alexametrics
26.5 C
Kudus
Tuesday, May 17, 2022

Dukung Gerakan Bangga Buatan Indonesia, UMKM Didorong Masuk E-Katalog

KUDUS – Untuk mendukung gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia, Bupati Kudus Hartopo mendukung promosi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal. Salah satu caranya dengan mendorong UMKM masuk E-Katalog.

Hartopo mengatakan, gerakan tersebut sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo dengan mengadakan produk lokal di Indonesia sebesar Rp 400 triliun dan ditargetkan bisa tercapai Mei 2022.

”Saya yakin dengan potensi Kudus, bisa memaksimalkan UMKM lokal. Disnaker Perinkop dan UKM nanti mengorganisir pelaku usaha yang dapat masuk e-Katalog. Selanjutnya bisa diurus agar masuk ke marketplace. Dengan begitu, produk lokal dapat membuka pasar lebih lebar,” jelasnya.


Hartopo meminta OPD segera memverifikasi pelaku usaha agar seluruh mempunyai kesempatan yang sama untuk masuk ke marketplace. Persyaratannya dipermudah dan difasilitasi sehingga banyak UMKM lokal yang masuk ke marketplace.

Dia menegaskan pelaku UMKM jangan dipersulit dan diberi kesempatan yang sama. Kades dan lurah untuk segera meningkatkan pembangunan melalui dana desa. Penggunaan produk lokal harus diprioritaskan. Sementara Inspektorat didorong mengawasi produk dalam negeri.

Baca Juga :  Pecundangi PSG Pati, Persiku U-17 Melaju ke Final Piala Soeratin

“Dana desa segera digunakan untuk pembangunan. Jangan sampai untuk kepentingan pribadi atau kepentingan lainnya yang tidak berdampak langsung ke warga,” paparnya.

Kepala Disnaker Perinkop dan UKM Rini Kartika Hadi Ahmawati mengatakan sudah dilakukan pendataan. Selanjutnya akan diverifikasi.

“Selama masih ada proses produksi, pemasaran, dan daya jual masih berjalan kami masukkan data. Pelaku usaha sekarang sudah mulai sadar teknologi. Sudah ada yang mulai merambah sendiri marketplace, terutama yang produk kerajinan, kopi dan makanan kering. Tetapi, makanan basah juga mulai ada, sekarang menu marketplace ada yang bisa mengantar makanan,” jelasnya. (san/mal)






Reporter: Indah Susanti

KUDUS – Untuk mendukung gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia, Bupati Kudus Hartopo mendukung promosi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal. Salah satu caranya dengan mendorong UMKM masuk E-Katalog.

Hartopo mengatakan, gerakan tersebut sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo dengan mengadakan produk lokal di Indonesia sebesar Rp 400 triliun dan ditargetkan bisa tercapai Mei 2022.

”Saya yakin dengan potensi Kudus, bisa memaksimalkan UMKM lokal. Disnaker Perinkop dan UKM nanti mengorganisir pelaku usaha yang dapat masuk e-Katalog. Selanjutnya bisa diurus agar masuk ke marketplace. Dengan begitu, produk lokal dapat membuka pasar lebih lebar,” jelasnya.

Hartopo meminta OPD segera memverifikasi pelaku usaha agar seluruh mempunyai kesempatan yang sama untuk masuk ke marketplace. Persyaratannya dipermudah dan difasilitasi sehingga banyak UMKM lokal yang masuk ke marketplace.

Dia menegaskan pelaku UMKM jangan dipersulit dan diberi kesempatan yang sama. Kades dan lurah untuk segera meningkatkan pembangunan melalui dana desa. Penggunaan produk lokal harus diprioritaskan. Sementara Inspektorat didorong mengawasi produk dalam negeri.

Baca Juga :  Soal Sekolah Rusak di Kudus, Bupati Hartopo Anggarkan Rp 650 Juta

“Dana desa segera digunakan untuk pembangunan. Jangan sampai untuk kepentingan pribadi atau kepentingan lainnya yang tidak berdampak langsung ke warga,” paparnya.

Kepala Disnaker Perinkop dan UKM Rini Kartika Hadi Ahmawati mengatakan sudah dilakukan pendataan. Selanjutnya akan diverifikasi.

“Selama masih ada proses produksi, pemasaran, dan daya jual masih berjalan kami masukkan data. Pelaku usaha sekarang sudah mulai sadar teknologi. Sudah ada yang mulai merambah sendiri marketplace, terutama yang produk kerajinan, kopi dan makanan kering. Tetapi, makanan basah juga mulai ada, sekarang menu marketplace ada yang bisa mengantar makanan,” jelasnya. (san/mal)






Reporter: Indah Susanti

Most Read

Artikel Terbaru

/