alexametrics
31.2 C
Kudus
Thursday, June 30, 2022

Peringati Harlah Ke-52, SMA NU Al Ma’ruf Kudus Resmikan Al Ma’ruf Mart

KUDUS – Peringati harlah ke-52 dengan berbagai acara, SMA NU Al Ma’ruf Kudus turut resmikan Al Ma’ruf Mart. Yakni salah terobosan dan wujud kemandirian perekonomian.

Kepala sekolah SMA NU Al Ma’ruf Kudus Anas Ma’ruf menyebut dalam peringatan kali ini ada inovasi dan terobosan dalam bidang perekonomian. Yakni dengan meresmikan Al Ma’ruf Mart.

“Tahun kemarin harlah kami peringati dengan peresmian pondok pesantren. Kali ini kami peringati sekaligus peresmian Al Ma’ruf Mart,” jelasnya.


Dalam peringatan harlah tersebut selain menyelenggaran acara tasyakuran yang dilanjut peresmian Al Ma’ruf mart kemarin sore (10/9) yang digelar secara terbatas dengan protokol kesehatan yang ketat, juga digelar acara lain. Seperti donor darah, khotmil quran hingga santunan yatim piatu yang sudah berlangsung sejak (1/9) lalu.

Terkait perkembangan sekolah yang berdiri sejak 10 September 1969  itu, Anas Ma’ruf menjelaskan hingga kini telah mengalami banyak perkembangan dan kemajuan. Sehingga dipercaya masyarakat Kudus dan sekitarnya sebagai wadah pendidikan unggulan.

Baca Juga :  DPRD Kudus Dorong Pemkab Perbaiki Akses ke Lokasi Wisata Bendungan Logung

“Kami sampai sejauh ini punya sebelas ruang kelas di tiap kelasnya. Artinya total ada 33 kelas. Dengan total siswa mencapai 1.225. Selain dari Kudus dan sekitarnya adapula siswa dari Kuala Lumpur Malaysia,” jelasnya.

Ketua Yayasan H.Asyrofi Masyitoh mengatakan perkembangan dan kemajuan yang selama ini diraih tidak lepas dari komitmen sekolah untuk memberikan pendidikan yang terbaik. Sehingga mampu tercipta siswa-siswa yang berprestasi dan berkarakter.

“Ini juga bentuk ikhtiar kami meneruskan perjalanan dan perjuangan para pendahulu yang telah mendirikan sekolah ini sebagai jalan menyebarkan ajaran islam yang ahlusunah waljama’ah,” tambahnya.

Dia pun berharap dengan perpaduan pembelajaran akademik dan agama yang berimbang lahirlah para alumni yang bakal berkontribusi positif bagi masyarakat dan negara. Serta menjadi pioner menjaga marwah ajaran Islam sesuai ahlusunah waljama’ah. (tos/mal)

KUDUS – Peringati harlah ke-52 dengan berbagai acara, SMA NU Al Ma’ruf Kudus turut resmikan Al Ma’ruf Mart. Yakni salah terobosan dan wujud kemandirian perekonomian.

Kepala sekolah SMA NU Al Ma’ruf Kudus Anas Ma’ruf menyebut dalam peringatan kali ini ada inovasi dan terobosan dalam bidang perekonomian. Yakni dengan meresmikan Al Ma’ruf Mart.

“Tahun kemarin harlah kami peringati dengan peresmian pondok pesantren. Kali ini kami peringati sekaligus peresmian Al Ma’ruf Mart,” jelasnya.

Dalam peringatan harlah tersebut selain menyelenggaran acara tasyakuran yang dilanjut peresmian Al Ma’ruf mart kemarin sore (10/9) yang digelar secara terbatas dengan protokol kesehatan yang ketat, juga digelar acara lain. Seperti donor darah, khotmil quran hingga santunan yatim piatu yang sudah berlangsung sejak (1/9) lalu.

Terkait perkembangan sekolah yang berdiri sejak 10 September 1969  itu, Anas Ma’ruf menjelaskan hingga kini telah mengalami banyak perkembangan dan kemajuan. Sehingga dipercaya masyarakat Kudus dan sekitarnya sebagai wadah pendidikan unggulan.

Baca Juga :  Mediasi Gagal, Kasus Percobaan Perkosaan Nenek Lanjut ke Polisi

“Kami sampai sejauh ini punya sebelas ruang kelas di tiap kelasnya. Artinya total ada 33 kelas. Dengan total siswa mencapai 1.225. Selain dari Kudus dan sekitarnya adapula siswa dari Kuala Lumpur Malaysia,” jelasnya.

Ketua Yayasan H.Asyrofi Masyitoh mengatakan perkembangan dan kemajuan yang selama ini diraih tidak lepas dari komitmen sekolah untuk memberikan pendidikan yang terbaik. Sehingga mampu tercipta siswa-siswa yang berprestasi dan berkarakter.

“Ini juga bentuk ikhtiar kami meneruskan perjalanan dan perjuangan para pendahulu yang telah mendirikan sekolah ini sebagai jalan menyebarkan ajaran islam yang ahlusunah waljama’ah,” tambahnya.

Dia pun berharap dengan perpaduan pembelajaran akademik dan agama yang berimbang lahirlah para alumni yang bakal berkontribusi positif bagi masyarakat dan negara. Serta menjadi pioner menjaga marwah ajaran Islam sesuai ahlusunah waljama’ah. (tos/mal)

Most Read

Artikel Terbaru

/