alexametrics
31.6 C
Kudus
Friday, May 13, 2022

Wisata River Tubing dan Perahu Desa Tanjungrejo Kudus Mulai Menggeliat

KUDUS – Wisata Cengkir Manis di Desa Tanjungrejo Kecamatan Jekulo mulai menggeliat kembali. Terutama pada objek wisata river tubing dan perahu. Baru-baru ini aliran air dari Bendungan Logung kembali digelontorkan.

Kepala Desa Tanjungrejo Christian Rahardiyanto menyatakan, pihaknya bersama kelompok tani telah mengirimkan surat kepada pengelola Bendungan Logung. Surat tersebut untuk membuka aliran air debit air Bendungan Logung.

Manfaatnya akan dirasakan oleh petani di sekitaran Kecamatan Jekulo. Salah satunya adalah di Desa Tanjungrejo, sekitar 40 hektare sawah teraliri oleh air dari Bendungan Logung.


”Kami sudah berkirim surat dan disetujui, aliran air akan dibuka sesuai waktu yang telah ditentukan,” katanya.

Lebih lanjut, pembukaan aliaran air Bendungan Logung ini akan dibuka Sabtu dan Minggu. Diperkirakan debit airnya mencapai tiga meter kubik per detik. Atau membutuhkan pembukaan pintu air sebesar delapan persen.

Baca Juga :  Pecundangi PSG Pati, Persiku U-17 Melaju ke Final Piala Soeratin

Aliran air dari Bendungan Logung, kata Chris akan bermanfaat untuk sektor pertanian dan pariwisata. Kegiatan pariwisata river tubing dan perahu menyusuri Sungai Logung  di Desa Tanjungrejo kembali hidup.

”Pada libur Lebaran lalu pengunjungnya naik signifikan hingga 1.800-an orang,” katanya.

Untuk wisata air disarankan pengunjung bisa datang pada musim kemarau. Lantaran intensitas hujan tidak terlalu tinggi. Sekaligus menjaga keamanan wisatawan.

Dengan terjaminnya suplai aliran air Bendungan Logung, nafas wisata Desa Tanjungrejo bisa berjalan panjang. Roda perekonomian masyarakat bisa berputar kembali. Apalagi di tengah pandemi Covid-19.

Diketahui, ada empat destinasi objek wisata di Desa Tanjungrejo. Yaitu, wisata Cengkir Manis, wisata sawah, museum galeri, dan wisata  petik buah. Spot wisata yang berada di Cengkir Manis menjadi unggulan. Karena terdapat wisata perahu, river tubing, dan flying fox. (gal)  






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

KUDUS – Wisata Cengkir Manis di Desa Tanjungrejo Kecamatan Jekulo mulai menggeliat kembali. Terutama pada objek wisata river tubing dan perahu. Baru-baru ini aliran air dari Bendungan Logung kembali digelontorkan.

Kepala Desa Tanjungrejo Christian Rahardiyanto menyatakan, pihaknya bersama kelompok tani telah mengirimkan surat kepada pengelola Bendungan Logung. Surat tersebut untuk membuka aliran air debit air Bendungan Logung.

Manfaatnya akan dirasakan oleh petani di sekitaran Kecamatan Jekulo. Salah satunya adalah di Desa Tanjungrejo, sekitar 40 hektare sawah teraliri oleh air dari Bendungan Logung.

”Kami sudah berkirim surat dan disetujui, aliran air akan dibuka sesuai waktu yang telah ditentukan,” katanya.

Lebih lanjut, pembukaan aliaran air Bendungan Logung ini akan dibuka Sabtu dan Minggu. Diperkirakan debit airnya mencapai tiga meter kubik per detik. Atau membutuhkan pembukaan pintu air sebesar delapan persen.

Baca Juga :  Nasabah PT BPR Bank BKK Kudus Raih Mobil Wuling Confero

Aliran air dari Bendungan Logung, kata Chris akan bermanfaat untuk sektor pertanian dan pariwisata. Kegiatan pariwisata river tubing dan perahu menyusuri Sungai Logung  di Desa Tanjungrejo kembali hidup.

”Pada libur Lebaran lalu pengunjungnya naik signifikan hingga 1.800-an orang,” katanya.

Untuk wisata air disarankan pengunjung bisa datang pada musim kemarau. Lantaran intensitas hujan tidak terlalu tinggi. Sekaligus menjaga keamanan wisatawan.

Dengan terjaminnya suplai aliran air Bendungan Logung, nafas wisata Desa Tanjungrejo bisa berjalan panjang. Roda perekonomian masyarakat bisa berputar kembali. Apalagi di tengah pandemi Covid-19.

Diketahui, ada empat destinasi objek wisata di Desa Tanjungrejo. Yaitu, wisata Cengkir Manis, wisata sawah, museum galeri, dan wisata  petik buah. Spot wisata yang berada di Cengkir Manis menjadi unggulan. Karena terdapat wisata perahu, river tubing, dan flying fox. (gal)  






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

Most Read

Artikel Terbaru

/