alexametrics
25.9 C
Kudus
Thursday, May 26, 2022

Warga Rahtawu Kudus Bikin Pentas Amal “Suk Suk Peng” Peduli Semeru

KUDUS – Warga Desa Rahtawu menggelar pentas amal peduli Semeru pada (8/1) di aula Balai Desa Rahtawu. Pentas teater yang berjudul Suk Suk Peng (di dhesuk-dhesuk nganti gepeng) itu perankan Teater Akar.

Kepala Desa Rahtawu Rasmadi Didik Aryadi mengatakan istilah Suk Suk Peng menggambarkan kehidupan yang terdesak dan keadaan yang terjepit, sehingga perlu dibantu supaya bisa tetap bertahan hidup.

“Kalau cara orang Jawa, di dhesuk-dhesuk nganti gepeng artinya didesak-desak sampai tersingkir. Judul yang ditampilkan pemain teater yakni kehidupan sosial masyarakat pinggiran jika menghadapi musibah,” ungkapnya.


Dalam pentas teater itu, kata dia, mengandung maksud jika terjadi bencana, warga harus saling membantu dan berempati.

Baca Juga :  Solar Langka di Kudus, Sopir Truk Rela Antre Panjang di SPBU

Dalam pentas yang digelar itu pihaknya tidak memberlakukan pembayaran tiket, tetapi ketika masuk aula balai desa penonton diajak untuk beramal yang akan disumbangkan kepada warga yang terdampak Gunung Semeru.

“Antusiasme warga juga lumayan bagus, aula balai desa sampai penuh, dan kemarin juga sampai ada yang menonton dari luar karena tidak kebagian tempat. Banyak juga yang bergantian masuk,” ujarnya. (ark/mal)

KUDUS – Warga Desa Rahtawu menggelar pentas amal peduli Semeru pada (8/1) di aula Balai Desa Rahtawu. Pentas teater yang berjudul Suk Suk Peng (di dhesuk-dhesuk nganti gepeng) itu perankan Teater Akar.

Kepala Desa Rahtawu Rasmadi Didik Aryadi mengatakan istilah Suk Suk Peng menggambarkan kehidupan yang terdesak dan keadaan yang terjepit, sehingga perlu dibantu supaya bisa tetap bertahan hidup.

“Kalau cara orang Jawa, di dhesuk-dhesuk nganti gepeng artinya didesak-desak sampai tersingkir. Judul yang ditampilkan pemain teater yakni kehidupan sosial masyarakat pinggiran jika menghadapi musibah,” ungkapnya.

Dalam pentas teater itu, kata dia, mengandung maksud jika terjadi bencana, warga harus saling membantu dan berempati.

Baca Juga :  66 Siswa Lolos Seleksi Paskibra Tingkat Kabupaten Kudus

Dalam pentas yang digelar itu pihaknya tidak memberlakukan pembayaran tiket, tetapi ketika masuk aula balai desa penonton diajak untuk beramal yang akan disumbangkan kepada warga yang terdampak Gunung Semeru.

“Antusiasme warga juga lumayan bagus, aula balai desa sampai penuh, dan kemarin juga sampai ada yang menonton dari luar karena tidak kebagian tempat. Banyak juga yang bergantian masuk,” ujarnya. (ark/mal)

Most Read

Artikel Terbaru

/