alexametrics
29.2 C
Kudus
Thursday, May 12, 2022

Digelar di Jakarta Dua Hari, Kudus Festival Jadi Ajang Promosi Potensi Kudus ke Kancah Nasional

KUDUS – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus mempersiapkan pelaku ekonomi kreatif, pelaku wisata, dan seniman dalam rangka mengikuti Kudus Festival di Jakarta. Ini merupakan ajang promosi potensi Kudus ke kancah nasional.

Plt Kepala Disbudpar Kudus Mutrikah menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan ajang kerja sama dengan Forum Komunikasi Masyarakat Kudus (FKMK) yang ada di Ibu Kota. Bertujuan mengenalkan pariwisata dan budaya Kudus ke tingkat nasional.

”Kudus Festival ini, merupakan ide dari FKMK yang ingin mempromosikan Kudus. Jadi, yang diangkat tentang pariwisata, ekonomi kreatif meliputi produk usaha kecil menengah (UKM), serta budaya. Untuk itu, kami menggandeng seniman yang ada di Kudus,” jelasnya.


Tika –sapaan akrab Mutrikah- menuturkan, produk yang dibawa merupakan yang khas Kudus. Di antaranya batik ecoprint, kopi muria, olahan parijoto, keong strutup, soto Kudus, sate kerbau, dan makanan-makanan jadul yang masyarakat Jakarta belum pernah mencicipi sebelumnya.

Turut disuguhkan, minuman tradisional khas Kudus yang di Jakarta tidak ada. Jadi, kalau ingin menikmati makanan tersebut, harus datang ke Kota Kretek. Daya tarik yang akan disajikan nanti, tujuannya meningkatkan jumlah wisatawan agar berkunjung ke Kudus.

Baca Juga :  Bupati Kudus Nyatakan ASN Siap Jadi Tentara Cadangan

”Kami kenalkan potensi-potensi Kudus. Harapannya kalau ingin menikmati makanan yang disuguhkan saat Kudus Festival ya harus datang ke Kudus. Karena tidak dijumpai di Jakarta atau kota lain, karena khas Kudus,” tandasnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan Kudus Festival selama dua hari, Minggu (15/5) dan Sabtu (21/5). Tamu-tamu yang bakal hadir ada menteri perdagangan, menteri pariwisata, dan tokoh-tokoh penting asli Kudus yang menjabat di Jakarta.

Selain itu, juga ada pertunjukkan yang bawa ke Kudus Festival. Berupa barongan, wayang klitik, Teater Samar, tarian, dan lainnya. ”Ini merupakan kegiatan kali pertama dan kami hanya bisa sumbangsih mengirimkan para pelaku usaha, seniman, dan tim kreatif dari Disbudpar. Kami sama sekali tidak memiliki anggaran dan tidak bisa membantu dalam bentuk pendanaan,” imbuhnya. (san/lin)






Reporter: Indah Susanti

KUDUS – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus mempersiapkan pelaku ekonomi kreatif, pelaku wisata, dan seniman dalam rangka mengikuti Kudus Festival di Jakarta. Ini merupakan ajang promosi potensi Kudus ke kancah nasional.

Plt Kepala Disbudpar Kudus Mutrikah menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan ajang kerja sama dengan Forum Komunikasi Masyarakat Kudus (FKMK) yang ada di Ibu Kota. Bertujuan mengenalkan pariwisata dan budaya Kudus ke tingkat nasional.

”Kudus Festival ini, merupakan ide dari FKMK yang ingin mempromosikan Kudus. Jadi, yang diangkat tentang pariwisata, ekonomi kreatif meliputi produk usaha kecil menengah (UKM), serta budaya. Untuk itu, kami menggandeng seniman yang ada di Kudus,” jelasnya.

Tika –sapaan akrab Mutrikah- menuturkan, produk yang dibawa merupakan yang khas Kudus. Di antaranya batik ecoprint, kopi muria, olahan parijoto, keong strutup, soto Kudus, sate kerbau, dan makanan-makanan jadul yang masyarakat Jakarta belum pernah mencicipi sebelumnya.

Turut disuguhkan, minuman tradisional khas Kudus yang di Jakarta tidak ada. Jadi, kalau ingin menikmati makanan tersebut, harus datang ke Kota Kretek. Daya tarik yang akan disajikan nanti, tujuannya meningkatkan jumlah wisatawan agar berkunjung ke Kudus.

Baca Juga :  Polda Jateng Terkesan Cara Investigasi Jawa Pos Radar Kudus

”Kami kenalkan potensi-potensi Kudus. Harapannya kalau ingin menikmati makanan yang disuguhkan saat Kudus Festival ya harus datang ke Kudus. Karena tidak dijumpai di Jakarta atau kota lain, karena khas Kudus,” tandasnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan Kudus Festival selama dua hari, Minggu (15/5) dan Sabtu (21/5). Tamu-tamu yang bakal hadir ada menteri perdagangan, menteri pariwisata, dan tokoh-tokoh penting asli Kudus yang menjabat di Jakarta.

Selain itu, juga ada pertunjukkan yang bawa ke Kudus Festival. Berupa barongan, wayang klitik, Teater Samar, tarian, dan lainnya. ”Ini merupakan kegiatan kali pertama dan kami hanya bisa sumbangsih mengirimkan para pelaku usaha, seniman, dan tim kreatif dari Disbudpar. Kami sama sekali tidak memiliki anggaran dan tidak bisa membantu dalam bentuk pendanaan,” imbuhnya. (san/lin)






Reporter: Indah Susanti

Most Read

Artikel Terbaru

/