069 wisudawan. Terdiri dari 1.029 wisudawan program sarjana dan 40 wisudawan program magister.

Dr. H. Mudzakir, M. Ag menyampaikan dari sekain banyak yang diwisuda, ada 29 wisudawan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) terbaik setiap fakultas dan program studi dan 33 wisudawan dengan berprestasi tahfiz Alquran.

“Untuk program sarjana IPK tertingggi diraih Laili Noor Azizah dari program studi Ilmu Alquran dan Tafsir Fakultas Ushuluddin dengan IPK 3,94. Sementara pada program magister diraih oleh Muhammad Amindari prodi Manajemen Pendidikan Islam dengan IPK 3.97” katanya.

Meski wisuda digelar secara offline, tetapi telah memenuhi Instruksi Menteri Dalam Negeri No 24 Tahun 2022. “Kapasitas Gor 2.000 orang, artinya dengan jumlah 1.069 wisudawan, kami mengisi 50 persen dari kapasitas gedung. Kami mewajibkan wisudawan menggunakan masker, pengecekan suhu, dan tidak mengundang orang tua wisudawan. Selain itu pengaturan pengantaran dan penjemputan wisudawan yang sudah diatur sedemikian rupa, sehingga tidak terjadi penumpukan antrean,” jelasnya.

Baca Juga :  Terdengar Desus Money Politics di Pilkades Kudus, Tapi Sulit Dibuktikan

Selain itu, Dr. H. Mudzakir, M. Ag dalam sambutannya juga melaporkan tentang perkembangan IAIN Kudus yang sedang menuju transformasi sebagaimana mandatori Rakernas DIKTIS 2022.

“Terkait Transformasi kelembagaan, dua tahun ini telah terakreditasi seluruh prodi, 1 Prodi terakreditasi A, 7 Prodi terakreditasi baik sekali, 9 Prodi terakreditasi B, dan 12 Prodi terakreditasi Baik. Dan sudah siap submit akreditasi institusi dan sudah disiapkan proposal alih status menjadi Universitas dan Badan Layanan Umum,” terangnya.

Mudzakir juga menyampaikan capaian prestasi yang baru saja diraih oleh Jurnal IAIN Kudus, yaitu Qudus International Journal of Islamic Studies (QIJIS) yang telah meraih peringkat Q1 versi Scimago pada 3 kategori (Religious Studies, History, Culture Studies) dan merupakan jurnal peringkat III se-Asia kategori religious studies. (tos/mal)






Reporter: Eko Santoso

Most Read

Artikel Terbaru

/