alexametrics
26.4 C
Kudus
Monday, May 16, 2022

Komisi Terbentuk, DPRD Kudus Tancap Gas Bahas LKPJ 2021

KUDUS – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kudus akan segera membahas Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) tahun 2021. Berdampingan dengan itu, DPRD Kudus telah mengumumkan alat kelengkapan dewan masa kerja 2,5 tahun ke depan.

Pembahasan LKPJ ini dilakukan pada sidang paripurna DPRD dengan agenda penyampaian LKPJ. Rapat tersebut dipimpin Ketua DPRD Kudus Masan sekaligus dihadiri oleh OPD, camat, berserta lainnya. Penyampaian LKPJ ini disampaikan langsung oleh Bupati Kudus HM Hartopo.

Ketua DPRD Kudus Masan menyatakan, dirinya mengapresiasi atas pelaporan LKPJ yang disampaikan oleh Pemkab Kudus. Proses penyampaian LKPJ ini merupakan kewajiban pemerintah daerah kepada DPRD.


Selanjutnya, LKPJ yang disampaikan kepada DPRD Kudus itu akan dibahas di tingkat komisi. Pembahasan ini bertujuan untuk menilai kinerja Pemkab Kudus pada satu tahun lalu.

”Sesuai jadwal Banmus, pembahasan akan dilakukan di tingkat komisi yang membidangi beberapa OPD,” ungkapnya.

LAPORKAN: DPRD Kudus akan membahas LKPJ 2021 dalam waktu dekat. (GALIH ERLAMBANG W/ RADAR KUDUS)

Di samping itu, DPRD Kudus telah menetapkan alat kelengkapan dewan pada agenda rapat paripurna rolling komisi Kamis (7/4) lalu. Masa jabatannya berlangsung hingga akhir periode DPRD Kudus menjabat.

Baca Juga :  Bendahara Diperiksa Kejari Kudus, Ketua KONI Baru Bertanya-tanya

Ketua Komisi A saat ini dijabat oleh Riduwan, Komisi B Anis Hidayat, Komisi C Rochim Sutopo, dan Komisi D Ali Ihsan. Sedangkan ketua Bapemperda dijabat oleh Sutriyono dan Badan Kehormatan diketuai oleh Peter M Faruq.

Sementara itu, Bupati Kudus HM Hartopo mengucapkan banyak terima kasih kepada semua elemen yang telah membantu program pembangunan pemerintah daerah. Hal itu adalah semata dalam rangka peningkatan pelayanan masyarakat.

”APBD ini merupakan refleksi formal penyelenggaraan tugas yang secara besar dibagi tiga komponen anggaran. Antara lain, pendapatan daerah, belanja daerah, dan pembiayaan,” katanya.

Hartopo menjelaskan dalam APBD TA 2021, pendapatan asli daerah (PAD) terealisasi sekitar 137,88 persen dari target. Sementara pendapatan transfer terealisasi 102,29 persen dari target. Pada pos belanja daerah pada 2021 terserap sebesar 82,53 persen.

Tahun anggaran 2021 lalu, Pemkab Kudus masih fokus dalam penanganan Covid-19. Beberapa anggaran direfokusing untuk kegiatan pencegan dan penularan Covid-19.

”Karena masih ada lonjakan kasus dan penularan, banyak anggaran yang dialokasikan untuk penanganan Covid-19,” katanya. (gal/zen)






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

KUDUS – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kudus akan segera membahas Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) tahun 2021. Berdampingan dengan itu, DPRD Kudus telah mengumumkan alat kelengkapan dewan masa kerja 2,5 tahun ke depan.

Pembahasan LKPJ ini dilakukan pada sidang paripurna DPRD dengan agenda penyampaian LKPJ. Rapat tersebut dipimpin Ketua DPRD Kudus Masan sekaligus dihadiri oleh OPD, camat, berserta lainnya. Penyampaian LKPJ ini disampaikan langsung oleh Bupati Kudus HM Hartopo.

Ketua DPRD Kudus Masan menyatakan, dirinya mengapresiasi atas pelaporan LKPJ yang disampaikan oleh Pemkab Kudus. Proses penyampaian LKPJ ini merupakan kewajiban pemerintah daerah kepada DPRD.

Selanjutnya, LKPJ yang disampaikan kepada DPRD Kudus itu akan dibahas di tingkat komisi. Pembahasan ini bertujuan untuk menilai kinerja Pemkab Kudus pada satu tahun lalu.

”Sesuai jadwal Banmus, pembahasan akan dilakukan di tingkat komisi yang membidangi beberapa OPD,” ungkapnya.

LAPORKAN: DPRD Kudus akan membahas LKPJ 2021 dalam waktu dekat. (GALIH ERLAMBANG W/ RADAR KUDUS)

Di samping itu, DPRD Kudus telah menetapkan alat kelengkapan dewan pada agenda rapat paripurna rolling komisi Kamis (7/4) lalu. Masa jabatannya berlangsung hingga akhir periode DPRD Kudus menjabat.

Baca Juga :  Bupati Kudus Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah Tangani Covid-19

Ketua Komisi A saat ini dijabat oleh Riduwan, Komisi B Anis Hidayat, Komisi C Rochim Sutopo, dan Komisi D Ali Ihsan. Sedangkan ketua Bapemperda dijabat oleh Sutriyono dan Badan Kehormatan diketuai oleh Peter M Faruq.

Sementara itu, Bupati Kudus HM Hartopo mengucapkan banyak terima kasih kepada semua elemen yang telah membantu program pembangunan pemerintah daerah. Hal itu adalah semata dalam rangka peningkatan pelayanan masyarakat.

”APBD ini merupakan refleksi formal penyelenggaraan tugas yang secara besar dibagi tiga komponen anggaran. Antara lain, pendapatan daerah, belanja daerah, dan pembiayaan,” katanya.

Hartopo menjelaskan dalam APBD TA 2021, pendapatan asli daerah (PAD) terealisasi sekitar 137,88 persen dari target. Sementara pendapatan transfer terealisasi 102,29 persen dari target. Pada pos belanja daerah pada 2021 terserap sebesar 82,53 persen.

Tahun anggaran 2021 lalu, Pemkab Kudus masih fokus dalam penanganan Covid-19. Beberapa anggaran direfokusing untuk kegiatan pencegan dan penularan Covid-19.

”Karena masih ada lonjakan kasus dan penularan, banyak anggaran yang dialokasikan untuk penanganan Covid-19,” katanya. (gal/zen)






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

Most Read

Artikel Terbaru

/