alexametrics
31.1 C
Kudus
Monday, July 4, 2022

Berikut Daftar Tiga Kecamatan di Kudus yang Dilewati Tol Demak-Tuban

KUDUS – Rencana pembangunan tol Demak-Tuban yang melintasi Kabupaten Kudus telah digaungkan oleh pemerintah pusat. Dalam aspek pembangunannya, pemerintah daerah memastikan tol akan diakomodasi melintasi lahan pertanian.

Perencanaan pembangunan tol melintasi Kabupaten Kudus dibangun di tiga kecamatan. Meliputi, Kecamatan Undaan, Mejobo, dan Jekulo. Di Kecamatan Undaan melewati, Desa Karangrowo, Ngemplak, Undaan Lor, dan Wates. Di Kecamatan Mejobo meliputi Desa Jojo, Kesambi, dan Temulus. Sedangkan di Desa Jekulo melewati Desa Bulung Kulon, Bulung Cangkring, dan Sadang.

Plt Kepala Dinas Badan Perancaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kudus Arif Suwanto menyatakan, pembangunan jalan tol tersebut telah masuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Dalam pembangunannya, jalan tol tersebut dikucuri dana APBN.


”Itu menjadi program nasional. Sudah ada dalam Ranperda RTRW Kabupaten Kudus 2022-2042,” ungkapnya.

Pemerintah daerah berupaya, pembangunan jalan tol tidak menggusur lahan permukiman milik warga. Sebab, dalam mediasinya nanti akan melalui proses yang panjang. Jalan tersebut direncanakan hanya melintasi lahan pertanian.

Saat ini, tahapannya baru dilaksanakan pemetaan wilayah yang akan dilintasi pembanguanan. Pihaknya belum bisa memastikan terkait titik desa yang terdampak pembangunan. ”Kami belum tahu kapan dibangunnya, karena itu wewenang dari pemerintah pusat,” tambahnya.

Baca Juga :  Sikapi Banjir, Bupati Kudus Minta Jajarannya Lakukan Penanganan Segera

Sementara itu, Camat Mejobo Aan Fitriyanto menyatakan, pemilihan wilayah tersebut merupakan kewenangan dari pusat. Pementaannya dilakukan melalui satelit. Pemerintah daerah sifatnya hanya menginventarisasi lokasi.

Dirinya menambahkan. dalam pembangunan tol nanti, mengiventarisasi lahan pertanian. Dengan begitu, permukiman dimungkinkan tidak terdampak dari pembangunan. ”Lahan itu (lokasi rencana pembangunan jalan tol, Red) sering menjadi genangan. Seperti di Desa Temulus, Kesambi, dan Jojo,” terangnya.

Terpisah, Camat Undaan Rifa’i menambahkan, pihaknya sempat mengikuti rapat terkait pembangunan jalan tol dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemrov Jateng). Namun, perkembangan terkini terkait pembangunannya belum ada informasi lebih lanjut.

Pihaknya tidak memungkiri wilayah Kecamatan Undaan akan terdampak pembangunan. Namun, terkait titik desa lokasi, pihaknya belum mengetahui informasi secara pasti. ”Semisal Desa Undaan Lor itu terdampak pembangunan, kami belum tahu. Soalnya ada Desa Undaan Lor yang lokasinya berada di Kecamatan Karanganyar, Demak,” ungkapnya.

Dia menambahkan, adanya pembangunan itu pemerintah daerah bersama pusat akan segera melakukan sosialisasi kepada warga yang lahannya terkena dampak. ”Agar nantinya tidak ada warga yang dirugikan,” imbuhnya. (lin)






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

KUDUS – Rencana pembangunan tol Demak-Tuban yang melintasi Kabupaten Kudus telah digaungkan oleh pemerintah pusat. Dalam aspek pembangunannya, pemerintah daerah memastikan tol akan diakomodasi melintasi lahan pertanian.

Perencanaan pembangunan tol melintasi Kabupaten Kudus dibangun di tiga kecamatan. Meliputi, Kecamatan Undaan, Mejobo, dan Jekulo. Di Kecamatan Undaan melewati, Desa Karangrowo, Ngemplak, Undaan Lor, dan Wates. Di Kecamatan Mejobo meliputi Desa Jojo, Kesambi, dan Temulus. Sedangkan di Desa Jekulo melewati Desa Bulung Kulon, Bulung Cangkring, dan Sadang.

Plt Kepala Dinas Badan Perancaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kudus Arif Suwanto menyatakan, pembangunan jalan tol tersebut telah masuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Dalam pembangunannya, jalan tol tersebut dikucuri dana APBN.

”Itu menjadi program nasional. Sudah ada dalam Ranperda RTRW Kabupaten Kudus 2022-2042,” ungkapnya.

Pemerintah daerah berupaya, pembangunan jalan tol tidak menggusur lahan permukiman milik warga. Sebab, dalam mediasinya nanti akan melalui proses yang panjang. Jalan tersebut direncanakan hanya melintasi lahan pertanian.

Saat ini, tahapannya baru dilaksanakan pemetaan wilayah yang akan dilintasi pembanguanan. Pihaknya belum bisa memastikan terkait titik desa yang terdampak pembangunan. ”Kami belum tahu kapan dibangunnya, karena itu wewenang dari pemerintah pusat,” tambahnya.

Baca Juga :  Ada Aturan Baru, Alokasi BLT Buruh Rokok di Kudus Dihitung Ulang

Sementara itu, Camat Mejobo Aan Fitriyanto menyatakan, pemilihan wilayah tersebut merupakan kewenangan dari pusat. Pementaannya dilakukan melalui satelit. Pemerintah daerah sifatnya hanya menginventarisasi lokasi.

Dirinya menambahkan. dalam pembangunan tol nanti, mengiventarisasi lahan pertanian. Dengan begitu, permukiman dimungkinkan tidak terdampak dari pembangunan. ”Lahan itu (lokasi rencana pembangunan jalan tol, Red) sering menjadi genangan. Seperti di Desa Temulus, Kesambi, dan Jojo,” terangnya.

Terpisah, Camat Undaan Rifa’i menambahkan, pihaknya sempat mengikuti rapat terkait pembangunan jalan tol dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemrov Jateng). Namun, perkembangan terkini terkait pembangunannya belum ada informasi lebih lanjut.

Pihaknya tidak memungkiri wilayah Kecamatan Undaan akan terdampak pembangunan. Namun, terkait titik desa lokasi, pihaknya belum mengetahui informasi secara pasti. ”Semisal Desa Undaan Lor itu terdampak pembangunan, kami belum tahu. Soalnya ada Desa Undaan Lor yang lokasinya berada di Kecamatan Karanganyar, Demak,” ungkapnya.

Dia menambahkan, adanya pembangunan itu pemerintah daerah bersama pusat akan segera melakukan sosialisasi kepada warga yang lahannya terkena dampak. ”Agar nantinya tidak ada warga yang dirugikan,” imbuhnya. (lin)






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

Most Read

Artikel Terbaru

/