alexametrics
26.3 C
Kudus
Monday, August 8, 2022

Resmi Dilantik, Kadin Kudus Siap Kawal UMKM Tembus Pasar Global

KUDUS – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kudus periode 2021-2026 dilantik di Pijar Park, kemarin. Kadin siap mengawal para pengusaha, terutama usaha mikor, kecil, dan menengah (UMKM) bisa tembus pasar global.

Ketua Kadin Kudus Safrul Kamaludin yang akrab dipanggil Dini, mengatakan, Kudus memiliki UMKM yang beragam, baik tekstil hingga kuliner.

“Bareng-bareng untuk menjual produk kami, tidak hanya ke lokal saja tapi juga ke internasional,” jelasnya.


Ia menambahkan, selain berkoordinasi dengan Pemkab Kudus, akan merangkul semua pelaku UMKM untuk maju bersama. Sebab, menurutnya, masih banyak pelaku usaha yang jalan sendiri-sendiri. Dengan merangkul semua UMKM, maka mimpi untuk memperluas pasar secara nasional hingga internasional bisa terwujud.

Bupati Kudus Hartopo mengatakan, melihat potensi pengembangan yang luar biasa pada produk UMKM tersebut. Apalagi dengan adanya pengurus Kadin dapat menjadi rumah aspirasi bagi pelaku usaha baik yang masih perorangan hingga pelaku besar.

Inovasi dan keaktifan Kadin dinanti untuk merangkul UMKM di Kudus. Harapannya, setelah terintegrasi, UMKM bisa bersama-sama meningkatkan kualitas produk dan dapat diekspor.

Baca Juga :  BPS Sebut Ini Penyebab Kabupaten Kudus Alami Infasi 0,77 Persen

”Kalau sudah terintegrasi, harapannya nanti jalan bersama dan bukan tak mungkin masuk pasar global,” jelas Bupati Hartopo.

Pemerintah Kabupaten Kudus siap mengembangkan dan mempromosikan UKM. Dari segi pengembangan, setiap bulan Disnaker Perinkop UKM Kudus selalu mengadakan pelatihan usaha berbagai bidang.

Promosi juga gencar dilaksanakan dengan membawa produk khas Kudus saat kunjungan kerja ke luar daerah. Pemkab Kudus juga menerbitkan Perbup pemakaian seragam batik Kudus pada Rabu dan bordir Kudus pada Kamis. Dalam kesempatan tersebut, pihaknya mengimbau agar instansi vertikal dapat turut mengaplikasikan produk khas Kudus menjadi salah satu seragam dinas perusahaan masing-masing.

”Menerbitkan Perbup untuk memakai batik Kudus itu salah satu promosi UMKM. Saya harap instansi vertikal seperti perbankan juga mengaplikasikan hal serupa sebagai wujud promosi,” imbuhnya. (war)






Reporter: Indah Susanti

KUDUS – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kudus periode 2021-2026 dilantik di Pijar Park, kemarin. Kadin siap mengawal para pengusaha, terutama usaha mikor, kecil, dan menengah (UMKM) bisa tembus pasar global.

Ketua Kadin Kudus Safrul Kamaludin yang akrab dipanggil Dini, mengatakan, Kudus memiliki UMKM yang beragam, baik tekstil hingga kuliner.

“Bareng-bareng untuk menjual produk kami, tidak hanya ke lokal saja tapi juga ke internasional,” jelasnya.

Ia menambahkan, selain berkoordinasi dengan Pemkab Kudus, akan merangkul semua pelaku UMKM untuk maju bersama. Sebab, menurutnya, masih banyak pelaku usaha yang jalan sendiri-sendiri. Dengan merangkul semua UMKM, maka mimpi untuk memperluas pasar secara nasional hingga internasional bisa terwujud.

Bupati Kudus Hartopo mengatakan, melihat potensi pengembangan yang luar biasa pada produk UMKM tersebut. Apalagi dengan adanya pengurus Kadin dapat menjadi rumah aspirasi bagi pelaku usaha baik yang masih perorangan hingga pelaku besar.

Inovasi dan keaktifan Kadin dinanti untuk merangkul UMKM di Kudus. Harapannya, setelah terintegrasi, UMKM bisa bersama-sama meningkatkan kualitas produk dan dapat diekspor.

Baca Juga :  Sempat Ditutup, Galian C di Kudus Kembali Beroperasi, Kenapa Begitu?

”Kalau sudah terintegrasi, harapannya nanti jalan bersama dan bukan tak mungkin masuk pasar global,” jelas Bupati Hartopo.

Pemerintah Kabupaten Kudus siap mengembangkan dan mempromosikan UKM. Dari segi pengembangan, setiap bulan Disnaker Perinkop UKM Kudus selalu mengadakan pelatihan usaha berbagai bidang.

Promosi juga gencar dilaksanakan dengan membawa produk khas Kudus saat kunjungan kerja ke luar daerah. Pemkab Kudus juga menerbitkan Perbup pemakaian seragam batik Kudus pada Rabu dan bordir Kudus pada Kamis. Dalam kesempatan tersebut, pihaknya mengimbau agar instansi vertikal dapat turut mengaplikasikan produk khas Kudus menjadi salah satu seragam dinas perusahaan masing-masing.

”Menerbitkan Perbup untuk memakai batik Kudus itu salah satu promosi UMKM. Saya harap instansi vertikal seperti perbankan juga mengaplikasikan hal serupa sebagai wujud promosi,” imbuhnya. (war)






Reporter: Indah Susanti

Most Read

Artikel Terbaru

/